Sukses

Beauty

Riyanni Djangkaru & Marischka Prudence, Tetap Feminin Selama Traveling!

1 dari 4 halaman

Next

Zivanna Letisha Siregar, News Presenter

Siapa sih yang tidak mengenal Zivanna Letisha? Dengan paras cantik dan kecerdasan yang dimilikinya sudah jelas mengantarkannya pada posisi Puteri Indonesia 2008 lalu. Kini aktivitas sehari-harinya biasa dihabiskan menjadi news presenter, namun hobi travelingnya tetap menjiwai pribadi Zivanna. Traveling baginya adalah saat di mana kita mengeksplor sisi diri kita yang lain, serta melihat sisi dunia yang lain yang bisa membuka wawasan dan pengalaman kita. Traveling tidak melulu harus liburan, traveling bisa diibaratkan hanya ingin 'pergi' sebentar dari hiruk pikuk kota ke tempat yang lebih sepi dan dekat dengan alam.

“Traveling nggak boleh ribet. Kalo kita ribet dengan bawaan, kita gak akan bisa 100% enjoy moment traveling itu sendiri,” ujarnya. Perempuan yang kini berkecimpung di dunia media ini selalu memiliki pouch khusus untuk memasukkan semua beauty items yang dibawa. “Di tempat sendiri, supaya nggak tumpah atau mengotori yang lainnya,” tambahnya.

Ketika ditanya, pilih pantai atau historical buildings, Zivanna langsung menjawab, “I’d go for beaches!” Makanya deretan beauty items seperti sunblock, sunglasess, moisturizer, body butter, hand lotion, conditioner, dan lip balm tidak boleh terlupa selama traveling.

Beauty moments yang tidak terlupakan selama traveling?

“Aku pernah minum air terjun Mursala di Sibolga, Sumatera Utara. Katanya sih bisa bikin awet muda, hehehe. Spa di lombok dan menikmati sunset di Gili adalah salah satu bentuk beauty moment buat aku. Biasanya sepulang dr traveling itu baru deh aku seharian di salon, mulai dari creambath, refleksi, sampai meni-pedi. Perfect!

Zivanna’s Recommendation: Banana Boat Sunblock, Chapstick Lip Balm, The Body Shop Strawberry Body Butter

 

Zee, Freelance Writer

Jalan-jalan, berwisata, liburan, belanja, foto-foto, dan gaya hidup! Kira-kira inilah definisi yang marak beredar di otak Zee tentang makna traveling. Ketika penatnya rutinitas sudah mencapai puncaknya, traveling berubah menjadi kebutuhan baginya. “Traveling itu sebuah sisi lain dari luasnya kehidupan. Sebuah perjalanan yang bukan hanya sekedar pergi, foto, belanja, dan pulang. Lebih mendalam. Traveling adalah media pembelajaran hidup yang sangat mengasyikan,” ujar Zee kepada FIMELA.com

Meskipun menganggap dirinya sebagai perempuan yang terlalu meluangkan waktu soal kecantikan saat traveling, Zee berkeyakinan bahwa traveling dan penampilan tubuh memiliki kaitan khusus. Mengapa? Karena bagi perempuan memiliki pengalaman khusus ketika mengunjungi Everest Base Camp di Nepal (selengkapnya, baca bukunya ya!) ini traveling artinya banyak jalan yang bisa dihitung sebagai olahraga, serta banyak senyum yang bisa memicu aura tubuh terlihat lebih segar dan cantik. “Soal penampilan memang penting, tapi kenyamanan tubuh kita saat bertraveling itu lebih penting,” tambahnya.

Banyak hal yang harus diperhatikan ketika traveling. Jangan terlalu keasyikan jalan sampai lupa memperhatikan kondisi tubuh. “Tidur cukup, banyak minum air putih, makan yang cukup, dan konsumsi buah-buahan juga vitamin. Berpikiran terbuka. Secara tidak langsung, dengan menjaga hal-hal tersebut sama juga dengan menjaga kecantikan diri luar dalam,” pesan pemilik web kakigatel.com ini.

Satu beauty item yang dijadikan senjata utama selama traveling?

“Baby oil. Waktu tanning di pantai India dan saya lupa bawa sunscreen. Nekat tanning 10 menit di suhu 40 derajat, hehehehe. Kulit malah terbakar dan terkelupas, aihhh. Lalu saya pakaikan baby oil saja untuk membuat kulit lembab kembali.”

 

2 dari 4 halaman

Next

Khairiyyah Sari, Style Consultant

Satu prinsip traveling yang dianut mantan Executive Fashion & Beauty Editor majalah ini adalah bawa baju yang camera-friendly! Ya, meskipun jadi traveler yang rutin bepergian kesana-sini, Khairiyyah Sari selalu menomorsatukan penampilan. “Menurut pengalaman, foto saya jadi super keren kalo baju yg saya pakai saat itu juga outstanding. Jadi antara background pemandangan dan busana yang kita pakai ada satu kesatuannya,” ujarnya seperti dikutip dalam web pribadinya thestyletravelista.com.

