Sukses

Beauty

Ajaib! Stem Cell dapat Membantu Mendeteksi Penyakit 10 Tahun Mendatang

Penyakit degeneratif seperti diabetes, jantung koroner, sumbatan pembuluh darah pada jantung, hipertensi, stroke, dan penuaan dini, kini dapat terjadi di usia muda karena pola hidup yang tidak sehat. Padahal, penyakit ini biasanya terjadi ketika kita semakin tua karena sel dalam tubuh perlahan mengalami penuaan dan rusak.

Hal ini disampaikan oleh, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Pharm, PhD, selaku Cardiovascular & Neurology Specialist, masyarakat Indonesia sendiri sangat berisiko terkena penyakit degeneratif di usia muda.

"Orang Indonesia punya kecenderungan memiliki risiko penyakit deregeneratif tadi. Meski penyakit ini adalah penyakit yang mengiringi proses penuaan, tapi saat ini, banyak sekali orang muda yang juga berisiko atau bahkan yang sudah mengalami," ujarnya saat ditemui vemale di Vinski Tower, Jakarta.

Menurut, Prof. dr. Taruna kamu bisa menggunakan perawatan Degeneratif Medicine, seperti salah satunya Advanced Stem Cell jika sudah terkena penyakit degenarif. Perawatan ini bisa dilakukan sebagai pelengkap perawatan, ketika kamu melakukan pengobatan di Rumah sakit.

Perawatan Advanced Stem Cell, efektifitasnya sangat tinggi, karena penyakit bisa langsung diobati langsung ke intinya.

"Jadi, bagian yang degenerasi diperbaiki dan digantikan dengan sel baru, yang bisa diambil dari bagian tubuh, seperti sum-sum tulang belakang, darah, atau bahkan kulit kita. Untuk parkinson misalnya, pengobatan dengan Advanced Stem Cell ini bahkan efektif hingga kurang lebih 50-60 persen," ujar pria yang jugakata profesor yang juga bekerja di Biomedical Sciences, The National Health University, California, Amerika Serikat ini.

Dalam melakukan perawatan ini, ada lima prinsip dasar yang harus diterapkan, Prof. dr. Taruna Ikrar tidak mengerjakan ini sendiri, namun ia juga berkolaborasi dengan pakar anti penuaan dunia Dr. Deby Vinski. Nantinya, perawatan ini akan menggunakan 20 persen stem cell terapi, yang akan mengambil bagian tubuh yang masih bisa berubah atau regenerasi dengan baik.

Lalu melakukan microfactor stimulation, yakni proses yang berfungsi untuk menstimulasi bagian yang rusak, dengan menggunakan enzim yang berasal dari tubuh kita. Lalu, perawatan lainnya adalah partikel terapi, suatu proses di mana kita menggunakan partikel di dalam tubuh kita.

"Di antara membran sel dan inti sel itu ada protein. Protein itu bisa diekstrak dan dipakai kembali untuk tubuh kita. Selanjutnya adalah perawatan Nano Rejuvenation dan Terapi Genetik," ungkap Dr. Deby.

Saat melakukan perawatan ini, kamu akan melalui empat tahapan, seperti pra treatment, masa treatment, post treatment dan follow up. Pada masa pra treatment, pasien akan mulai melakukan berbagai perawatan, mulai dari terapi hormon, nutrisi termasuk diet, hingga menghilangkan racun dalam tubuh.

Sedangkan pada masa treatment, pasien akan melakukan perawatan inti, seperti microfactor stimulation, terapi stem cell, terapi nano rejuvenation hingga terapi genetik. Setelah dilakukan treatment inti, selanjutnya masuklah pada post treatment.

"Pasien ini akan kita follow up terus. Melihat bagaimana perkembangan penyakit dan hasil treatment yang kita berikan, Advanced Stem Cell yang kita apliaksikan. Aspek setelah itu, kalau butuh booster atau penyuntikan kembali akan kita lakukan. Jadi akan terus kita follow up, tidak selesai begitu saja," tambah dr. Taruna.

Dr. Deby menambahkan, bahwa perawatan Advanced Stem Cell bukan hanya efektif untuk mengobati penyakit degeneratif, melainkan juga bermanfaat untuk mencegah penyakit datang menghampiri tubuh kita.

"Perawatan yang bisa kita dapatkan di Vinski Tower Pusat Anti-Aging Dunia ini, juga bermanfaaat untuk dapat melihat seseorang akan terkena diabetes pada 10-15 tahun yang akan datang. Sebelum itu terjadi, kita bisa lakukan berbagai proses untuk mencegahnya, salah satunya adalah dengan Advance Stem Cell," ujar Presiden World Council of Preventive, Regenerative and Anti-Aging Medicine ini.

Sebelum, melakukan tahapan demi tahapan perawatan ini, kamu akan melakukan beberapa tahapan test terlebih dahulu seperti mengecek mikro nutrisi, melihat gen, lalu test hormon. Jadi, jika ada kelainan pada tubuh akan mudah diperbaiki.

Ladies, melihat kemahiran kedua dokter asal Indonesia ini, kamu tak perlu lagi menjalani pengobatan ke luar negeri. Cukup berobat di Indonesia. Semoga bermanfaat.

(vem/asp/apl)

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

Loading