NEWS & ENTERTAINMENT

Obsesi Najwa Shihab, Bahagia dengan Keluarga, Tuntut Ilmu dan Pengabdian Masyarakat

By Dita Soedarjo   -   9 Desember 2015

Keluarga, ilmu dan kontribusi terhadap bangsa menjadi obsesi besarnya, Fimelova.

 

 

Nama Najwa Shihab tentu sudah tidak asing di telinga kita. Sebagai presenter, gayanya yang ceplas ceplos dan tegas saat membawakan acara dan mewawancarai narasumber menjadi ciri khas perempuan berambut pendek ini. Melihat karirnya yang sedemikian mulus, kita jadi ingin bertanya, hal apa lagi yang masih ingin diraih putri dari cendekiawan Islam Quraish Shihab ini?

Saat berbincang dengan Dita Soedarjo, Najwa mengatakan kehidupan yang dia miliki saat ini sudah lengkap. Dimulai dari keluarga, Wakil Pemimpin Redaksi sebuah televisi swasta ini sudah menikah sejak 1997 yang lalu dan dikaruniai seorang anak. Perempuan kelahiran 16 September 1977 ini tidak malu-malu mengakui kalau dia menikah di usia yang terbilang masih muda.

“Jadi kalau sudah menemukan orang yang tepat kenapa harus menunda untuk bahagia?” ujar Najwa.

Ia pun bercerita soal suaminya. Sang suami yang bernama Ibrahim Sjarief Assegaf adalah seniornya di Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Selain itu, keduanya merupakan siswa pertukaran pelajar AFS. Kesamaan-kesamaan tadi membuat Najwa dan Ibrahim sering bertukar pikiran dan berdiskusi mengenai idealisme masing-masing.

“Tapi di sisi lain Baim itu opposite saya. Kalau saya itu orangnya sangat ngotot buat mencapai target-target saya yang tinggi, Ibrahim itu orang yang lebih tenang dan selalu bisa menenangkan saya,” ungkapnya.

Kebahagiaan mereka semakin sempurna dengan lahirnya Izzat Asegaf pada 2001 yang lalu.

Saat ditanya soal obsesi lain, perempuan yang sering mendapatkan penghargaan atas kiprahnya di bidang media ini bertutur dia masih memiliki banyak impian. Seperti memiliki lebih banyak waktu dengan Izzat dan kembali ke kampus untuk memperdalam ilmunya di bidang hukum dan media.

Terkait keinginannya untuk mengabdi kepada masyarakat banyak, perempuan kelahiran Makassar ini mengatakan, mengabdi kepada msyarakat tidak harus dengan menjadi pejabat. Dengan menjadi seorang wartawan, Najwa mengatakan dia tetap bisa berkontribusi terhadap masyarakat.

“Bisa saja pandangan saya berubah lima atau sepuluh tahun ke depan, tapi sekarang saya merasa lebih dibutuhkan bangsa ini melalui kontribusi saya di Mata Najwa,” pungkasnya.

Filed Under :   INSPIRASI, DITA SOEDARJO, SHOUT OUT

What do you think?

Write Your Comment

Articles you might be interested in

You don't want to Miss

Pameran seni memukau yang memamerkan simpanan koleksi para kolektor seni di singapura
Pasangan selebriti yang menebar cinta di 74th Anual Golden Globes Awards
Menunda turnya yang bertajuk ‘Unbreakable’ dan ingin fokus dengan keluarga.
28 tahun menjadi andalan Anna Wintour, Grace Coddington yang pensiun dari Vogue awal tahun 2016, tetap buat berita.