Sukses

Beauty

Awas, Komposisi Bahan Skincare Ini Buat Kulit Sensitif Terhadap Sinar Matahari

Fimela.com, Jakarta Memilih produk skincare pagi hari tidak bisa sembarangan. Pasalnya, ada bahan-bahan tertentu yang justru bereaksi negatif bila terpapar sinar matahari. Ini disebut phototoxicity atau photoirritation. Bahan-bahan apa saja itu?

1. Retinoid. Bahan yang paling banyak ditemukan pada produk anti-aging ini pada dasarnya berfungsi menggantikan sel kulit lama dengan sel kulit baru. Ketika retinoid terekspos sinar UV, tidak mengherankan kulit menjadi lebih sensitif dan mudah terbakar sinar matahari.

2. Chemical exfoliator. AHA (glycolic dan lactic acid) dan BHA (salicylic acid) yang membantu mengikis sel kulit mati tidak baik digunakan di pagi/siang hari. Padahal, kulit mati inilah lapisan pelindung terbaik terhadap efek buruk sinar UV.

3. Hydroquinone dan kojic acid. Selain keras di kulit, dua bahan pencerah ini memberi dampak buruk jika dipakai di pagi/siang hari. Hydroquinone memiliki fungsi serupa dengan melanin (pigmen alami tubuh), yakni menyerap sinar UV. Ini menyebabkan kulit lebam, memerah, dan bila dipakai dalam jangka panjang dapat menggelapkan kulit. Dan hal yang sama berlaku bagi kojic acid.

Produk skincare dengan bahan-bahan tersebut di atas memang sebaiknya digunakan di malam hari saja, agar kinerjanya tidak terganggu sinar matahari. Tapi sebenarnya tidak masalah juga jika dipakai di siang hari, dengan catatan: harus pakai sunscreen setelahnya, untuk memastikan bahan-bahan reaktif tersebut tidak membuat kulit makin sensitif terhadap sengatan sinar UV.

Dermatolog menyarankan pakai skincare dengan kandungan antioksidan di siang hari. Antioksidan berfungsi menangkal radikal bebas dari sinar matahari. Carilah produk yang mengandung vitamin E, ferulic acid, red tea, retinol, vitamin, dan bahan penangkal sinar UV lainnya. Untuk pilihan produk alami, cobalah rosehip seed oil yang kaya akan retinol. Rose oil dapat dijadikan alternatif pengganti hyaluronic acid yang melembapkan. Sedangkan AHA bisa diganti dengan vitamin C yang disebut juga sebagai  photo-protective, yakni dapat membatasi efek buruk sinar matahari.

Saat memilih produk AM skincare, sebaiknya baca dulu komposisi bahan di label kemasannya. Pastikan tidak mengandung bahan-bahan yang bereaksi terhadap sinar matahari. Dan yang tidak kalah penting: jangan lewatkan pemakaian sunscreen.

Artikel Selanjutnya
3 Tips Rutinitas Skincare Paling Praktis untuk Penggemar Naik Gunung
Artikel Selanjutnya
Tahapan Skincare untuk Kulit Perempuan di Negara Tropis