Sukses

Beauty

Mengenal Cryotherapy, Terapi Dingin yang Ampuh Melawan Jerawat hingga Kanker

Fimela.com, Jakarta Mulai dari facial hingga laser, kini banyak perawatan kecantikan yang menawarkan ragam manfaat seperti kulit mulus dan awet muda. Tak dapat dipungkiri, hal ini sejalan dengan perkembangan teknologi yang semakin pesat hingga solusi mempercantik diri pun semakin bervariasi, salah satunya adalah Cryotherapy. Sahabat Fimela mungkin masih asing dengan istilah Cryotherapy, walaupun sebenarnya terapi ini merupakan alternatif selain botox dengan jarum. Untuk lebih jelasnya, yuk lihat penjelasan Cryotherapy di bawah ini.

Penjelasan Cryotherapy

Cryotherapy atau dikenal dengan terapi dingin merupakan serangkaian terapi yang menempatkan tubuh pada ruangan dingin dibawah 0 derajat selama beberapa saat. Cryotherapy menggunakan gas nitrogen dingin dan ditempatkan pada area badan sesuai kebutuhanmu. Jika ditargetkan untuk perawatan wajah, maka terapi ini disebut Cryotherapy facial, sedangkan pada bagian tubuh, dinamakan whole-body cryotherapy.

Dokter yang berbeda memungkinkan perawatan Cryotherapy yang berbeda pula walaupun dengan pendekatan yang sama. Cryotherapy bisa dilakukan dengan menyoroti wajah menggunakan laser atau tabung khusus Cryotherapy yang biasanya digunakan untuk bagian tubuh. Wajah akan diuapi selama beberapa menit dan memfokuskan pada bagian jerawat atau bagian tubuh yang bermasalah.

Cara Kerja Cryotherapy

Perawatan Cryotherapy pada bagian wajah dilakukan dengan menargetkan bagian wajah, kulit kepala hingga leher dengan udara dingin secara spesifik. Ketika terkena suhu beku, area wajah akan memicu penyembuhan alami dari dalam tubuh yang kemudian menghasilkan lebih banyak kolagen hingga lima kali lipat. Pada saat yang sama, tubuh akan memberi sinyal ke otak untuk melepaskan hormon seperti adrenalin dan endorfin untuk merangsang organ-organ termasuk mengeluarkan racun-racun sekaligus mengencangkan kulit. Cryotherapy pada bagian tubuh juga dipercaya mampu membekukan sel-sel kanker, meredakan nyeri otot dan memperbaiki sirkulasi darah.

Manfaat Cryotherapy

Meningkatkan sirkulasi darah

Udara dingin yang intens membuat pembuluh darah kamu berkontraksi dan berkembang. Hal ini yang kemudian menyebabkan peningkatan aliran darah ke kulit sehingga membuatnya terlihat sehat dan lembut.

Mengurangi jerawat

Pada sebuah penelitian dinyatakan bahwa suhu -8’C membuat kelenjar sebaceous tak dapat bekerja dengan baik, sehingga mengurangi jumlah sebum. Artinya, Cryotherapy dapat membuat sebum berlebih penyebab jerawat dapat teratasi

Mengencangkan pori-pori

Suhu yang dingin pada Cryotherapy juga dapat mengencangkan pori-pori karena mencegah akumulasi bakteri yang masuk dalam pori-pori.

Mengatasi migrain

Ketika bagian kepala dimasukkan dalam tabung dengan suhu dingin yang ekstrem, efeknya akan mengenai carotid arteri di leher sehingga meringankan gejala sakit pada kepala.

Mengurangi gejala kanker

Suhu dingin yang mencapai -18 derajat celcius dipercaya dapat membekukan sel-sel kanker dan menghancurkan jaringan tidak normal pada suhu dingin. Hal ini pula yang kemudian membuktikan dapat memperpanjang pasien kanker hingga memiliki kemungkinan sembuh.

Efek samping Cryotherapy

Risiko paling signifikan dari terapi ini adalah sesak napas karena bagian wajah atau tubuh yang dimasukkan pada tabung berisi uap nitrogen. Belum lagi, daerah yang tertutup tersebut menyebabkan seseorang kekurangan oksigen hingga kehilangan kesadaran. Selain itu, Cryotherapy juga berpotensi menyebabkan kemerahan pada wajah, mati rasa, tekanan darah tinggi dan kejang.Tertarik mencoba terapi ini? Tentu kamu harus melakukan sesi konsultasi terlebih dahulu dengan ahli medi. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui kondisi tubuh kamu, serta keefektifan terapi dalam mengatasi masalah yang tengah dialami.

Baca juga: Ragam Tindakan Treatment Wajah Tanpa Operasi untuk Atasi Berbagai Masalah Kulit

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
5 Penyebab Gatal di Area Wajah yang Perlu Diketahui
Artikel Selanjutnya
Tips Memilih Sunscreen yang Tepat agar Tidak Memicu Jerawat