Sejak tahun 1985, perempuan yang kini bekerja sebagai style consultant ini mengaku sudah berkeliling ke berbagai negara, termasuk beberapa pulau di Indonesia. Kebiasaan keluarga yang rutin menjadwalkan trip liburan bersama ditambah dengan profesi yang dikerjakannya membuat Sari bisa menyaksikan keindahan dunia dari berbagai sisi. Hal ini membuat Sari harus memutar otak untuk melakukan packing dengan baik. Baginya, traveling itu sudah dimulai sejak kita packing.

Tips untuk packing beauty items?

  • Usahakan menaruh produk-produk kecantikan dalam dua tempat. Satu untuk di kabin, satu lagi untuk di bagasi. Untuk kabin, masukkan barang-barang seperti: parfum kecil, sikat gigi, odol kecil, dan semuaskincare berukuran mini.
  • Jangan bawa semua lipstik yang kamu punya. Siapkan satu makeup case untuk menaruh untuk satu eyehadow warna coklat, satu pensil mata, satu maskara, satu lipgloss, satu lipstik, satu blush on, dan satu compact powder.
  • Facial wash hanya perlu dibawa jika kamu merencanakan traveling untuk sebulan. Jika hanya 3 hari atau seminggu, cukup gunakan wipeout remover.
  • Instead of parfume, lebih baik bawa body spray di dalam tas yang kamu tenteng selama bepergian. Lebih praktis dan ringan.
  • Bawa pelembap yang kamu gunakan sehari-hari. Tapi jika pelembapmu tidak mempan dengan cuaca di daerah tersebut, beli pelembap berikut sunblock yang dijual di drugstore sekitar.

 

Riyanni Djangkaru, Editor in Chief

“Traveling itu eksplorasi habis-habisan segala sesuatu yang kita temui. Terutama tempat dan situasi yang baru. Gimana kita interaksi dengan ketidaknyamanan, atau buat saya cara-cara lain untuk menikmati suatu kenyamanan,” ujar Riyanni Djangkaru dalam sesi wawancara dengan FIMELA.com

Tentu kamu lebih mengenal Riyanni Djangkaru sebagai presenter di acara Jejak Petualang di stasiun televisi swasta. Itu dulu, sekarang kegiatannya lebih banyak dihabiskan dengan diving, diving, dan diving. Perempuan yang kini menjabat sebagai editor in chief sebuah majalah diving ini mengaku kini sering traveling ke berbagai tempat baru untuk mencari diving spot yang seru untuk dicoba, meskipun kegiatan naik gunung pun masih juga dijajali. Raja Ampat, Alor, Bali, dan Lembeh adalah empat dari beberapa diving spot favoritnya.

Kegiatan diving perempuan yang mengaku sebagai spa hunter ini pun memaksanya untuk memerhatikan perawatan tubuhnya. Bayangkan, dalam sebulan bisa tiga pulau ia jelajahi untuk memuaskan nafsu menyelamnya. Oleh karena itu, sunblock menjadi semacam pacar utama yang harus ikut kemanapun ia pergi. “Nggak ada alasan untuk nggak pakai sunblock. Rata-rata saya pakai yang SPF-nya 50. Bahkan sebelum pake tanning oil, pasti pakai sunblock dulu. Biar jadinya tanned, bukan burned,” tambahnya.

Beauty experience selama traveling?

“Waktu spa di atas kapal diving besar, di dek jemurnya sambil kapal berlayar dan nonton sunset. Dahsyaaaattt!

Beauty items favorit untuk traveling?

“Sunblock, tanning oil, lipbalm, nail polish, moisturizer, body scrub, masker muka, dan pensil alis! Tapi satu item favorit saya itu facial treatment essence. Ringkas, bisa buat kompres muka atau badan yang terkena iritasi. Biasanya si lotion cair ini yang selalu saya pakai untuk ngatasin sunburn.”

Riyanni's Recommendations: SK II Facial Treatment Essence, OPI Nail Polish, Hawaiian Tropic Tanning Oil, Kiehl's Lip Balm


3 dari 4 halaman

Next

Marischka Prudence, Presenter

Mungkin kamu familiar dengan wajah Marischka Prudence yang sering muncul di salah satu stasiun televisi swasta sebagai presenter acara traveling. Baginya, traveling adalah cara terbaik menikmati hidup. “Hari ini tidur di hotel bintang 5, minggu depannya tidur di tengah hutan tanpa ranjang, hehe. Tapi itu nikmatnya traveling,” ujarnya dalam interview singkat dengan Fimela.

Ketika ditanya satu pulau paling favorit yang ada di Indonesia, presenter salah satu televisi swasta ini mengatakan sulit menjawabnya karena banyak pulau di Indonesia yang super bagus. “Tapi yang pasir pantainya sangat bagus itu di Morotai tepatnya di pulau Dodola (Halmahera Utara). Pasir pantai di Dodola sangat putih dan halus seperti butiran bedak. Saya yang tidak bawa baju renang sampai tidak tahan untuk tidak nyebur saat itu,” tambahnya.

