KAPANLAGI NETWORK
MORE

Minyak Murni dari Afrika Ini Bisa Jadi Rahasia Kecantikan Berikutnya

Jumat, 19 Mei 2017 11:00 Oleh: Monica Dian

Biasa memakai minyak murni pada rutinitas kecantikan? Maka, minyak yang dihasilkan kacang Afrika ini harus jadi bahan cantikmu selanjutnya.

Kulit cantik tidak hanya dimiliki mereka yang berkulit terang, tapi juga mereka yang berkulit gelap. Seperti perempuan-perempuan Afrika. Meski berkulit hitam, kecantikan kulitnya tidak diragukan. Lihat saja sejumlah model kelahiran Afrika seperti Iman, Liya Kabede, dan Gelila Bekele. Dengan kombinasi kecantikan visual khas Afrika (termasuk kulit cantik nan eksotis) dan talentanya, mereka menjadi primadona dunia.

Bicara soal kecantikan perempuan berkulit hitam, ternyata benua Afrika – lebih tepatnya di Uganda, Afrika Timur – memiliki rahasia kecantikan kulit yang belum banyak dikenal masyarakat dunia. Meski belum populer, treatment kecantikan perempuan Uganda ini sudah terbukti efektif dan kini mulai dieksplor untuk dijadikan produk kecantikan.

Nilotica nut atau kacang Nilotica yang hanya tumbuh di sepanjang sungai Nil dijadikan perawatan kecantikan perempuan Uganda. Kacang ini begitu unik, karena hanya bisa dipanen saat kacangnya sudah berjatuhan dari pohon berusia 20 tahun. Nilotica sendiri serupa namun berbeda dengan shea butter. Ia memiliki oleic acid 25% lebih banyak dari shea butter dan kaya akan asam lemak esensial yang sangat kita butuhkan. Selain itu, nilotica memiliki kandungan vitamin A, E, dan K untuk lengkapi kebutuhan vitamin kulit. Menariknya, kacang ini memiliki zat pengawet alami sehingga tahan bertahun-tahun. Contoh kasus, kacang yang disimpan dalam ruangan dingin tertutup tanpa dibungkus atau diproses dapat bertahan hingga 20 tahun.

Perempuan lokal Uganda sudah menggunakan kacang nilotica secara turun menurun. Biasanya dijadikan massage cream. Bahkan krim nilotica ini sudah dipijatkan sejak bayi. Berbeda dengan kita yang sejak bayi dipijat dengan krim petroleum yang mengandung pewangi buatan. Itulah mengapa, perempuan Uganda dipercaya memiliki kulit sehat, cantik, dan selembut velvet meski setiap hari terpapar sengatan sinar matahari saat bekerja di kebun. Selain itu, minyak perasan kacang nilotica dipakai juga untuk memasak. Artinya, dapat dimakan. Ingat, semua bahan yang bisa dimakan, pastinya juga aman untuk kulitmu.

LXMI balm

Manfaat nilotica kini bisa ditemukan pada produk kecantikan LXMI yang menghadirkan dua tipe cream, antara lain concentrated balm (tekstur serupa  dengan Vaseline petroleum jelly) dan daytime cream. Hasil pemakaiannya membuat kulit lembap dan bercahaya seketika. Tinggal menunggu waktu sampai brand-brand kecantikan lain menggunakan bahan alami satu ini di produk mereka, pastinya. Namun, bila ada kesempatan berkunjung ke Afrika, lebih tepatnya Uganda, membawa pulang minyak nilotica tentu akan jadi investasi cantik. It's going to be your next Holy Grail pure oil.

Komentar Anda
Keep going