Sukses

Beauty

Jenis Vitamin yang Harus Dikonsumsi Sesuai Masalah Kulitmu

ringkasan

  • Jerawat – Vitamin A, Zinc, dan Probiotik
  • Garis-garis Halus dan Kehilangan Elastisitas Kulit – Vitamin A dan Peptida
  • Kantung Mata yang Gelap – Vitamin B dan Melatonin

Fimela.com, Jakarta Memiliki kulit serta rambut yang cantik dan sehat tentunya menjadi dambaan bagi para perempuan. Karena itulah, para perempuan gencar melakukan berbagai perawatan demi mendapatkan hasil yang diinginkan, mulai dari pergi ke klinik kecantikan hingga merogoh kocek dalam-dalam untuk membeli produk kecantikan yang ampuh. Namun, tak hanya merawat kulit dari luar dengan perawatan kulit atau produk kecantikan, rupanya kamu juga perlu menjaga kecantikan dengan mengonsumsi vitamin yang dibutuhkan untuk kulit dan rambut. Apa saja vitamin yang dibutuhkan? Yuk, simak di bawah ini!

Jerawat – Vitamin A, Zinc, dan Probiotik

Menurut ahli dermatologi, Dr. Papri Sarkar, pemilik kulit berjerawat atau acne-prone perlu ‘berteman’ dengan vitamin A karena telah diketahui dapat menghilangkan jerawat. Jika jerawat kamu sudah tergolong parah, Dr. Sarkar mengatakan bahwa zinc bisa membantu untuk membersihkan pori-pori kamu karena memiliki sifat anti-inflamasi serta bermanfaat untuk penyembuhan luka. Pilihan lainnya bisa dengan memenuhi asupan probiotik. Kondisi bakteri di dalam tubuh yang tidak seimbang bisa menyebabkan peradangan dan memicu jerawat. Karena itulah, probiotik bisa menekan pertumbuhan bakteri yang berdampak pada hilangnya jerawat dari kulit kamu.

Kulit Kering – Vitamin D dan Asam Lemak Omega

Jika memiliki tipe kulit kering bahkan cenderung sangat kering, ahli dermatologi Dr. Sejal Shah mengatakan bahwa perlu meningkatkan asupan vitamin D. Hal ini karena kadar vitamin D yang rendah ternyata berpengaruh pada kadar kelembapan kulit yang juga rendah. Asupan vitamin D juga dapat menormalkan kembali fungsi skin barrier. Asam lemak omega juga merupakan kandungan penting yang diperlukan oleh para pemilik kulit kering. Ketika kulit kamu mengalami kekeringan atau dehidrasi, asam lemak yang terdapat pada lapisan permukaan kulit akan menguap lebih cepat, sehingga kulit yang kering menjadi lebih kering. Asam lemak omega merupakan asam lemak esensial yang dapat membantu menghidrasi kulit dan memperbaiki kerusakan ini.

Baca Juga: Berbagai Masalah Kulit yang Dialami Perempuan Saat Memasuki Masa Menopause

Kerusakan Kulit Akibat Sinar Matahari dan Radikal Bebas – Vitamin C dan E

Seperti yang telah diketahui, sinar matahari merupakan musuh terburuk untuk kulit kamu. Jika kamu sering menderita efek samping dari paparan sinar matahari, Dr. Sarkar menyarankan untuk beralih dari vitamin D ke anti-oksidan kuat yang terdapat pada vitamin C dan E. Anti-oksidan melawan kerusakan akibat radikal bebas, yang disebabkan oleh pencemaran lingkungan dan sinar ultraviolet. Dr. Sarkar juga mengatakan bahwa kombinasi vitamin C dan E yang diaplikasikan secara topikal mungkin lebih efektif karena keduanya bekerja paling baik ketika mereka bersama.

Garis-garis Halus dan Kehilangan Elastisitas Kulit – Vitamin A dan Peptida

Seiring bertambahnya usia, sel kulit pada tubuh kamu tentunya mulai menampakkan tampilan yang berbeda. Saat garis-garis halus dan kerutan mulai muncul, Dr. Sarkar menyarankan agar kamu mulai menggunakan vitamin A topikal, biasanya dalam bentuk retinoid atau retinol, untuk menyamarkan tampilan tersebut. Retinoid telah terbukti menghambat enzim yang memecah kolagen untuk menjaga kadar kolagen di kulit, sedangkan retinol meningkatkan sel-sel yang membuat kolagen. Dokter bedah plastik, Dr. Javad Sajan, MD, mengatakan bahwa seiring bertambahnya usia, kulit kamu mulai kehilangan ketebalannya seiring dengan berkurangnya kolagen. Selain vitamin A, juga bisa dipenuhi asupan peptida, yang dapat membantu tubuh untuk memproduksi kolagen dan mengembalikan cahaya kulit alami.

Kantung Mata yang Gelap – Vitamin B dan Melatonin

Ahli estetika untuk brand Jane Iredale, Hannah Hatcher, menjelaskan bahwa kantung mata yang gelap biasanya disebabkan oleh salah satu dari dua penyebab, keturunan genetik atau kurang tidur. Jika kantung mata kamu tergolong karena kategori kedua, vitamin B dan melatonin dapat berfungsi sebagai ‘penyelamat’ kamu. Melatonin dapat membantu mengurangi intensitas warna yang gelap pada kantung mata, sementara vitamin B dapat membantu meningkatkan oksigenasi di sekitar mata, yang bermanfaat jika memiliki pembuluh darah bocor karena faktor genetika.

Baca Juga: Ragam Masalah Kulit yang Mungkin Dapat Terjadi Jika kamu Kurang Tidur

Simak Video Berikut Ini

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Langkah Praktis Merawat Kulit untuk Dapatkan Tampilan Glass Skin
Artikel Selanjutnya
4 Hal untuk Mencegah Ketiak Iritasi dan Kering Setelah Bercukur