Nah, kalau sudah bicara tentang pantai, bisa ditebak kalau beauty item yang penting dibawa sudah pasti sunblock. Perempuan kelahiran 27 Juli 1984 ini pun mengiyakan kalau sunblock itu penting, terlebih jika traveling di Indonesia timur mengingat mataharinya yang terasa sangat menyengat kulit. Kulit wajar menghitam, tapi kan setidaknya tidak terbakar (sunburn).

“Oya kalau traveling saya sering bawa masker muka yang di tube jadi praktis. Karena saat traveling kita sering terjemur, berkeringat, kulit muka jadi lelah. Makanya menyempatkan maskeran malam hari dan besok muka langsung cling lagi,” tambahnya.

Beauty items yang harus dibawa selama traveling apa saja?

Nomor satu malah cat kuku, hehee. Soalnya saya suka menyelam dan kalau diving kena air laut cat kuku pasti rusak jadi harus dibenerin lagi. Barang lainnya: sunglasses, maskara, sunblock, lipbalm, body lotion, masker muka, dan juga facial wash.

Dulu sempat lupa bawa facial wash dan masuk ke area yang nggak jual sabun cuci muka yang bagus. Solusinya pake shampoo bayi. Kebetulan saya bawa shampoo bayi untuk anti fog di masker (goggles) menyelam dan itu yang digunakan untuk cuci muka karena pernah dengar kalau shampoo bayi bahannya bagus untuk membersihkan muka juga.

Marischka's Recommendations: Beach Hut Sunblock, Revlon Nail Polish & Mavala Nail Polish Top Coat, Garnier Face Mask

 

Trinity, Writer

Kamu tentu mengenal Trinity dengan buku andalannya “The Naked Traveler”. Di buku tersebut banyak traveling tips yang bisa kamu contek untuk rencana travelingmu mendatang. Tapi bagaimana jika Trinity berbicara tentang segala yang berhubungan dengan kecantikan dan perawatan tubuh selama traveling? 

Untuk urusan kecantikan, perempuan yang beranggapan bahwa traveling itu semacam sekolah untuk pembelajaran hidup ini mengaku tidak terlalu concern dalam hal tersebut. Namun selama traveling, selalu andalkan sunblock. Gunakan minmal 15 menit sebelum pergi untuk meresap seutuhnya ke tubuh. Terlebih untuk Trinity yang sebagian besar travelingnya berada di luar ruangan, bahkan pantai. Bukan untuk membuat kulit supaya tidak hitam, namun supaya kulit tidak terbakar, dan pastikan lakukan pengulangan. “Untuk lipbalm, cari juga yang ada SPFnya. Dan ini juga harus re-apply terus karena kalau namanya bibir sudah terbakar itu bisa menghitam dan sakit. Perih,” jelas Trinity pada FIMELA.com

Bawa semua produk cair dalam botol yang tidak lebih dari 100ml. Selain karena ada larangan membawa cairan lebih dari 100ml untuk masuk kabin, cara seperti ini dianggap lebih memudahkan traveling itu sendiri bagi Trinity. “Untuk sampo, bawa yang sachet saja, kecuali perginya memakan waktu lebih dari 3 minggu,” tambahnya.

Selain sunblock, Trinity juga mengaku sangat mengandalkan tisu basah. Melakukan traveling ke berbagai tempat tentu akan sering bertemu dengan toilet umum yang mungkin kondisinya kurang baik.  Oleh karena itu Trinity menyanrankan untuk mengandalkan tisu basah dan juga tisu kering untuk lebih aman menghadapi situasi ini. “Bahkan kalau lagi naik kapal yang semalaman dan berebutan air untuk mandi di dalam situ, biasanya juga buat bersih-bersih pake tisu basah itu.”

Tips untuk beauty buys selama traveling?

“Di Filipina, harga-harga barang Amerika terbilang lebih murah. Sunblock dengan SPF 70 harganya bisa sekitar 50 ribu. Bedak tabur yang saya pakai saja bedanya bisa 30% (lebih murah). Di sana pun barang-barangnya tersedia dalam ukuran yang kecil-kecil. Deodoran saja ada yang seukuran jempol, odol bahkan seukuran kelingking. Jadi bener-bener semuanya kecil-kecil jadi ringkes buat dibawa. Kalau kesana saya udah belanja banyak yang kecil-kecil untuk one day – three days trip udah pas.” 

Trinity’s Recommendation: Johnson & Johnson Baby Powder, Hawaiian Tropic Sunblock SPF 70, Neutrogena Deep Clean Facial Wash, Banana Boat Lip Balm

Artikel Selanjutnya
Denise Keller: “Perempuan Tak (Selalu) Butuh Laki-Laki untuk Berkeliling Dunia