Sukses

Beauty

Fakta Mengerikan Mengapa Mata Merah Saat Berenang

Berenang mungkin merupakan salah satu olahraga favorit Anda, atau hobi? Di cuaca yang panas ini juga mungkin akan lebih sering memilih untuk berenang dibandingkan biasanya. Pernahkah Anda mengamati, bahwa saat berenang, atau tiap kali selesai berenang, mata Anda menjadi merah, atau bahkan iritasi? Mengapa ya? Siap-siap untuk jijik mengetahui alasannya, seperti yang telah dilansir oleh Womenshealthmag.com berikut ini.

Kebanyakan orang mengira bahwa mata merah saat berenang disebabkan oleh klorin. Tapi ternyata hal itu tidak sepenuhnya benar. Centers of Disease Control (CDC) mengungkapkan bahwa klorin akan berikatan dengan senyawa lain di sekitarnya, dan membentuk senyawa kimia yang dapat membuat tubuh Anda iritasi. Senyawa lain itu adalah keringat dan urin, yang membuat mata Anda iritasi.

Fakta lainnya adalah, jika Anda batuk setelah berenang di kolam renang indoor, itu karena urin dan keringat yang berikatan dengan klorin, dan terjebak di paru-paru Anda.

Dan Anda salah jika berpikir bahwa para pool guard akan mengawasi satu persatu pengunjung kolam, agar tidak buang air kecil di dalam kolam. Urin tidak dapat mengubah warna kolam, jadi hal itu bebas dilakukan oleh siapapun tanpa perlu takut ketahuan.

Bukan hanya itu, mereka juga menyatakan bahwa banyak penyakit "bertebaran" di kolam renang. Penyakit seperti gangguan pencernaan, serta iritasi kulit, telinga dan mata dapat menyerang Anda. Dan tahukah Anda penyebab apa yang paling sering dijumpai? Orang dewasa, anak-anak atau bayi yang berenang saat sedang diare. Iuh! Namun itu benar, kuman tersebut kebal terhadap klorin.

Namun Anda tidak dapat sepenuhnya menyalahkan para pengunjung kolam yang mungkin tidak secara sengaja menyebarkan penyakit di dalam kolam renang. Itulah mengapa seharusnya tiap-tiap orang mandi sebelum berenang. 

Karena itu, CDC sangat menekankan hal ini. Mereka melarang Anda buang air kecil di kolam renang. Juga jangan berenang saat sedang sakit. Dan, usahakan mandi sebelum dan setelah berenang. Anda juga tidak boleh menelan air kolam. Jika membawa anak-anak, gantilah popok mereka tiap satu jam sekali. Namun jika Anda berenang di sekitar orang yang sedang mengalami diare, fatal akibatnya, meskipun Anda berenang di laut atau danau yang luas sekalipun.

Hal ini tentu saja tidak akan berpengaruh apa-apa jika hanya Anda yang tahu dan melakukannya. Namun pasti membawa pengaruh yang lebih besar jika Anda memberi tahu orang lain.

Semoga fakta ini tidak membuat Anda menjadi malas berolahraga ya Ladies. Semoga bermanfaat.

(vem/reg)
Loading
Artikel Selanjutnya
Beragam Ide Perayaan Akhir Tahun yang Menyenangkan di Jakarta