News & Entertainment

Cathy Sharon: “Saya Beruntung Menjadi Selebriti”

By Iera Sipahutar   -   3 April 2012

Nggak susah untuk bisa akrab dengan Cathy Sharon. Ketika FIMELA.com baru saja mengambil posisi duduk, perempuan berparas cantik alami ini sudah punya sederet bahan cerita yang siap ia bagi. Babak baru hidupnya sebagai aktivis lingkungan sampai kebahagiaannya akan menikah bulan ini, adalah tema pembicaraan kami. Read on! Fotografi: Ifan Hartanto, Stylist: Wingky Wijaya, Make Up Artist: Alex Tipa, Beauty Editor: Dien Tirto Buwono.

Cathy Sharon

Saya sudah banyak menerima, kini saatnya memberi

Keterlibatan saya sebagai duta lingkungan hidup bukan untuk ketenaran, tapi semata-mata sebagai bentuk rasa syukur saya. Selama ini banyak sekali yang saya dapatkan dan saya merasa hanya menerima tanpa membalas budi kepada masyarakat Indonesia yang menerima saya dengan baik. Ya, saya memang entertainer, tapi saya nggak mau hanya memberikan hiburan di dunia showbiz, saya ingin sesuatu yang lebih. Makanya, ketika saya diajak oleh IBU Foundation setelah terjadi bencana alam di Pariaman 2009 lalu, menjadi kesempatan saya untuk membantu.

Karena, kalau misalnya saya yang datang ke lokasi bencana, saya bukan dokter dan nggak bisa melakukan apa-apa. Jadi, daripada saya sia-sia menjadi sukarelawan yang nekat langsung turun ke lokasi, sebaiknya saya tetap berada di Jakarta namun mencarikan dana bantuan di Jakarta.

Beda lagi dengan keterlibatan saya di SOS Indonesia yang sepertinya memang sudah jalan Tuhan. Saya dipertemukan, diperkenalkan, lalu bisa ikut membantu melestarikan lingkungan dari seorang teman, dan semua itu dimudahkan. Di SOS Indonesia, saya bergerak untuk melestarikan lingkungan, menyebarkan pesan untuk menjaga hutan dari penebangan liar, sekaligus mempopulerkan daerah tersebut sebagai tujuan wisata yang bagus.

Saya punya star power dan saya gunakan itu

Beruntunglah saya menjadi selebriti, karena orang-orang sudah mengenal saya dan saya sudah mendapatkan simpati publik, dimana itu sangat membantu ketika saya mendatangi sebuah tempat untuk kepentingan sosial. Saya bukan selebriti yang ketika diminta menjadi perwakilan sebuah yayasan, tapi nggak mendalami apa yang saya promosikan. Bukan seperti itu cara saya membantu. Saya pasti akan turun langsung melihat dan mengenal apa yang saya perjuangkan, kemudian saya jalani dengan baik tugas saya. Logikanya, bila saya lahir dan besar di kota, lalu tiba-tiba diminta mewakili gerakan pelestarian hutan di pedalaman, bagaimaan orang-orang bisa percaya bahwa saya tulus membantu kalau nggak membekali diri dengan pengetahuan yang cukup?

What do you think?

Write Your Comment

Articles you might be interested in

You don't want to Miss

Paket komplit dari seorang selebriti pendatang baru bernama Raline Shah.
Bagi kamu yang mengenalnya sebagai Jessica Iskandar yang kurang pintar, di sini ia tunjukkan sisi aslinya yang not so dumb.
Apa benar Nicholas Saputra sombong, tak serius menjadi aktor, dan merasa dirinya tampan? Now you know the answers.
Hidup di Abad 21, dua figur ini punya makna lain tentang emansipasi. Apakah itu?