Sukses

Beauty

Tips Menentukan Jenis Rambut Berdasarkan Tingkat Porositas

ringkasan

  • Menggunakan wadah berisi air
  • Menggunakan semprotan berisi air

Fimela.com, Jakarta Disebut sebagai mahkota bagi perempuan, rambut tentu memiliki peranan penting yang harus dijaga keindahannya. Walaupun begitu, beberapa perempuan tak bisa mengelak bahwa kerusakan pada rambut bisa saja terjadi, seperti rambut kering dan kasar. Sebenarnya yang harus kamu ketahui terlebih dahulu adalah jenis rambutmu. Selain menentukan jenis rambut dengan melihat ketebalan, tekstur atau bentuknya, Sahabat Fimela juga dapat menentukan jenis rambut dengan melihat tingkat porositasnya.

Dikutip dari Style Craze, memperhatikan tingkat porositas rambut tak hanya membantu kamu untuk membeli produk sesuai jenis rambut, tetapi juga meningkatkan kesehatan rambut secara keseluruhan. Untuk itu, Beauty Journal merangkum beberapa informasi mengenai rambut keropos yang bisa kamu simak berikut ini.

Mengenal porositas rambut

Rambut yang keropos mengacu pada kemampuan rambut untuk menyerap dan mempertahankan kelembapan, warna hingga jenis cairan dalam lapisan kutikula. Rambut dengan tingkat porositas yang rendah, terlihat dari kutikula yang rapat dan cenderung terjepit sehingga menahan masuknya kelembapan rambut. Jenis rambut ini tidak mudah menyerap minyak dan perawatan rambut lainnya sehingga menyebabkan banyak produk menumpuk di kulit kepala. Sedangkan rambut dengan porositas normal dapat menyerap dan mempertahankan jumlah kelembapan dengan tepat. Hal ini memungkinkan rambut terlihat sehat dan tebal. Jenis terakhir merupakan rambut dengan porositas tinggi di mana rambut sangat keropos sehingga membuat kutikula terbuka yang menyebabkan rambut mudah melepaskan kelembapan. Hal ini akan membuat rambut cenderung mudah kusut.

Menguji porositas rambut

Menggunakan wadah berisi air

Ambil beberapa helai rambut dan masukkan ke dalam semangkuk air dengan suhu ruangan. Pastikan helaian rambut bersih dari residu seperti sampo atau bekas perawatan rambut lainnya karena dapat memengaruhi hasil akhirnya. Setelah itu, kamu hanya harus mengamati helaian rambut sekitar 2-4 menit. Jika rambutmu langsung tenggelam ke bawah, artinya rambut memiliki porositas tinggi. Jika tenggelam sangat lambat, itu berarti rambut kamu memiliki porositas normal. Sedangkan rambut yang mengambang di permukaan atau tengah air, menkamukan rambut memiliki porositas rendah.

Menggunakan semprotan berisi air

Pilih seuntai rambut yang akan disemprotkan air. Jika tetesan air duduk di atas permukaaan rambut dan membentuk manik-manik, itu artinya kamu memiliki porositas rendah. Jika air terserap dengan cepat, menkamukan rambut memiliki porositas yang tinggi. Sedangkan jika air terus berada di permukaan rambut selama beberapa saat lalu kemudian terserap, itu mendkamukan rambut yang normal.

 

Perawatan rambut sesuai tingkat porositas

Rambut dengan porositas rendah: Rambut dengan jenis ini memiliki ketahanan terhadap kelembapan, oleh karena itu gunakan produk pelembap seperti minyak argan, minyak kelapa atau minyak jojoba. Untuk hasil terbaik, panaskan minyak terlebih dahulu selama beberapa detik sebelum memijatnya ke kulit kepala. Masker rambut yang mengandung avokad, pisang dan minyak zaitun juga dapat membantu merawat rambut jenis ini.

Rambut dengan porositas normal: Dengan jumlah kelembapan yang seimbang, rambut akan tetap merespons dengan baik bahan-bahan seperti pewarna rambut dan perawatan kimia lainnya. Namun, perlu diingat untuk tidak terlalu sering menggunakan bahan kimia untuk menghindari kerusakan berlebih yang menyebabkan kerontokan.

Rambut dengan porositas tinggi: Rambut jenis ini membutuhkan perawatan ekstra karena rentan terhadap kerusakan, kekeringan dan rambut yang cenderung kusut. Sebagai alternatif, gunakan kondisioner tanpa bilas untuk mempertahankan kelembapan dan mencegah rambut mengering sekaligus. Pijat kulit kepala dengan minyak jojoba, minyak zaitun, minyak alpukat atau minyak kelapa. Sebaiknya, hindari menggunakan alat penata rambut yang bersuhu tinggi, hairspray atau serum rambut.

Baca juga: Rambut Bercabang Mengganggu Penampilan? Ikuti Cara Mudah Berikut Ini!

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with Fimela

Loading
Artikel Selanjutnya
Perawatan Kulit untuk Calon Pengantin yang Sebulan Lagi Menikah
Artikel Selanjutnya
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Menggunakan Skincare Berkandungan Benzoyl Peroxide