News & Entertainment

Yuna, Suara Segar Musik Kelas Dunia dari Asia

By Stanley Dirgapradja   -   2 July 2012

Benar-benar suara segar di dunia musik. A beautiful package we have never seen before. Bukti bahwa bakat, kecantikan alami, tradisi, kerja keras, dan kesetiaan pada identitas mampu membawa seseorang maju jauh ke depan. Coming from South East Asia, perempuan muda satu ini bernyanyi dengan jiwanya. She is Yuna.

yuna1Lahir dengan nama Yunalis Zarai, perempuan berusia 26 tahun ini mulai menulis lagunya sendiri sejak berusia 14 tahun, dan mulai tampil di depan umum di usia 19 tahun.  Benar-benar di luar dugaan siapapun yang mendengarkan musik Yuna, begitu ia biasa dikenal (dan juga nama panggungnya), perempuan ini memilih aliran pop soul sebagai kekhasannya sebagai musisi.  A soul diva waiting to shine.

Bila biasanya kita mendengar kata Malaysia maka identik dengan insiden-insiden yang cukup berbau politis, maka untuk bakat satu ini tidak bisa bisa dipungkiri lagi. A truly Malaysian, Yuna memulai semuanya dari situs Myspace sejak tahun 2006. Kebanyakan musiknya dinyanyikan dalam bahasa Malaysia dan Inggris. Kami harus mengakui bahwa lagu-lagunya yang ia nyanyikan dalam bahasa Inggris terdengar sempurna. Lirik-lirik ada di dalam patahan, dan komposisi yang pas. Nggak ada yang terdengar janggal.

Penyanyi perempuan yang sempat dinominasikan oleh MTV Iggy sebagai ‘Best New Band in The World’ di tahun 2011 ini akhirnya pindah ke Amerika sejak hampir dua tahun lalu. Label rekaman tempat ia bernaung saat ini, FADER Music yang berbasis di New York, rela terbang ke Malaysia untuk meyakinkan Yuna bahwa dirinya bisa besar di Amerika dengan musiknya yang memang bukan saja indah, unik, tapi juga segar. Sesuatu yang belum pernah terdengar dari kawasan Asia sejak Zee Avi.

What do you think?

Write Your Comment

Articles you might be interested in

You don't want to Miss

Simak cerita lengkap lika-liku Whulandary Herman di ajang Miss Universe 2013.
Melihat foto Kate dan William sedari kecil.
Sesi berikutnya dari obrolan kami bersama Syahrini, mulai tentang penggemar fanatik hingga hater.