Sukses

Beauty

Buat Berjerawat, Minyak Kelapa Sebaiknya Tidak Dipakai di Wajah

Fimela.com, Jakarta FIMELA sudah beberapa kali membahas manfaat dan kegunaan minyak kelapa. It’s like the best gift nature had given, karena minyak satu ini bisa digunakan dari ujung kepala hingga ujung kaki. Ditambah, mudah didapat dan harganya relatif murah. Meski sangat melembapkan, ternyata minyak kelapa bisa jadi boomerang bila keliru dalam pemakaiannya. Salah satunya, buat wajah jadi berjerawat. Ingin untung, malah berakhir buntung. Untuk mendapatkan manfaat maksimal minyak kelapa, mari simak penjelasan esthetician asal New York Jordana Mattioli tentang kesalahan yang biasa orang-orang lakukan saat memakai minyak favorit kecantikan ini.

Kesalahan no.1: Pakai Minyak Kelapa di Wajah

Banyak orang menggunakan minyak kelapa sebagai makeup remover, bahkan dijadikan pula sebagai moisturizer. Memang tidak salah, namun Mattioli menyarankan jangan pakai minyak kelapa langsung ke wajah, apalagi dijadikan the one and only skin care. Mengapa? Karena dapat menyumbat pori-pori, terutama bagi pemilik kulit berminyak dan cenderung berjerawat. Sebaliknya, untuk kulit kering yang tidak pernah bermasalah dengan pori-pori, minyak kelapa tetap jadi anugerah.

Namun, Mattioli tetap menyarankan agar sebaiknya minyak kelapa tidak dipakai di wajah. Minyak kelapa jauh lebih baik dipakai di tubuh. Ingat pula saat membeli produk kecantikan, lihat komposisi bahannya. Bila minyak kelapa ada di urutan pertama, ada baiknya hindari. Jika di urutan terakhir, go for it.

Kesalahan no.2: Dijadikan Makeup Remover Tanpa Dibilas

Minyak kelapa memang sangat efektif menghapus makeup. Namun yang perlu diperhatikan, pastikan dibilas setelahnya untuk mengangkat sisa minyak di wajah jika tidak ingin berakhir dengan kesalahan nomor 1, which is clogged pores.

Kesalahan no.3: Bukan Minyak Kelapa Murni

Jika tidak teliti, bisa saja kita salah beli minyak kelapa yang dipakai untuk memasak. Untuk perawatan kecantikan, minyak kelapa yang kita butuhkan adalah yang berbentuk solid, bukan liquid. Juga yang merupakan extra virgin, alias belum mengalami proses sehingga kandungan asam lemaknya masih lengkap. Saat memilih minyak kelapa nanti, perhatikan label kemasannya, dan cari yang bertuliskan extra virgin coconut oil.

Kesalahan no.4: Mengolesnya pada Kulit Kepala Saat Dijadikan Masker Rambut

Tidak ada yang salah ketika minyak kelapa dijadikan masker rambut. Yang salah adalah membuat minyak kelapa menyentuh kulit kepala. Terutama bila bermasalah dengan rambut berketombe. Bukannya ketombe hilang, justru serpihan-serpihan kulit kepala jadi berminyak. Lebih parah, bukan? Kesimpulannya, minyak kelapa tetap baik untuk perawatan rambut, namun secara spesifik untuk rambut kering. Dipakainya pun hanya dari tengah hingga ujung rambut, dan tidak didiamkan hingga berjam-jam.

Minyak kelapa sangat baik, tapi simpan saja untuk perawatan tubuh. Sementara untuk wajah, sebaiknya pilih face oil seperti rosehip seed oil, argan oil, dan beberapa rekomendasi FIMELA lainnya di sini. Jika ingin lebih teliti, pilihlah minyak yang diekstrak dari biji-bijian yang lebih banyak kandungan linoleic acid-nya. Wahai pemilik kulit berminyak, sebaiknya catat informasi ini agar jerawat segan tumbuh di wajah.

Loading
Artikel Selanjutnya
Rangkaian Makeup dalam Kemasan Sachet yang Terjangkau
Artikel Selanjutnya
Perawatan Kecantikan Kulit Tubuh yang Unik dengan Khasiat Tempe