Sukses

Beauty

Manfaat Face Oil untuk Merawat Kesehatan Kulit

Fimela.com, Jakarta Sejak awal tahun 2018, tren penggunaan semakin meningkat. Sejalan dengan hal tersebut, semakin banyak pula brand kecantikan yang menawarkan face oil. Mulai dari rosehip oil, argan oil, grapeseed oil, dan masih banyak lagi. Selain menawarkan produk dengan kandungan alami, salah satu alasan lain di balik kepopuleran face oil adalah deretan ulasan positif yang diberikan oleh para penggunanya. Bahkan, tak sedikit pula yang merasakan perbedaan signifikan pada kulitnya setelah menggunakan produk tersebut. Nah, jika penasaran bagaimana cara kerja face oil pada kulit, berikut penjelasannya.

Baca juga: 5 Face Oil Ini yang Populer di Internet. Ada yang Ingin kamu Coba?

Pengertian Face Oil

Face oil termasuk sebagai salah satu jenis skin care yang datang dalam bentuk minyak. Tekstur minyaknya pun tidak semua sama; ada yang kental dan ada pula yang ringan. Meskipun namanya face oil. pada kenyataannya produk ini juga dapat digunakan pada area tubuh manapun. Face oil sendiri umumnya berasal dari minyak nabati, seperti minyak dari tumbuhan yang disertai dengan aroma tertentu (lavender oil, citrus oil, lemongrass oil), tumbuhan tanpa aroma (argan oil, rosehip oil, squalane oil), atau dari synthetic oil seperti mineral oil.

Baca juga: Untuk Dapatkan Hasil Maksimal, Ini Cara Tepat Mengaplikasikan Face Oil Menurut Para Ahli

Manfaat Face Oil dan Perbedaannya dengan Krim Pelembap

Saat face oil diaplikasikan pada kulit yang bersih, minyak langsung terserap ke dalam lapisan teratas epidermis dan akan langsung bekerja. Dilansir dari situs Paula’s Choice, ‘tugas’ utama face oil pada kulit adalah sebagai emollient; yakni melembutkan, menghaluskan, sekaligus memperkuat barrier kulit. Face oil juga akan menggantikan minyak yang hilang karena faktor usia dan lingkungan. Nah, karena langsung terserap dan bekerja, efek yang dirasakan dari penggunaan face oil pun tergolong instan. Jadi, itulah alasan mengapa face oil kerap jadi andalan bagi para pemilik kulit kering.

Berbeda dengan face oil, mayoritas pelembap berupa krim dan losion terbuat dari wax dan air. Campuran minyak di dalamnya sangat sedikit sekali. Wax diketahui bekerja membentuk lapisan occlusive pada kulit yang mana akan menahan kelembapan. Walaupun hal ini tentu bermanfaat, residu wax rupanya berpotensi menyumbat pori-pori dan lapisan occlusive yang mengunci kelembapan dapat menghalangi komponen minyak dalam pelembap (yang membawa nutrisi dan paling banyak manfaat) untuk terserap ke dalam kulit.Nah, itu dia alasan yang membuat face oil dapat bekerja efektif dalam merawat kulit. Apabila kamu memiliki kulit yang kering, penggunaan face oil tentu dapat memberikan manfaat besar. Namun, apabila Sahabat Fimela memiliki kulit berminyak sekalipun, tetap ada banyak pilihan face oil yang menarik untuk dicoba. Lagi pula, kulit berminyak kan juga butuh pelembap! Pssst, jangan lupa pula untuk face oil yang sesuai dengan jenis kulit agar bisa mendapatkan manfaat yang maksimal.

Lihat juga: Local Highlight: 5 Pilihan Face Oil Lokal

Loading
Artikel Selanjutnya
Rekomendasi Produk untuk Menghindari Kerusakan Kulit Akibat Blue Light
Artikel Selanjutnya
Manfaat Kayu Manis untuk Mengatasi Jerawat Hingga Membuat Bibir Bervolume