Sukses

Beauty

Wajah Indah Punya Hitungan Matematikanya, Adakah Wajah Kamu Memenuhinya?

Wajah manusia ternyata memiliki perbandingan yang ideal yaitu 1:1618. Dengan perbandingan ini wajah kamu akan terlihat simetris, imbang, dan proposional. Kemungkinan besar wajah macam inilah yang kemudian akan dicap sebagai elok rupawan oleh sebagian besar bangsa di dunia, apa pun rasnya.

Inilah yang dikemukakan oleh pakar dermatolog dr. Adri Dwi Prasetyo, Sp.KK. Wajah yang proporsional ini kemudian disebut sebagai Golden Ratio oleh sebuah perusahaan penyedia perawatan kecantikan non-bedah, Merz Aesthetics. Teknik Golden Ratio akan membantu para ahli estetik untuk menghitung proporsi wajah dan menentukan treatment apa yang dibutuhkan pada wajah seseorang sehingga menghasilkan rupa nan cantik, proporsional, dan simetris.

"Ini adalah rasio matematis yang sering ditemukan pada keindahan berupa wajah, seni, atau pun alam. Bukan wajah yang sempurna tapi sebagian wajah orang ini memenuhi kaidah matematika yang namanya Golden Ratio," ujar dr.Adri ketika ditemui dalam jumpa pers 'Golde Ratio Search Indonesia' di bilangan Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/8).

"Ini membuktikan bahwa perhitungan matematika yang kelihatan rumit ternyata berlaku sama untuk mata (penglihatan) semua orang," tambahnya.

Sebagai orang awam kita memang sulit menentukan angka pasti ini di wajah kita. Namun, sebenarnya kamu sudah memiliki insting di otak bahwa ada bagian wajahmu yang kurang menarik untuk dilihat. Dikatakan dr.Adri insting ini bisa terlihat ketika kamu mengambil foto selfie.

Ilustrasi

"Kita punya insting visual, biasanya kelihatan saat seseorang lebih suka foto selfie miring ke kiri atau ke kanan. Dia akan memilih foto terbaik di mana wajahnya terlihat terbaik," ujar dr.Adri lagi.

Jika memang kamu penasaran dengan rasio wajah sendiri maka kamu bisa mencoba bergabung dalam MAAT Golden Ratio Search. Ini adalah Ajang Pencarian Golden Ratio yang akan berlangsung sejak sekarang hingga tanggal 30 September 2017.

Ajang MAAT Golden Ratio Search merupakan yang pertama di Asia dalam rangka memberikan informasi dan pemahaman kepada para wanita tentang proporsi dan daya tarik wajah. Sekaligus bagian dari ajang peluncuran pedoman medis pertama yang membahas pendekatan holistik perawatan kecantikan wajah proporsional di Asia.

Menurut Senior Product Manager Merz Asia Pasific, Hansen Gandhi, mereka yang mau ikut kompetisi ini bisa mengunggah foto pribadi sesuai ketentuan di www.goldenratiosearch.com. Dari sini kamu akan diarahkan ke bagian pendaftaran dan berbagai ketentuan lain. Namun perlu diingat ini bukanlah kontes kecantikan, melainkan usaha melihat wajah dengan rasio terbaik dan proporsional.

dr. Adri Dwi Prasetyo (kedua dari kiri) bersama anggota dewan juri  MAAT Golden Ratio Search/Inke Maris PR Agency

Wajah-wajah ini akan dinilai oleh empat orang juri yang terdiri dari pakar medis dan kecantikan, yaitu: dr. Adri Dwi Prasetyo, Sp.KK (Dermatolog), dr. Kevin Maharis (Dokter estetik), serta Affi Assegaf (Pakar kecantikan), dan Ricardo Manaloto (General Manager, Merz Indonesia).

Tiga wajah pemenang MAAT Golden Ratio Search dari Indonesia selanjutnya akan bersaing dengan pemenang dari sembilan negara Asia Tenggara lain. Kamu yang beruntung akan berkumpul bersama dalam pengumuman dan acara pembukaan 38th Annual Meeting of the International Society for Dermatological Surgery (ISDS) pada bulan November 2017 di Bangkok, Thailand. Kandidat terpilih yang mewakili Indonesia juga akan mendapatkan uang saku sebesar US$3,000 (sekitar Rp40 juta-an).

"Minimun age (usia) peserta adalah 21 tahun, female only, dan tidak ada batas usia maksimal. Belum pernah melakukan tindakan estetik di tahun 2017 dan tindakan operasi plastik," ujar Hansen menyebutkan beberapa syarat utama kompetisi ini.

Berminat? Yuk, daftar! Siapa tahu kamu bisa menjadi sosok yang mewakili Indonesia di ajang internasional. Selamat mencoba :)

(vem/zzu)
Loading
Artikel Selanjutnya
Rekomendasi Produk Kecantikan untuk Kulit Sehat
Artikel Selanjutnya
Menjaga Skin Barrier Kulit agar Tetap Glowing Selama Ramadan