Sukses

Beauty

5 Penyebab Jerawat Terus Muncul di Area yang Sama

Fimela.com, Jakarta Bukan hanya menyebalkan, jerawat juga menjadi salah satu masalah kulit yang dapat mengganggu penampilan. Lebih menyebalkannya lagi bila jerawat datang silih berganti, sehingga wajah tak kunjung mulus walaupun sudah melakukan berbagai macam perawatan. Namun, belum banyak yang tahu jika jerawat yang sering atau bahkan terus muncul di tempat yang sama, ternyata itu dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Menurut Alain Michon, MD seorang dokter kecantikan dan Medical Director di Ottawa Skin Clinic, ada beberapa hal yang bisa menjadi penyebab jerawat kembali muncul di area yang sama. Apa saja, ya?

1. Menyentuh Wajah dengan Tangan

Salah satu penyebab jerawat kerap muncul di area yang sama adalah karena kebiasaan menyentuh atau memegang wajah, baik secara segaja maupun tidak disengaja. Apakah Sahabat Fimela salah satu orang yang memiliki kebiasaan tersebut? Tenang saja, karena kamu tidak sendirian kok! Menurut jurnal penelitian yang diterbitkan oleh Clinical Infectious Diseases, orang pada umumnya menyentuh wajah sebanyak 3-4 kali dalam satu jam.

Tanpa disadari, tanganmu sebenarnya penuh dengan berbagai macam kuman dan bakteri yang tak kasat mata dan dapat mengakibatkan infeksi dan peradangan pada kulit, sehingga berpotensi menimbulkan jerawat di area yang sama, khususnya pada bagian wajah yang paling sering tersentuh. Untuk mencegahnya, kamu perlu memastikan kebersihan tangan, terutama sebelum menggunakan skin care agar wajah tidak terkontaminasi bakteri dan kuman yang berpindah dari tangan.

2. Memencet Jerawat Sembarangan

Ternyata, cukup banyak pula perempuan yang kerap merasa gemas ingin memencet jerawat saat kondisinya besar dan matang. Meski sangat mengganggu penampilan, kebiasaan buruk yang satu ini juga dapat membuat kulit jadi iritasi, muncul hiperpigmentasi, bahkan juga memperparah kondisi kulit. Banyak orang secara sengaja maupun tidak menyentuh bahkan memencet jerawat untuk memperkecil ukurannya. Padahal, bila dilakukan dengan sembarangan, kebiasaan ini justru bisa membuat bekas jerawat yang kamu pencet terinfeksi bakteri, sehingga memunculkan jerawat baru di area yang sama. Nah, jika memang terpaksa jerawat harus dikempeskan, pastikan kamu tidak melakukannya sendiri. Lakukanlah dengan ahlinya, yakni dengan mengunjungi dokter kulit untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca Juga: 5 Hal yang Perlu kamu Hindari Ketika Sedang Berjerawat

3. Penggunaan Makeup atau Skin Care yang Kurang Tepat

Kulit acne-prone yang rentan berjerawat memerlukan produk kecantikan dan perawatan khusus untuk mencegah jerawat datang kembali. kamu pasti merasa kesal bila jerawat sudah hilang, tetapi beberapa saat kemudian muncul kembali jerawat yang berbeda di area yang sama. Jika hal tersebut terjadi, sepertinya perlu menilik kembali produk makeup maupun skin care yang digunakan.

Penggunaan makeup atau skin care yang kurang tepat bisa membuat pori-pori tersumbat karena tumpukan minyak serta kotoran yang menempel pada wajah. Nah, untuk mencegah jerawat datang kembali di area yang sama, sebaiknya pilihlah produk dengan ingredisnts yang tepat dan juga memiliki klaim non-comedogenic. Selain itu, ada pula beberapa kandungan dalam produk kecantikan yang sebaiknya dihindari oleh pemilik kulit yang rentan berjerawat, di antaranya dimeticone, alkohol, coconut oil dan juga mineral oil. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kandungan apa saja yang perlu dihindari pemilik kulit berjerawat, coba cek artikel berikut ini, ya!

4. Faktor Hormon

Penggunaan skin care dan makeup sudah tepat, tetapi mengapa jerawat selalu muncul silih berganti di area yang sama? Jawabannya bisa juga dipengaruhi oleh kondisi tubuh dan hormon yang tidak seimbang. Pada umumnya, yang mengalami hal ini adalah para wanita yang sedang dalam siklus menstruasi. Saat sedang memasuki masa puber, menstruasi, maupun monopause, hormon androgen dalam tubuh meningkat, sehingga menyebabkan wajah menjadi rentan berjerawat. Nah, beberapa reaksi yang biasanya terjadi pada kulit akibat hormon yang tidak seimbang adalah peradangan, peningkatan produksi sebum pada pori-pori, tersumbatnya sel kulit pada folikel rambut, serta meningkatnya produksi bakteri penyebab jerawat yang bernama propionibacterium acnes.

5. Produk Perawatan Rambut yang Kurang Tepat

Jerawat sering muncul di area yang sama, khususnya di bagian dahi atau punggung? Penyebabnya bisa saja karena penggunaan produk hair styling dan perawatan yang dikenakan kurang tepat. Biasanya, kandungan tertentu yang tidak cocok dengan kulit akan memicu terjadinya reaksi alergi pada kulit. Untuk mengatasinya, bisa menggunakan produk-produk dengan klaim vegan atau yang berbahan natural dan organik. Selain itu, tuntas dalam membilas sisa sampo, conditioner, dan hair oil juga bisa menjadi salah satu cara untuk menghindari terjadinya kemunculan jerawat di area yang sama.

Baca Juga: Ragam Suplemen yang Bagus untuk Kesehatan Kulit, Bahkan Bisa Mencegah Jerawat

Mulai sekarang tidak perlu bingung dengan jerawat yang mengganggu lagi kan? Semoga informasi ini bermanfaat.

Artikel Selanjutnya
Review: Clinique Dramatically Different Hydrating Jelly, Pelembap yang Ringan dan Cepat Meresap
Artikel Selanjutnya
Mengenal Moonshot, Brand Kecantikan Korea dari YG Entertainment
: