Sukses

Beauty

Mengetahui Tentang Paraben dan Bahayanya Bagi Kulit

Saat ini semakin banyak wanita yang sadar akan pentingnya memilih produk perawatan kulit dengan kandungan yang aman. Hal ini dibuktikan dengan semakin populernya produk kecantikan dengan label natural maupun organik, karena dipercaya bebas dari bahan kimia dan lebih aman untuk kulit. Nah, saat kamu sedang mencari produk kosmetik atau skin care, pasti kamu sering melihat label bertuliskan “Paraben Free” atau bebas paraben, kan? Pernahkah kamu mempertanyakan, sebenarnya paraben itu apa, sih? Lalu, apa bahaya paraben untuk kulit hingga banyak produk yang mengklaim jika kandungannya bebas paraben? Untuk menjawab semua rasa penasaran kamu, yuk, simak pembahasan pada artikel berikut ini.

Baca juga: 5 Fakta Mengenai Skin Care Organik yang Perlu Diketahui

Apa Itu Paraben?

Paraben adalah bahan pengawet sintetis, yang kerap dilabeli sebagai bahan kimia. Jika mendengar bahan kimia, tentu yang terbayangkan adalah bahan yang berbahaya untuk kulit. Padahal, sebenarnya hampir seluruh bahan kandungan dibuat dengan bahan dan proses kimiawi, lho. Paraben sendiri pun terbuat dari asam yang ditemukan pada blackberries dan raspberries.

Paraben biasa digunakan untuk menjaga agar makanan, obat, kosmetik, serta produk personal care seperti deodorant atau sampo jauh dari bakteri dan jamur, sehingga lebih awet. Tanpa paraben, mungkin cleanser, lotion, foundation, atau maskara kamu sudah dipenuhi bakteri dan jamur dalam jangka waktu singkat. Kemampuan mengawetkan yang efektif dan biaya yang murah, membuat paraben kerap digunakan di mana-mana.

Lalu bagaimana cara untuk mengetahui kandungan paraben dalam sebuah produk? Caranya mudah, kamu tinggal mencari kandungan yang memiliki akhiran –paraben. Bebeberapa diantaranya yang sering digunakan adalah:

  • Methylparaben
  • Ethylparaben
  • Propylparaben
  • Butylparaben
  • Isopropylparaben
  • Isobutylparaben

Mengapa Paraben Dianggap Berbahaya?

Kalau dilihat dari fungsinya, sebenarnya paraben memiliki manfaat besar dalam menjaga kualitas sebuah produk agar tidak mudah terkontaminasi dengan jamur dan bakteri. Tapi sebuah studi di tahun 2004 membuat setiap orang mulai berpikir ulang untuk menggunakan produk yang memiliki kandungan Paraben. Hal ini terjadi setelah dilakukan sebuah penelitian kecil yang mengaitkan penggunaan paraben dengan meningkatnya risiko kanker payudara. Diketahui kandungan paraben ditemukan dalam jaringan epitel 19 dari 20 wanita yang mengidap kanker payudara. Namun studi kecil ini sempat disanggah dan diragukan keefektifannya, karena para peneliti tidak melakukan penelitian terhadap jaringan epitel seseorang yang tidak mengidap penyakit serupa. Dan tidak dijelaskan lebih detail dari mana asal paraben tersebut.

Paraben sendiri dianggap berbahaya karena kandungan ini memiliki sifat menyerupai estrogen saat masuk dalam tubuh manusia. Sedangkan tubuh yang mengandung estrogen berlebih dapat mengakibatkan kerusakan fungsi hormon dan memicu meningkatnya risiko penyakit kanker payudara maupun gangguan reproduktif lainnya.

Sejatinya paraben dalam jumlah kecil atau masih dalam batas yang diperbolehkan, tergolong aman untuk digunakan. Apalagi kadar paraben yang dimanfatkan produk perawatan tubuh dan kosmetik cenderung berada dalam kadar yang rendah dan masih aman untuk diterima tubuh. Selain itu pihak Badan pengawas Obat dan Makanan pun tentunya sudah mempertimbangkan banyak hal sebelum meloloskan sebuah produk ke pasaran.

Jadi Haruskah Menghindari Produk dengan Kandungan Paraben?

Seiring perkembangan mengenai penelitian dan efek kandungan paraben yang terus dilakukan oleh berbagai pihak, Komisi Regulasi Uni Eropa pun mengambil sikap mengenai hal ini. Di tahun 2014 Negara Uni Eropa melarang peredaran produk kosmetik yang memiliki kandungan Isopropylparaben, Isobutylparaben, Phenylparaben, Benzylparaben dan Pentylparaben. Sedangkan di negara Amerika Serikat, FDA masih memperbolehkan kandungan paraben dalam jumlah yang sudah ditentukan.

Selain sikap dari berbagai negara, tentunya pilihan akan kembali pada tiap konsumen. Apakah kamu ingin menghindari Paraben atau tetap memanfaatkan produk dengan kandungan paraben yang memiliki kadar aman. Namun jika kamu tidak ingin mengambil risiko dan lebih memilih produk dengan kandungan bebas paraben, berbagai brand dengan konsep organik atau natural bisa menjadi pilihan terbaik. Bahkan kini sudah mulai banyak brand lokal yang mengusung konsep natural dalam tiap produknya. Yang terpenting kamu harus lebih teliti dalam melihat kandungan tiap produk dan jangan ragu untuk berkonsultasi kepada para ahli mengenai aman atau tidaknya kandungan suatu produk. Dan jangan lupa untuk menjalani gaya hidup sehat agar tubuh memiliki sistem kekebalan yang baik sehingga mampu menghindari ancaman kesehatan dari dalam maupun luar tubuh.

Baca juga: Inilah Cara Aman Mencoba Tester Makeup. Kalau Sembarangan Bisa Berbahaya!

(vem/sociolla/apl)
Loading
Artikel Selanjutnya
5 Rekomendasi Produk Makeup Berbentuk Stik untuk Riasan Praktis
Artikel Selanjutnya
Kosmetik Korea Bikin Kanker, Dua Brand Terkenal Ini Ditarik dari Pasaran