KAPANLAGI NETWORK
MORE

Mastektomi, Tindakan Pengobatan & Pencegahan Kanker Payudara

Rabu, 11 Oktober 2017 12:00 Oleh: Arisa Muharliza

Mastektomi menjadi salah satu tindakan yang bisa dilakukan untuk pengobatan dan pencegahan kanker payudara. Apa sebenarnya mastektomi?

Mastektomi adalah tindakan medis yang dilakukan dengan cara operasi untuk pengangkatan payudara. Dengan perkembangan teknologi terkini, tindakan mastektomi tak hanya diperuntukan untuk penderita kanker payudara, namun juga bisa dilakukan sebagai tindakan pencegahan guna menekan risiko terjangkitnya penyakit tersebut. Jenis mastektomi ini beragam, dari mastektomi radikal, mastektomi radikal modifikasi, preventif, dan parsial.

Mastektomi Radikal

Tindakan operasi ini mengangkat seluruh bagian payudara termasuk puting. Mastektomi radikal juga mengangkat kulit bagian atas payudara, otot bawah payudara sekaligus kelenjar getah bening.

Mastektomi Radikal Modifikasi

Mastektomi ini akan mengangkat seluruh bagian payudara dan kelenjar getah bening bawah ketiak. Namun otot dada umumnya tetap dipertahankan.

Mastektomi Parsial

Tindakan operasi dilakukan untuk kasus tumor payudara stadium 1 dan 2. Pengangkatan hanya dilakukan di payudara yang terkena tumor. Kemudian dilanjutkan dengan terapi radiasi untuk membunuh dan mencegah penyebaran sel kanker.

Mastektomi Preventif

Tindakan ini biasa dilakukan oleh perempuan yang mengidap penyakit kanker payudara yang disebabkan oleh faktor genetik. Operasi lebih bersifat pada pencegahan untuk mengurangi risiko terjadinya kanker.

Melihat sekilas rincian informasi tentang mastektomi ini, mungkit akan membuat kita khawatir dan merasa cemas akan penampilan yang akan tampak berbeda dari perempuan lainnya. But you don't have to worry, teknologi pengobatan saat ini sudah semakin maju dan berkembang. Setelah melakukan beberapa tahap operasi mastektomi, kita dapat melakukan rekontruksi payudara kembali.

Rekontruksi ini disebut sebagai immediate recontruction. Rekontruksi payudara akan melalui 3 tahap. Pertama, menggunakan implan. Implan payudara dilakukan dengan mengisi bagian bawah lapisan kulit (puting dan areola) dengan silikon padat atau cair. Kedua, flap atau teknik lipatan, yaitu dengan cara memindahkan otot, lemak dan kulit dari perut atau punggung untuk membentuk kembali payudara. Ketiga, dengan cara bedah mikro. Tindakan medis yang dilakukan yaitu mengambil jaringan lemak paha atau perut melalui pembedahan mikro. Selanjutnya, lemak paha tersebut dipisahkan dari pembuluh darah untuk membentuk payudara.

 

 

Komentar Anda
Keep going