Sukses

Beauty

Penyebab Kulit Terbakar Meski Sudah Gunakan Sunscreen

Fimela.com, Jakarta Banyak kekeliruan yang terjadi saat kita memilih sebuah sunscreen. Di antaranya, menggunakan sunscreen dengan SPF dan PA yang tinggi itu akan lebih efektif. Kulit pun sudah terjamin akan terlindungi oleh paparan radiasi sinar matahari.

Namun yang terjadi, ketika sunscreen sudah digunakan di kulit, terkadang kita pun kecewa dengan sunscreen yang digunakan. Sunscreen ternyata tidak bekerja efektif melindungi kulit dari efek negatif radiasi matahari. Meskipun sudah menggunakan sunscreen, kulit tetap berubah warna menjadi gelap dan kemerahan. Apa penyebabnya?

Nah, mungkin kesalahan terjadi pada tahap penggunaan sunscreen. Walaupun kulit sudah terlindungi oleh sunscreen dengan SPF dan PA tinggi, itu tetap tidak menjamin kulit akan terlindungi optimal jika cara pemakaian sunscreen yang kita terapkan tidak sesuai dengan ketentuan menggunan sunscreen. Apa saja?

 

Kenali dengan baik apa itu pengertian SPF.

SPF atau Sun Protection Factor adalah perkiraan daya tahan sunscreen terhadap radiasi matahari yang fungsinya untuk melindungi kulit dari efek negatif sinar UV. Nilai yang tercantum pada SPF (SPF 20, 25, 30, 50, 100, etc) bukanlah pengertian dari lama waktu pemakaian sunscreen yang bekerja untuk melindungi kulit. Arti angka tersebut adalah, ketahanan sunscreen untuk menghalau radiasi sinar UVA dan UVB dari matahari.

Dari pengalaman tim FIMELA menggunakan sunscreen saat di dalam ruangan ataupun ketika beraktivitas di luar, seperti pantai, menggunakan SPF 30 pun cukup untuk memproteksi kulit dari sinar UV agar tidak menembus lapisan kulit. Tapi, ada ketentuan yang harus dipatuhi. Jangan “malas” untuk kembali mengaplikasikan sunscreen setelah 2-3 jam pemakaian.

 

Patuhi aturan waktu menggunakan sunscreen.

Sunscreen tidak akan bekerja efektif jika digunakan ketika kulit sudah terpapar matahari langsung. Gunakan sunscreen maksimal 15 menit sebelum memulai aktivitas di luar ruangan. Selanjutnya, ulangi pemakaian sunscreen sesuai nilai SPF yang terdapat pada sunscreen. Ini penting untuk diingat dan sering menjadi penyebab mengapa kulit tetap terlihat gelap dan merah meski sudah menggunakan sunscreen.

Note: sunscreen SPF 30, gunakan kembali setelah 2-3 jam pemakaian. Sunscreen SPF 50, gunakan kembali setelah 4-5 jam pemakaian. Umumnya sunscreen dengan SPF tinggi seperti 50, memiliki kekuatan melindungi kulit selama 8 jam. Namun, untuk perlindungan maksimal, aplikasikan kembali sunscreen setelah 4-5 jam pemakaian. 

 

Aturan penggunaan krim sunscreen: 1 sentimeter kulit memerlukan minimal 2 miligram sunscreen.

Untuk kita yang gemar melakukan aktivitas di bawah terik matahari, seperti di pantai misalnya, sebaiknya hindari waktu matahari di jam berikut: 10.00am – 15.00pm. Waktu yang aman untuk kulit dan tubuh mendapat asupan nutrisi dari matahari di mulai dari jam 8.00am – 9.00am. Waktu ini disesuaikan dengan kondisi lapisan ozon di bumi yang sudah menipis akibat global warming.

Tidak hanya di kulit wajah, tangan dan kaki, sunscreen pun perlu diterapkan di bagian kulit tubuh yang tersembunyi. Untuk tubuh bagian atas: kulit wajah, leher, telinga, kulit area mata, dan bibir.  Tubuh bagian bawah, seluruh tangan hingga siku, seluruh kaki, kulit bagian lutut dan telapak kaki.

Artikel Selanjutnya
Matahari Terasa Terik, Tiga Skincare ini Wajib Ada Di Tas Makeup
Artikel Selanjutnya
Rekomendasi Sunscreen Sesuai Tipe Kulit: Berminyak, Kering, dan Berjerawat