Lifestyle & Relationship

Wajib Coba! 5 Tempat Makan Kaki Lima Di Jakarta

By Syarahsmanda Sugiartoputri   -   3 April 2013

Streetfood atau yang biasa dikenal sebagai makanan kaki lima, saat ini justru menjadi salah satu tujuan yang cukup banyak dicari. Bahkan, karena merasa makanan kaki lima merupakan salah satu aset penting kebudayaan bangsa, sebuah festival makanan kaki lima terbesar di dunia pun akan diadakan di Singapura bulan Juni nanti. Sebelum mencicipi makanan kaki lima dari negara lain, ada baiknya mengenal lebih dulu makanan kaki lima yang ada di kota sendiri.

Soto dan Sate Apjay

Buat pencinta kuliner dan juga anak gaul Jakarta, Soto Ceker dan Sate Apjay bukan barang baru lagi. Apjay merupakan singkatan dari Apotek Jaya. Soto Ceker dan Sate yang terletak di Jalan Panglima Polim Raya ini dikenal dengan sebutan Soto Apjay karena letaknya yang berada di sebrang Apotek Jaya. Bukan hanya ramai menjadi bahan pembicaraan karena menjadi tempat nongkrong anak-anak gaul di lokasi strategis, tapi Soto dan Sate Apjay juga menawarkan rasa yang lezat.

Tempat makan ini menawarkan menu Soto Ceker, Soto Ayam, Sate Kambing, Sate Ayam, dan Sate Telur Muda. Sate Telur Muda bisa jadi merupakan unggulan menu di tempat ini karena memang sate jenis ini cukup jarang atau bahkan sulit ditemui di tempat lain. Untuk seporsi harga makanan di sini ditawarkan mulai dari Rp10.000,- hingga Rp22.000,-. Bukan harga yang mahal untuk mengisi perut dengan makanan enak sekaligus mendapatkan tempat ngobrol yang asyik kan. Bukan hanya makanan berat, Soto dan Sate Apjay juga menyediakan makanan pengganjal perut ringan seperti Jagung Bakar dan Roti Bakar. Setiap hari, tempat ini selalu ramai dipenuhi pengunjung, terlebih saat akhir pekan, kamu harus sabar untuk bisa mendapat giliran duduk.

satePasar Cikini

Nggak ada yang istimewa memang kalau mengunjungi daerah Cikini Raya saat siang hari, kecuali hanya menemui sederet tukang kembang dan toko-toko biasa. Kalau ingin melihat sisi berbeda dari Pasar Cikini, kamu harus mengunjungi tempat ini pada malam hari. Malam hari, Pasar Cikini merupakan salah satu surga makanan di Jakarta.

Tenda-tenda oranye akan memenuhi pelataran parkir Pasar Cikini, mulai dari Nasi Uduk hingga menu Dim Sum bisa kamu temui di sini. Nasi Uduk di sini wajib kamu coba. Berbeda dari Nasi Uduk biasa yang hanya disajikan dengan lalapan dan sambal, di Pasar Cikini Nasi Uduk disajikan dengan Sambal Kacang. Lauk Ayam dan Bebek yang ditawarkan pun diolah dengan cukup empuk sehingga kamu yang nggak mau makan dengan tangan bisa menikmati lauk menggunakan sendok garpu tanpa harus mengotori tangan. Selain Nasi Uduk, kamu juga bisa menyebrang jalan dan menemukan Tukang Martabak serta Bubur Ayam Cikini yang terkenal. Atau kalau kamu ingin bergeser sedikit dari Pasar Cikini jalan kea rah Taman Ismail Marzuki, kamu akan menemukan Rumah Makan Ampera yang menyajikan ragam lauk-pauk dan makanan khas Sunda. Nasi, lauk, dan sayur bisa kamu ambil sebebasnya. Asal jangan lupa, tetap ke kasir usai selesai santap.


 

Blok S

Yang biasa main di daerah Selatan Jakarta, Blok S pastinya sudah menjadi daftar tempat rutin yang perlu dikunjungi saat perut terasa lapar. Yup, Blok S juga menjadi surga makanan kaki lima di Jakarta. Begitu memasuki wilayah Blok S maka kamu akan langsun disambut oleh sederet kios-kios penjual makanan. Berbeda dengan warung kaki lima biasanya, kios makanan yang ada di Blok S sudah tertata rapi dan memang khusus dibuat sebagai area kuliner Jakarta.

baksoMencicipi jajanan di Blok S nggak perlu menunggu hingga malam karena justru Blok S adalah daerah tujuan utama para pekerja di Jakarta Selatan untuk makan siang bersama kerabat dan teman kantor. Bakso, Sup Iga, Ayam bakar, Soto Betawi, hingga Sate Madura pun bisa kamu cicipi di sini. Layaknya makanan kaki lima, kamu hanya perlu mengeluarkan uang sekitar Rp20.000,- untuk menikmati satu porsi makan di sini.

Taman Menteng

Bergeser ke pusat Jakarta lagi, kali ini kita menuju Taman Menteng. Bekas markas Persija, kini sudah disulap menjadi sebuah taman yang cukup asri dan nyaman untuk sekadar berteduh. Saat malam hari, Taman Menteng pun berubah menjadi pusat jajanan kaki lima, semakin malam maka pengunjung tempat ini pun akan semakin ramai.

Jika pada siang hari jalan di belakang Taman Menteng bisa dilewati kendaraan dengan bebas maka saat malam, sebagian besar jalan pun diblok dan diisi oleh gerobak serta tempat makan. Makanan yang tersedia pun bervariasi, mulai dari Sate Padang, Bakpau, Dim Sum, Aneka Jus, Sup Iga, Siomay, Ayam Penyet, dan berbagai makanan lain bisa dinikmati di sini. Soal harga? Nggak perlu khawatir jajan di sini bisa menjebol kantongmu karena harga cukup terjangkau. Untuk seporsi Sate Ayam, Kelapa Muda, dan Siomay, kamu nggak perlu mengeluarkan uang lebih dari Rp50.000,-. Murah kan?


 

Jajan di Santa

Nggak ada yang meragukan bahwa daerah Santa (Jalan Wolter Monginsidi) merupakan pusat salah satu pusat jajan Jakarta Selatan yang nggak boleh dilewatkan. Tidak berada jauh dari Blok S, sepanjang jalan Santa berjejer warung makan, restoran, hingga makanan gerobakan. Yang terkenal dari tempat ini adalah Sate Padang Ajo Ramon dan juga Seafood 68 Santa.

satePotongan daging yang tebal dilumuri dengan bumbu pekat dan pedas menjadi daya tarik dari Sate Padang Ajo Ramon. Konon, Sate Padang Ajo Ramon sudah ada sejak tahun 80-an. Bahkan, tidak sedikit juga orang yang rela datang menerabas kemacetan di Selatan Jakarta saat pulang kerja hanya untuk menikmati kelezatan Sate Padang Ajo Ramon. Tidak jauh dari warung milik Ajo Ramon, terdapat rumah makan seafood yang hanya bukan pada malam hari, Seafood 68 Santa atau yang biasa dikenal dengan Seafood Santa.

Tempat makan di sini memang tidak terlalu bagus, bahkan bisa dibilang panas, tapi sajian olahan hidangan laut yang lezat membuat Seafood Santa nggak pernah sepi setiap malamnya. Selain lezat, yang membuat rumah makan ini cukup menarik perhatian pencinta seafood adalah harganya yang ramah di kantong. Bayangkan, untuk satu porsi udang, kamu hanya perlu mengeluarkan Rp23.000,- dan harga di sini tanpa ada tambahan pajak lainnya lho. Dan menu wajib yang tidak boleh kamu lewatkan adalah Kepiting Telur Saus Padang. Rasa manis dari daging kepiting dan perpaduan bumbu saus padang yang pedas, pas banget disantap dengan nasi hangat. Namun, saat makan di sini kamu harus siap untuk bercucuran keringat karena tempatnya yang tidak terlalu besar ditambah dengan padatnya pengunjung dan udara dapur, terkadang membuat suasana agak pengap. Tapi, semua akan terbayar dengan hidangan yang ditawarkan di sini.

What do you think?

Write Your Comment

Articles you might be interested in

You don't want to Miss

Mengangkat masakan Padang jadi santapan berkelas.
Apa yang berbeda dari kemunculan kembali tempat makan berikut?
Makanan sehat ala Thailand, tempat makan baru untuk menghabiskan waktu bersama keluarga.