Sukses

Beauty

Ada Ribuan Mawar dan Melati Prancis dalam Sebotol Parfum CHANEL No.5

Jakarta Pernahkah terbayang bagaimana parfum premium legendaris CHANEL No.5 dibuat? Kualitas bahan seperti apa yang digunakan untuk menciptakan aroma floral parfum ikonik fashion house mewah Prancis itu? Mengintip pembuatan CHANEL No.5 yang disadur dari New Yorker magazine, ternyata bunga mawar dan melati yang menjadi komponen utama parfum ini berasal dari kebun seluas 50 hektar yang berada di Pégomas, Perancis.

Keluarga Joseph Mul, pemilik kebun bunga tersebutlah yang secara eksklusif menyediakan persediaan bunga mawar dan melati untuk parfum CHANEL dari tahun 80an. Jenis mawarnya adalah Rosa centifolia, mawar yang kelopak bunganya mudah rontok seiring bertambah berat kuntumnya. Aromanya manis, bersih, serupa madu, khas mawar Pégomas.

Petani mawar pun memiliki teknik tersendiri ketika memetik bunganya. Ketika mawar mekar, maka harus segera dipanen dalam dua minggu. Kira-kira 37 ton bunga mawar dihasilkan setiap panen (satu kilogram setara dengan 300-500 bunga). Untuk menjaga kualitas aromanya, bunga yang telah dipanen harus segera diekstrak sebelum wanginya berubah. Mul bahkan membuktikan, setelah 2-3 menit aroma mawar tidak sama seperti baru dipetik, nuansa aromanya jadi cenderung pedas.

Olivier Polge, CHANEL head perfumer bahkan memiliki mantra dalam pembuatan parfum: ‘le fleur au flacon’ yang artinya ‘the flower into the bottle’. Jadi memang benar-benar minyak bunga tersebut yang diracik menjadi parfum, aromanya asli dari bunga segar yang baru dipetik, bukan aroma sintetis. Pada intinya, 30 ml dalam satu botol CHANEL No.5 adalah kombinasi ribuan mawar dan melati Pégomas. Tidak heran mengapa CHANEL No.5 sangat premium dan mewah, serta menjadi parfum favorit legendaris banyak perempuan sepanjang masa.

 

BACA JUGA:

CHANEL TINGGALKAN GAYA BERCERITA SERBA CANTIK DI KAMPANYE PARFUM TERBARU

WEWANGIAN YANG TEPAT UNTUK SUASANA HATI YANG BERAGAM

;
Loading