Lifestyle & Relationship

Jadi Pegawai Pemerintah, Lebih Kaya dan Bahagia?

By Stanley Dirgapradja   -   29 February 2012

Di Jakarta susah sekali bertahan di pekerjaan yang sama untuk waktu lama. Bosan sedikit pindah. Pindah terus menerus, bagaimana masa depan kita? Pindah haluan jadi pegawai negeri, pindah kantor lagi, atau kerja sambilan saja?

 

Savings

Memulai usaha nggak ada yang langsung sukses. Tapi ada juga yang memang ternyata setelah mencoba sekian lama untuk berwiraswasta dan membangun usaha sendiri selalu menemukan jalan buntu. Ditipu sesama pengusaha, memilih bidang usaha yang ternyata nggak menghasilkan. Ada saja yang menjadi tembok penghalang. Dari situ terlihat jelas bahwa saat kita berpikir untuk menjadi bos diri sendiri maka kita harus tahu jenis bidang usaha yang akan kita kembangkan. Apakah mampu untuk terus berkembang ke depannya, dan menjadi pegangan hidup? Jangan salah pilih dengan bidang usaha musiman yang ternyata ke depannya justru nggak menemukan peminat sama sekali. Modal yang telah dikeluarkan untuk membangun usaha tersebut tidak menghasilkan apa-apa. Jangan sampai.

Ingin jadi freelancer? Menerima pekerjaan-pekerjaan dengan dana-dana khusus dan frekuensinya nggak begitu sering? Keputusan yang penuh risiko. Apalagi tinggal di Jakarta dengan semua kebutuhan dan tuntutan gaya hidup.

Glenn Marsalim @glennmars yang memutuskan berhenti dari pekerjaannya di sebuah agen periklanan dan mendedikasikan waktunya untuk menjadi freelancer berpendapat bahwa, saat seseorang menjadi freelancer maka dia harus siap untuk mengurangi atau bahkan kehilangan banyak hal.

“Harus punya simpanan uang yang cukup banyak sampai beberapa bulan ke depan, karena pekerjaan nggak akan selalu ada,” jelas Glenn. Kurangi pengeluaran untuk kesenangan-kesenangan pribadi karena saat menjadi freelancer maka kita harus sangat berhemat, tambah Glenn lagi.

Salah satu keuntungan menjadi freelancer yang pasti kita nggak punya jam kantor dan nggak perlu pergi ke kantor. Kita bisa bekerja di mana saja. Kita harus siap untuk bekerja di waktu-waktu yang nggak normal. Karena kadang kita hanya bisa bekerja larut malam, saat orang lain justru beristirahat. Saat mendapatkan sebuah pekerjaan, mungkin saja kita bisa mendapatkan pemasukan yang cukup besar. Tapi ingat, itu akan menjadi tabungan kita hingga beberapa waktu ke depan. Yang jelas, kita melakukan yang benar-benar kita suka. Sesuatu yang menjadi spesialisasi kita selama ini.

Jadi, pilih mana? Di mana jalan rejeki kamu?

What do you think?

Write Your Comment

Articles you might be interested in

You don't want to Miss

Hal yang perlu kamu ketahui soal kesehatan bagi para perempuan karier!
Siapa bilang kerja di dunia seni hanya menerima job musiman? Peluang kerja sebagai ilustrator sangat terbuka hingga ke luar negeri.
Saat ingin mulai bekerja di satu perusahaan, apa aja sih yang perlu dicari tahu?
Reward apa yang akan kamu berikan kepada diri sendiri sebagai bentuk rasa terima kasih dan penghargaan?