Sukses

Beauty

Tren Kecantikan Holistik: Bahagia Ternyata Jadi Salah Satu Kunci Kulit Sehat!

Fimela.com, Jakarta Di sepanjang tahun 2018, sepertinya sudah tidak terhitung lagi ada begitu banyak tren perawatan kulit yang muncul. Sebagian besar perawatan kulit ini umumnya berasal dari Asia yang mana lebih didominasi oleh penggunaan produk berbahan alami atau organik. Namun, selain dua hal tersebut, ada pula tren kecantikan yang menghubungkan dengan gaya hidup sehat, yakni kecantikan holistik. Lantas, apa sih makna dari tren kecantikan holistik dan hal seperti apa yang menjadikan kecantikan holistik berbeda dari tren kecantikan lainnya? Simak pembahasannya di bawah ini, yuk!

Tren Kecantikan Holistik

Holistik atau pandangan holisme sendiri berasal dari bahasa Yunani, yakni ‘holos’ yang berarti menyeluruh. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, holistik bisa diartikan sebagai cara pendekatan terhadap suatu masalah atau gejala dengan memkamung masalah atau gejala tersebut sebagai suatu kesatuan yang utuh. Dalam tren kecantikan holistik, sisi kecantikan dilihat secara keseluruhan, tidak hanya dari faktor luarnya saja, tapi juga dari dalam. Tren kecantikan holistik mempertimbangkan keutuhan akan kesehatan tubuh, pikiran, dan jiwa sebagai tiga area terpisah. Meski demikian, ketiga aspek tersebut jika disatukan dapat membentuk diri manusia jadi lebih bahagia dan sehat.

Ketika merasa bahagia, kulit pun akan ikut bersinar karena kulit mencerminkan apa yang ada di dalam diri seseorang. Menurut dr. Mariano Spiezia, kulit manusia adalah organ yang ‘hidup’ dengan koneksi mendalam pada jaringan serta metabolisme tubuh. Singkatnya, kesehatan tubuh sangat berpengaruh dengan kondisi kecantikan kulit.

Baca Juga: Produk Alami dan Produk Organik, Apa Bedanya?

2 dari 2 halaman

Adakah Kaitan antara Tren Kecantikan Holistik dengan Perawatan Kulit Berbahan Alami?

Jika tren kecantikan holistik juga melibatkan kesehatan tubuh sebagai faktor penting untuk mendapatkan kulit yang sehat, apakah ini ada kaitannya dengan perawatan kulit berbasis bahan alami atau organik? Ternyata, menggunakan produk skin care berbahan alami atau organik merupakan bagian dari mewujudkan tren kecantikan holistik. Di dalam pkamungan holistik, salah satu hal yang paling mendasar adalah saat kamu secara sadar membuat pilihan yang menguntungkan diri sendiri atas dasar kesehatan dan kesadaran bahwa tubuh adalah rumah yang perlu dijaga.

Tak hanya itu, kamu juga memikirkan pandangan lebih besar atas produk-produk yang digunakan. Jika kamu menggunakan produk berbahan alami atau organik, di mana bahan bakunya ditanam? Bagaimana tahapan proses pembuatannya? Sahabat Fimela juga akan mempertimbangkan faktor manusia, ketika harus bekerja dan memanen bahan alami tersebut. Apakah mereka dibayar adil untuk pekerjaan mereka? Atau, apakah faktor manusia mempengaruhi kualitas bahan?

Jika ingin menjalani rutinitas kecantikan holistik, kamu dapat memulainya dengan rajin memeriksa bahan kandungan produk yang akan digunakan. Pilihlah produk yang tentu saja menggunakan bahan alami atau organik, bebas dari uji coba pada hewan yang ditkamui dengan logo cruelty free atau sertifikat dari Leaping Bunny, serta mengusung konsep fair trade untuk setiap pekerja yang berkolaborasi bersama untuk menghasilkan produk tersebut. Jangan lupa pula menunjang kecantikan kulit kamu dari dalam. Caranya mudah, kok, yakni dengan selalu mengonsumsi makanan yang sehat dan kaya serat serta nutrisi, seperti buah dan sayuran. Last but not least, jangan lupa tanamkan rasa bahagia di dalam diri, ya!

Baca Juga: Honey Skin, Tren Kecantikan dari Korea yang Tengah Hype di Kalangan Para Pecinta K-Beauty

Artikel Selanjutnya
Tranexamic Acid, Kandungan Skin Care Baru yang Populer di Industri Kecantikan
Artikel Selanjutnya
Alat Kecantikan yang Wajib Dibersihkan dan Diganti Secara Berkala