Sukses

Beauty

Apakah Triple Cleansing Aman untuk Semua Jenis Kulit? Ini Dia Jawabannya!

Fimela.com, Jakarta Membersihkan wajah adalah langkah penting dalam rutinitas perawatan kulit yang paling dasar. Seperti halnya rambut atau bagian tubuh lainnya, kulitmu terutama kulit wajah harus dijaga kebersihannya agar terhindar dari masalah kulit seperti jerawat. Tak hanya itu, tentunya Sahabat Fimela ingin memastikan kulit sudah berada dalam kondisi sebersih mungkin sebelum melapisinya dengan serum, pelembab, dan produk skin care lainnya. Hal inilah yang mendasari munculnya tren triple cleansing, versi lebih ‘mutakhir’ dari double cleansing guna memastikan kondisi kulit telah bebas dari debu, polusi, dan kotoran. Nah, sebetulnya apakah triple cleansing bisa diterapkan untuk semua jenis kulit? Simak pembahasannya di bawah ini, yuk!

Apa Itu Triple Cleansing?

Triple cleansing adalah teknik membersihkan wajah secara menyeluruh yang mencakup tiga langkah, biasanya dimulai dengan micellar water, diikuti dengan oil-based cleanser, dan diakhiri dengan facial wash. Meskipun ada beberapa versi dari triple cleansing, ide keseluruhannya adalah sama: langkah pembersihan tambahan diklaim akan jauh lebih efektif dalam menghilangkan kotoran dari kulit serta memungkinkan penetrasi lebih dalam dari produk apa pun yang diterapkan selanjutnya. Tak hanya itu, triple cleansing juga diklaim dapat membantu mengurangi kemungkinan berjerawat atau pori-pori yang tampak besar.

Baca Juga: Mengenal Triple Cleanse, Tahap Membersihkan Wajah untukmu yang Terpapar Polusi Sehari-hari

2 dari 3 halaman

Penerapan Triple Cleansing untuk Semua Jenis Kulit

Lalu, apakah triple cleansing ‘ramah’ dan bisa diterapkan oleh semua jenis kulit? Seperti halnya dalam perawatan kulit pada umumnya, tidak ada aturan ‘saklek’ yang bisa digunakan untuk semua jenis kulit. Seberapa sering kamu harus membersihkan kulit tergantung pada jenis kulit dan juga gaya hidup. Menurut Tara Rao, seorang dokter kulit bersertifikat di New York, bagi yang bekerja di lingkungan yang sangat panas atau kotor, dan menggunakan makeup setiap hari, triple cleansing dapat membantu menghilangkan sisa residu pada kulit. Triple cleansing juga bermanfaat bagi kamu yang tinggal di kota-kota besar karena paling sering terpapar oleh debu, polusi, dan kotoran.

Jika kamu tidak mengalami hal-hal yang telah disebutkan diatas, triple cleansing sebenarnya bisa berbahaya bagi kulit. Menurut Gary Goldenberg, seorang ahli dermatologi, membersihkan wajah secara berlebihan, terutama dengan produk yang salah, dapat menghilangkan kadar minyak normal pada kulit dan menghasilkan kulit yang kering, kusam, dan bahkan teriritasi. Hal ini terutama berlaku bagi para pemilik kulit berminyak. Ketika minyak alami di kulit menghilang, kulit memberikan kompensasi dengan menghasilkan lebih banyak minyak dan menyebabkan siklus jerawat yang tidak pernah berakhir. Jika kamu memiliki jenis kulit kering atau sensitif, triple cleansing juga mungkin tidak tepat untuk kamu. Membersihkan kulit secara berlebihan dapat menyebabkan hilangnya minyak alami yang melembapkan kulit dan menyebabkan kekeringan yang berlebihan. Membersihkan wajah tiga kali berturut-turut juga dapat menyebabkan iritasi untuk jenis kulit sensitif.

Karena itulah, membersihkan wajah dua kali sehari, pagi dan malam, adalah rekomendasi yang umum untuk semua jenis kulit. Beberapa jenis kulit mungkin mendapat manfaat dari triple cleansing, dan beberapa mungkin mendapat manfaat dari membersihkan wajah secara normal. Sekali lagi, kenali jenis kulit kamu dan gaya hidup sehari-hari, sehingga kamu bisa menentukan apakah perlu melakukan triple cleansing atau cukup hanya dengan membersihkan wajah sesuai dengan kebutuhan kulit.

Baca Juga: Cara Memilih Produk untuk Double Cleansing Berdasarkan Jenis Kulit

3 dari 3 halaman

Simak Video Berikut Ini

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Cara Mendapatkan Hasil yang Maksimal dari Skin Care Anti-Aging
Artikel Selanjutnya
5 Kesalahan Membersihkan Makeup Mata yang Sebaiknya Dihindari