Sukses

Beauty

Beauty Info: Penjelasan Ilmiah Tentang Skin Bleaching

Jakarta Walaupun terlihat sederhana, skin bleaching tetap memiliki aturan. Sebelum memilih melakukannya, disarankan untuk melakukan konsultasi pada dokter ahli terlebih dulu. Pasalnya, krim bleaching mengandung hydrogen peroxide, semacam zat kimia yang dapat membahayakan kulit dan kesehatan jika digunakan tidak sesuai anjuran dokter. Terlebih dengan kemajuan teknologi, treatment sejenis seperti skin bleaching ini begitu mudah didapat, tidak hanya di klinik kecantikan, tapi juga di salon yang tidak mendapat pengawasan dari ahli medis.

Mengapa perawatan skin bleaching dianjurkan harus langsung ditangani oleh dokter ahli? Berikut penjelasan ilmiah tentang skin bleaching yang perlu kamu ketahui.

Bahan dasar yang digunakan terbuat dari bahan kimia

Beberapa zat kimia yang terkandung di dalam krim bleaching, di antaranya; hydroquinone, kojic acid dan asam azelaic. Fungsinya untuk mengurangi dan menghilangkah zat pigmentasi pada kulit. Pigmen sendiri berfungsi untuk memberi warna kulit yang diproduksi secara alami oleh zat melanin. Tiap takaran krim yang digunakan memerlukan anjuran dari dokter ahli. Beberapa negara di Eropa, seperti Perancis, melarang zat hydroguinone tersedia di bahan kosmetik dan skincare baik drugstore ataupun dermatogolis. Alasannya, karena zat ini menghambat perkembangan melanin pada kulit.

Krim bleaching bisa memutihkan namun juga dapat membahayakan

Krim bleaching juga disebut sebagai lightener atau brightener. Krim ini mengandung AHA dan tretinoin yang berfungsi untuk pengelupasan pada kulit. Bisa dibayangkan jika proses bleaching dilakukan tanpa pengawasan dokter? Jika tak sesuai dosis dan prosedur, kulit akan mengalami penipisan yang tidak normal dan kerusakan kolagen.

Setelah melakukan bleaching, kulit akan terasa gatal

Keadaan kulit ini biasa terjadi pada pemilik kulit tipe sentitif. Kulit tidak tahan dengan reaksi bahan kimia yang sedang bekerja di lapisan kulit. Tapi kamu tidak perlu khawatir kok. Yang perlu dilakukan adalah, jangan menyentuh kulit dalam keadaan tangan yang tidak hygienis. Sebelum menyentuh kulit (area gatal), bersihkan tangan menggunakan sabun pembersih. Untuk menetralkan area gatal, kamu bisa hangatkan dengan mengompres kulit menggunakan handuk lembut/waslap. Jika gatal terasa semakin tidak wajar, segera lakukan konsultasi ke dokter.

Sunscreen is a must!

Satu hari setelah melakukan bleaching, biasanya dokter menyarankan kita agar mengurangi aktivitas yang terpapar matahari. Selanjutnya, wajib menggunakan sunscreen dengan kandungan SPF 30. Agar kulit semakin terlindungi, kamu bisa menggunakan alat bantuan pelindung matahari, seperti baju tangan panjang, topi, atau payung.

 

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading