Sukses

Beauty

Orang-orang Ini Tewas karena Diet Sembarangan

Fimela.com, Jakarta Memiliki bentuk tubuh langsing atau proporsional memang menjadi impian banyak orang, tidak hanya wanita, banyak juga pria yang rela 'mati-matian' melakukan diet ekstrem. Tentu kita masih ingat awal September lalu salah satu musisi terbaik Indonesia Budi 'klantink' meninggal karena mengonsumsi obat pelangsing. Kisah Budi tentu saja merupakan satu dari jutaan kasus salah diet yang pernah terjadi.

Perlu di ingat, kata ‘diet’ itu sendiri berarti pengaturan pola makan, baik porsi, ukuran maupun gizinya. Jadi, bukannya seharian tidak makan dan hanya mengonsumsi buah dan air saja. Semua harus diperhitungkan dengan baik dan tidak asal-asalan. Kisah orang-orang berikut ini mungkin bisa menginspirasi kamu supaya tidak menjalani program diet sembarangan.

Seperti dilansir dari Dailymail seorang wanita asal Swiss meninggal setelah melakukan diet ekstrem, breatharianism. Cara diet yang satu ini memang sedikit aneh, orang yang melakukan diet ini hanya mengonsumsi sedikit makanan dan selebihnya ia mengandalkan udara serta cahaya matahari sebagai makanan.

 Breatharians percaya bahwa seseorang dapat meninggalkan makanan dan air sama sekali, dan hanya hidup dari prana, udara dan cahaya | via: thetrentonlinecom.c.presscdn.com

Kisah tragis selanjutnya dialami oleh Eloise Aimee Parry (21 tahun) dari Shreswbury. Ingin menurunkan berat badannya secara instan, Eloise membeli obat pil diet dari sebuah situs online. Beberapa jam setelah mengonsumsi obat tersebut, tubuh Eloise melemah hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Ternyata setelah diusut, pil diet yang diminum oleh Eloise mengandung zat kimia yang sangat beracun.

Eloise Aimee Parry (21 tahun) meninggal setelah minum pil diet | via: metrouk2.files.wordpress.com

Seorang wanita asal Inggris juga menjadi korban diet ekstrem. Seperti dilansir dari The Telegraph wanita ini meninggal setelah menjalankan diet rendah kalori. Diet tersebut dilakukan dengan cara mengonsumsi makanan rendah kalori (sekitar 500 kalori) yang di produksi oleh sebuah perusahaan.

Diet rendah lemak | via: glamour.com

Diet seharusnya dilakukan secara benar dan sesuai dengan anjuran dokter. Ingat, kekuatan tubuh kamu dan tubuh orang lain berbeda, jadi belum tentu diet yang berhasil dilakukan oleh orang lain, berhasil sama kamu juga. Dan yang terpenting kamu jangan lupa melakukan olahraga.

Baca juga: 8 Kesalahan yang Kamu Lakukan Saat Diet dan Berolahraga

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading