Sukses

Beauty

4 Gejala Serangan Jantung Yang Sering Dirasakan Tapi Diabaikan

Serangan jantung atau penyakit jantung sampai saat ini masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang paling berbahaya dan paling mematikan di dunia. Meski begitu, korban dari serangan jantung ini nampaknya semakin bertambah dan banyak saja. Kenapa hal ini terjadi? Apakah para penderita jantung mengabaikan penyakitnya? Atau, apakah penderita jantung ini tidak melakukan perawatan dan pengobatan terbaik untuk dirinya?

Dikutip dari laman dailymail.co.uk, semakin meningkatnya penderita serangan jantung ini terjadi karena tidak banyak orang yang yang mengerti gejala awal dari serangan jantung itu sendiri. Kurangnya pemahaman akan gejala jantung inilah yang akhirnya membuat penderita jantung tak bisa diselamatkan dengan cepat. Bahkan nih ya, beberapa gejala awal dari serangan jantung dianggap sebagai gejala sakit biasa. Padahal, gejala ini sangat sering terjadi.

Lantas, apa saja gejala serangan jantung yang sering diabaikan namun sering dirasakan dan dialami tersebut? Berikut ulasannya.

(vem/mim)

Disfungsi Ereksi

Gejala pertama yang bisa saja sering dirasakan tapi diabaikan saat seseorang menderita serangan jantung adalah disfungsi ereksi. Disfungsi ereksi ini umumnya dialami oleh pria. Meski begitu, masalah seksual pada wanita juga bisa memicu adanya risiko serangan jantung lho. Masalah pada organ intim bahkan bukan hanya sebagai gejala awal dari penyakit jantung. Lebih jauh, masalah ini juga bisa jadi sebagai gejala awal dari adanya kolesterol berlebih di dalam tubuh dan risiko diabetes.

Dr John Erwin, seorang ahli jantung dari Texas A dan M Health Science Center mengungkapkan bahwa kondisi ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Banyak orang menganggap bahwa disfungsi ereksi adalah masalah biasa dan masalah kesehatan yang menyerang alat reproduksi saja. Tapi kenyataannya, disfungsi ereksi juga bisa menjadi tanda bahwa seseorang sedang berisiko mengalami serangan jantung.

Mengdengkur Saat Tidur

Gejala selanjutnya yang sering dirasakan namun sering kali diabaikan oleh penderitanya adalah mendengkur saat tidur alias ngorok. Dr Erwin mengatakan jika seseorang mendengkur saat tidur, hal ini menunjukkan orang tersebut kurang sehat dan kemungkinan besar berisiko menderita serangan jantung.

Para ahli jantung menemukan bahwa mendengkur bisa menyebabkan sistem pernafasan tidak teratur. Bukan hanya itu saja, mendengkur juga menjadi penyebab denyut jantung tak teratur dan menyebabkan serangan jantung. So, ketika ada keluarga tercinta atau siapapun yang mendengkur saat tidur, sarankan untuk memeriksakan diri ke dokter ya. Mendengkur tak hanya menyebabkan kebisingan, lebih jauh, mendengkur juga sebagai gejala dari risiko serangan jantung.

Gusi Bengkak

Pernah mengalami gusi bengkak? Jika sebelumnya ada penelitian yang menyebutkan bahwa masalah gusi bisa berhubungan erat dengan risiko kanker, kali ini penelitian menyebutkan bahwa masalah pada gusi juga berhubungan erat dengan risiko serangan jantung.

Dr Erwin mengungkapkan jika masalah gusi mungkin tidak terlalu diperhatikan oleh banyak orang. Tapi jangan salah, masalah gusi dan kebersihan mulut bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan penyakit berat lainnya. Tak hanya itu saja, kebersihan gusi yang tak terjaga dengan baik bisa memicu hancurnya tulang rahang.

Nyeri Pada Bahu dan Leher


Dipastikan, ada banyak orang yang mengalami nyeri pada bahu dan leher. Nyeri ini sendiri bisa disebabkan oleh berbagai hal. Selain disebabkan oleh berbagai hal, nyeri bahu dan leher juga bisa menjadi tanda bahwa seseorang sedang mengalami masalah dengan kesehatannya. Dr Erwin mengungkapkan bahwa nyeri bahu dan leher bisa jadi sebagai gejala awal dari adanya risiko serangan jantung. Sayang, masih banyak orang yang mengalami nyeri bahu dan leher enggan pergi ke dokter dan memeriksakan kondisi kesehatannya lebih lanjut.

Itulah beberapa gejala dari risiko serangan jantung yang sering dirasakan tapi sering diabaikan. Selain gejala di atas gejala lain yang juga sering terjadi tapi diabaikan adalah kaki dan tangan bengkak, gangguan pencernaan dan adanya gangguan keringat berlebih tanpa alasan jelas. Kalau mengalami gejala di atas dan frekuensinya sering, usahakan untuk segera memeriksakan diri ke dokter ya. Semoga informasi ini bermanfaat. Semoga, kita semua dijauhkan dari berbagai risiko penyakit berat dan mematikan khususnya penyakit jantung.

[pos_1]

Loading
Artikel Selanjutnya
Cara Tepat Bersepeda yang Menunjang Kesehatan Jantung Berdasarkan Buku Saku
Artikel Selanjutnya
Studi Membuktikan, Dirimu Lebih Cerdas Jika Punya Tubuh Tinggi