Sukses

Beauty

Demi Kesehatanmu, Mulailah Bekerja Saat Jam 10 Pagi

Karena kesibukan dan padatnya aktivitas, kadang kita sering begadang. Tidur larut malam sekali, tapi kemudian harus bangun pagi-pagi untuk kembali beraktivitas. Jam tidur pun berkurang dan kalau hal ini terus dibiarkan, jelas dampaknya sangat buruk untuk kesehatan.

Saat ini, masyarakat modern dilanda krisis kekurangan tidur (sleep deprivation). Karena kita memaksakan diri untuk beradaptasi dengan jam kerja yang tak sesuai dengan ritme sirkadian tubuh (proses biologis yang menunjukkan osilasi endogen dan berulang setiap sekitar 24 jam). Seperti yang dilansir oleh lifehack.org, Dr Paul Kelley dari Sleep and Circadian Neuroscience Institute, University of Oxfordmemaparkan bahwa kekurangan tidur bisa berdampak pada keletihan, frustrasi, rasa gelisah, kenaikan berat badan, tekanan darah tinggi, memburuknya ingatan jangka panjang, dan bahkan meningkatkan risiko konsumsi alkohol berlebih.

Kelley menyarankan jam sekolah untuk anak berusia 10 tahun adalah pukul 08.30. Sedangkan untuk remaja 16 tahun, jam sekolahnya dimulai pada pukul 10.00 dan pukul 11.00 untuk remaja berusia 18 tahun. Sementara untuk para karyawan, ia menyarankan agar jam bekerja dimulai pukul 10.00. Kenapa pukul 10.00 untuk para karyawan/pekerja? Ada alasan ilmiah yang berkaitan dengan kesehatan.

Kita memiliki melatonin, hormon yang berfungsi untuk mengatur jam biologis tubuh. Menurut National Sleep Foundation,tubuh remaja tak mengeluarkan hormon ini sampai sekitar pukul 23.00. Hormon ini mengalir ke darah pada malam hari hingga pagi menjelang siang. Inilah salah satu alasan kenapa kita sering kesulitan bangun pagi.

Sementara para karyawan, khususnya yang sering lembur seringkali kekurangan jam tidur. Sehingga bekerja terlalu pagi sulit membuat mereka produktif. Bekerja dan performa pun tak efektif. Belum lagi dengan kondisi kesehatan yang memburuk karena dampak negatifnya. Dengan mulai bekerja baru pukul 10.00, dipercaya produktivitas kita akan lebih baik.

Namun, kondisi setiap orang bisa berbeda satu sama lain. Ketahanan tubuh masing-masing individu juga tak bisa disamakan. Kalau kamu sendiri bagaimana, Ladies? Kamu lebih suka mulai bekerja pada pukul berapa?

(vem/nda)
Loading
Artikel Selanjutnya
Kenalkan Telur & Kacang Saat Masih Bayi, Perkecil Risiko Alergi
Artikel Selanjutnya
Makanan Kaya Protein, Bahaya kah Terlalu Banyak Makan?