Sukses

Beauty

Hal-hal Yang Perlu Anda Ketahui Tentang Hymenoplasty

Dalam kultur masyarakat Indonesia yang masih sangat menjunjung tinggi keperawanan seorang wanita, maka rusaknya selaput dara atau hymen bisa jadi sangat frustrating bagi sebagian wanita. Ketakutan jika sampai pasangan hidup tahu bahwa selaput daranya telah robek karena bermacam penyebab –bukan hanya seks di luar nikah– akhirnya mendorong beberapa diantaranya untuk melakukan hymenoplasty.

Dijelaskan oleh torontosurgery.ca ymenoplasty atau operasi rekonstruksi selaput dara sejatinya adalah sebuah prosedur untuk kembali merekatkan selaput dara pada bibir vagina menggunakan jahitan. Jahitan yang diterapkan adalah jenis jahitan yang dissolvable sehingga secara kasat mata tidak akan terlihat dan tidak perlu dilepas pasca operasi. Dengan kembali merekatnya dinding vagina, maka rasa sakit dan pendarahan saat melakukan sexual intercourse pun dapat terjadi kembali.

Operasi ini biasanya bisa berlangsung selama 30 sampai dengan 45 menit. Biasanya, pemberian anestesi akan disesuaikan dengan keinginan pasien, baik yang lokal maupun general. Setelah prosedur penjahitan selesai, pasien hanya memerlukan waktu 1-2 hari untuk istirahat dan dapat segera kembali bekerja. Meski begitu, waktu penyembuhan keseluruhan sebetulnya berlangsung selama 6-8 minggu.

Pasca operasi, biasanya pasien akan mengalami memar dan rasa sakit di area paha atas hingga area selangkangan. Memar dan rasa sakit ini biasanya akan menghilang dalam waktu 2-3 minggu pasca operasi. Dalam masa penyembuhannya, pasien harus menghindari sexual intercourse selama 6 minggu, agar luka pasca operasi tidak terinfeksi. Setelah 6 minggu, pasien wajib mencuci daerah kewanitaannya dengan air bersih 3 kali sehari.

Seperti banyak operasi plastik lainnya, tentu hymenoplasty memiliki resikonya sendiri. Pastikan Anda sudah membicarakannya dengan dokter sebelum menjalani operasi ‘keperawanan’ ini.

Oleh: Mazhi

(vem/rsk)
;
Loading