Sukses

Beauty

Bahaya Kekurangan Vitamin D, Tulang Rapuh & Meningkatkan Risiko Diabetes

Peneliti di UCSD dan Seoul National University mengungkapkan bahwa kekurangan vitamin D bisa meningkatkan risiko diabetes. Penelitian yang dilakukan pada 903 orang pada penderita pradiabetes dan diabetes menunjukkan bahwa kadar gula dalam darah, glukosa plasma dan toleransi glukosa meningkat ketika seseorang tidak memiliki asupan nutrisi vitamin D cukup.

Melansir dari laman asiantown.net, seorang peneliti di Seoul National University College of Medicine di Korea Selatan, Dr Sue K Park mengungkapkan bahwa kadar calcifediol atau 25-hydroxyvitamin D sebanyak 30 nanogram per milimeter memiliki sepertiga risiko diabetes. Sementara itu, mereka yang memiliki kadar calcifediol dalam darah sebanyak 50 nanogram per mililiter, mereka memiliki risiko diabetes seperlima.

Calcifediol sendiri adalah metabolit yang digunakan untuk mengukur kadar vitamin D dalam tubuh. Ahli menyebutkan jika kadar calcifediol kurang dari 30 nanogram per mililiter, ini bisa meningkatkan risiko diabetes. Tak hanya itu saja, ini juga meningkatkan risiko tulang rapuh.

Penelitian yang diterbitkan tahun 2006 menyebutkan bahwa seseorang dengan kadar vitamin D yang kurang, ia bisa sangat berisiko terhadap beberapa jenis penyakit mematikan. Orang-orang yang jarang olahraga, memiliki perut buncit dan tidur kesiangan, diperkirakan memiliki asupan vitamin D yang terbilang kurang dibandingkan orang-orang lainnya.

Dr Mark Moyad, seorang peneliti terkait masalah ini menyebutkan jika kekurangan vitamin D mampu merusak keseimbangan tulang. Ini juga berisiko terhadap penyakit jantung, flu berkepanjangan dan menurunnya daya tahan tubuh. Selain itu, kekurangan vitamin D juga dipercaya meningkatkan risiko depresi dan kecemasan dalam diri seseorang.

Mengingat akan pentingnya vitamin D untuk tubuh, pastikan kamu memenuhi kecukupan vitamin D di tubuh setiap harinya. Atur kembali pola hidup sehat sehari-hari dan cukupi kebutuhan olahraga, istirahat serta konsumsi air putih.



(vem/mim)
Loading
Artikel Selanjutnya
Ini Alasan Ilmiah Mengapa Makanan Terasa Lebih Enak Ketika Perut Lapar
Artikel Selanjutnya
Studi Membuktikan, Stres Finansial Membuat Fisik dan Mental Cepat Tua!