NEWS & ENTERTAINMENT

Drama Oscar de la Renta Versus Carolina Herrera

By Stanley Dirgapradja   -   23 Desember 2016

Carolina Herrera menuntut rumah mode Oscar de la Renta atas bergabungnya creative director mereka yang baru, Laura Kim.

Laura Kim (right)

Diberitakan, rumah mode Carolina Herrera (CH) mengajukan tuntutan atas Oscar de la Renta (ODLR) dan salah satu creative directornya yang baru, Laura Kim. Diungkap ke publik baru saja semalam, dan segera jadi topik utama di banyak media besar.

CH sebagai sebuah rumah mode, meminta agar Laura Kim dilarang bergabung dan bekerja secara profesional dengan Oscar de la Renta sampai April 2017. Menurut CH, Laura Kim yang diumumkan sebagai salah satu creative director terbaru ODLR melanggar kontrak dengan CH, saat Laura mundur dari pekerjaannya di CH beberapa waktu sebelumnya. Fakta yang justru hampir tidak diberitakan oleh media. Di mana, Kim ternyata sempat bekerja sebagai senior designer untuk CH dari Oktober 2015 sampai Juli 2016.

Tentunya, seperti banyak peraturan hukum lainnya, Kim dilarang untuk bekerja bagi kompetitor langsung CH setidaknya 6 bulan setelah ia mundur. Tapi, September 2016 kemarin, tak menunggu lama, ODLR mengumumkan Laura Kim sebagai salah saru creative director-nya yang baru menggantikan Peter Copping.

Carolina Herrera

Kuasa hukum Laura Kim menolak larangan itu, karena menurut mereka, Laura ‘dipaksa’ keluar oleh CH jadi bukan mundur dalam arti sebenarnya. Sementara, rumah mode Carolina Herrera juga mengaku mereka mengalami kerugian cukup besar setelah Kim mengundurkan diri dan tiba-tiba menerima tawaran menjadi creative director untuk ODLR. Di sinilah kasus ini semakin menarik disimak. Semakin penuh intrik.

Menurut Laura Kim lagi, lewat kuasa hukumnya, ia sebenarnya dipekerjakan oleh rumah mode CH untuk menggantikan pendiri Carolina Herrera yang sedang transisi untuk pensiun. Dan menurut Laura, sepertinya sosok Carolina Herrera sendiri ternyata tidak menyadari hal itu. Dan Laura Kim mengatakan ia justru mendapat perlakukan tak menyenangkan dari Carolina Herrera. Salah satunya, Carolina Herrera sering tidak menyukai desain yang ia buat. Ditambah, Laura mengaku grup perusahaan CH tidak memberikan dukungan bagi brand pribadinya, Monse – yang beberapa musim terakhir menjadi favorit di fashion week dan red carpet.

Pengadilan akhirnya menjatuhkan larangan bagi Laura untuk bekerja bagi ODLR sampai April 2017. Sebuah langkah yang akan berdampak bagi koleksi fall winter 2017 ODLR, yang harusnya merupakan koleksi pertama Laura Kim untuk ODLR.

Drama ini jelas belum selesai. Dan memperlihatkan fakta lain, bahwa talenta selevel creative director untuk sebuah rumah mode besar semakin sedikit jumlahnya. Jadi tidak heran, mereka sangat diperebutkan.

What do you think?

Write Your Comment

Articles you might be interested in

You don't want to Miss

Pameran seni memukau yang memamerkan simpanan koleksi para kolektor seni di singapura
Pasangan selebriti yang menebar cinta di 74th Anual Golden Globes Awards
Menunda turnya yang bertajuk ‘Unbreakable’ dan ingin fokus dengan keluarga.