Sukses

Beauty

Fakta Menarik Tentang Sebum yang Wajib Sahabat Fimela Ketahui

Fimela.com, Jakarta Jika Sahabat Fimela cukup sering membaca artikel atau menonton video seputar perawatan kulit, besar kemungkinan nama sebum sudah tak lagi asing terdengar. Tidak hanya di artikel ataupun video, kata ini pun dapat dengan mudah ditemukan dalam deskripsi berbagai produk perawatan kulit, terutama produk skin care yang ditujukan untuk pemilik kulit berminyak. Yup, mungkin kamu pun sudah tahu bahwa sebum adalah minyak yang diproduksi oleh wajah. Namun, apakah kamu sudah tahu apa peran sebum untuk kulit dan apa yang membuat produksi sebum meningkat? Agar tahu lebih jauh mengenai sebum, coba simak penjelasannya berikut, yuk!

2 dari 2 halaman

Bagaimana Sebum Diproduksi?

Sebum diproduksi oleh sebaceous glands, atau kelenjar minyak, dan berperan membantu menjaga kulit dan rambut tetap lembap. Komponennya sendiri terdiri dari triglycerides, free fatty acids, wax esters, squalene, cholesterol esters, dan kolesterol. Namun, perlu kamu ketahui juga, nih, kalau minyak yang terdapat pada permukaan kulit kamu tidak hanya terdiri dari sebum, namun juga terdiri dari sel-sel kulit, keringat, dan debu atau kotoran dari lingkungan luar.

Another fun fact, walaupun kerap muncul di area T-zone (dahi dan hidung), namun ternyata kelenjar minyak yang memproduksi sebum sebenarnya dapat ditemukan hampir di seluruh tubuh, kecuali di telapak tangan dan kaki. Namun, memang konsentrasi kelenjar minyak terbanyak terdapat di area wajah dan punggung, sehingga kebanyakan kelenjar minyak juga ‘tersambung’ dengan folikel rambut.

Baca juga: Cara Mengurangi Minyak Berlebih di Wajah dengan Memanfaatkan 5 Bahan Alami. Cobain Yuk!

Kenapa Sebum Bisa Menyebabkan Jerawat?

Walaupun mungkin kamu sebal dengan kehadiran sebum yang ‘mengundang’ jerawat atau komedo, sebum juga memiliki peran lain untuk kulit, di antaranya adalah menjaga kelembapan, fleksibilitas kulit, dan juga bekerja sebagai pelindung kulit dari bakteri. Nah, sekarang mungkin kamu bertanya-tanya, kalau memiliki banyak manfaat, lantas kenapa sebum juga digadangkan sebagai penyebab jerawat? Jawabannya adalah karena tergantung dari jumlah yang diproduksi. Seperti ungkapan klasik, ‘segala sesuatu yang berlebihan memang tidak pernah baik’. Saat produksinya terlalu banyak, sebum akan menyumbat pori-pori dan menyatu dengan berbagai macam kotoran. Jika dibiarkan terus menerus, akhirnya timbul jerawat.

Meningkatnya produksi sebum bisa juga dipengaruhi oleh banyak faktor, mulai dari hormon (inilah kenapa saat pubertas, dimana hormon bekerja lebih aktif, identik dengan jerawat), kondisi kesehatan, serta konsumsi beberapa jenis obat-obatan tertentu. Namun, tenang saja, karena produk sebum akan semakin menurun sejak kamu berusia 20 tahun. Sebaliknya, tubuh kamu juga bisa memproduksi sebum yang terlalu sedikit. Saat produksi sebum terlalu sedikit, kulit pun akan jadi kering, bahkan mungkin memerah dan mengelupas. Penyebab menurunnya produksi sebum bisa meliputi penggunaan skin care yang kurang sesuai, over-exfoliating, cuaca, dan berbagai faktor lainnya.

Baca juga: Beberapa Jenis Kandungan Pada Produk Skin Care yang Perlu Dihindari Oleh Pemilik Kulit Berminyak

Loading
Artikel Selanjutnya
Rekomendasi 7 Produk Skin Care yang Disarankan Para Dermatolog untuk Kulit Kemerahan
Artikel Selanjutnya
5 Produk Skin Care Alami untuk Atasi Jerawat yang Aman untuk Ibu Hamil