Sukses

Beauty

5 Tips Memanfaatkan Sampel Produk Kecantikan agar Tak Terbuang Sia-sia

ringkasan

  • Perhatikan tanggal kedaluwarsa produk
  • Jangan sobek kemasan sampel
  • Keluarkan isi produk dengan bantuan

Fimela.com, Jakarta Siapa sih yang nggak suka dengan sampel kosmetik? Baik sampel skin care, makeup, sampo, sabun, body lotion–apapun, kerap membuat siapapun senang. Namanya juga produk gratis, ya, nggak? Biasanya, sampel bisa didapatkan dari pembelian produk sebagai bonus atau dari beauty assisant di toko. Nah, walau menyenangkan untuk didapatkan, tak jarang sampel-sampel yang kamu dapatkan ini berujung menumpuk dan tidak terpakai. Agar bisa dimanfaatkan dengan maksimal, intip tips berikut, yuk!

1. Perhatikan tanggal kedaluwarsa produk

Jika kamu beruntung dan mendapatkan sampel dengan detail tanggal kedaluwarsa, maka tips ini bisa kamu lewatkan. Namun, seringnya produk sampel hadir tanpa tanggal kedaluwarsa. Nah, yang perlu kamu lakukan adalah menanyakan tanggal kedaluwarsa pada beauty assitant (jika kamu mendapatkan sampel langsung) atau mencatat tanggal kamu menerima produk tersebut. Sering terjadi kan, kamu mendapatkan sampel, lalu 'sayang' untuk menggunakannya, tahu-tahu sudah beberapa tahun saja sampel itu tersimpan! Untuk lebih amannya lagi, segera gunakan sampel saat kamu mendapatkannya.

Baca juga: Serba-serbi Masa Berlaku dan Tanggal Kedaluwarsa Kosmetik

2. Jangan sobek kemasan sampel

Bentuk sampel yang paling sering diberikan adalah dalam bentuk sachet kecil yang perlu kamu robek. Padahal, seringkali isinya cukup untuk lebih dari sekali pemakaian. Kalau sudah disobek, alhasil akan sulit untuk menyimpannya kembali karena bisa saja tumpah atau terpapar bakteri. Nah, yang bisa kamu lakukan adalah memanfaatkan jarum atau peniti untuk menusuk bagian depan sachet tersebut (sebaiknya di sudut). Melalui lubang tusukan jarum tersebut, kamu bisa mengeluarkan produk sedikit demi sedikit tanpa perlu khawatir isi sachet akan tumpah atau terpapar bakteri.

Catatan penting: gunakan isi produk sampel secukupnya, jangan sampai karena kamu merasa 'sayang' lantas kamu menghabiskan isi sampel dalam satu kali pemakaian. Pemakaian produk berlebihan justru dapat membuat produk bekerja tidak efektif, bahkan menyebabkan masalah pada kulit kamu.

Tips Lainnya

3. Pindahkan isi sampel

Jika sampel yang dimiliki berukuran lumayan besar, namun berbentuk sachet, atau kamu sudah terlanjur menyobek sachet sampel, yang bisa kamu lakukan untuk membuat produk semaksimal mungkin adalah memindahkannya ke tempat lain. Beberapa opsi tempat yang bisa kamu gunakan adalah jar bekas skin care kosong atau tempat soft lens seperti yang dilakukan beauty blogger TwoToSkinCare pada foto di atas.

Dengan memindahkan produk, kamu akan terhindar dari risiko produk mengering atau tumpah. Namun, tentu kamu perlu memastikan proses pemindahan produk higienis dan jangan lupa untuk mencatat tanggal kedaluwarsa produk, ya. Oh, iya, agar kamu mendapatkan isi produk semaksimal mungkin, cobalah untuk menggunting seluruh sisi sachet sehingga kamu bisa mengeruk produk yang menempel di bagian dalamnya.

4. Keluarkan isi produk dengan bantuan

Sampel yang datang dalam kemasan tube atau botol-botol mini tentu jauh lebih praktis ketimbang sachet. Kekurangannya, terkadang isi produk sulit keluar, terutama untuk produk yang teksturnya lebih thick. Jangan menyerah dulu dan langsung membuang sampel saat produk tak keluar, karena kamu bisa memanfaatkan tusuk gigi atau cotton bud untuk 'menyekop' produk keluar. Untuk produk dengan bentuk tube, kamu juga bisa mengguntingnya menjadi dua untuk mengeluarkan sisa produk.

5. Gunakan sampel saat dibutuhkan

Sebaik-baiknya sih memang gunakan sampel sesegera mungkin, untuk menghindari kemungkinan sampel memiliki tanggal kedaluwarsa cepat. Namun jika tidak memungkinkan, misalnya kamu sedang menjalani perawatan dokter, sebaiknya hindari membuka kemasan sampe sampai kamu akan menggunakannya, termasuk untuk kemasan botol, jar, dan tube. Meski kamu mungkin penasaran, membuka produk akan membuat proses kedaluwarsa lebih cepat, plus berpotensi menyebabkan bakteri masuk ke dalam produk. Fyi, kalau kamu tak tahu kapan harus membuka sampel produk atau belum tega untuk menggunakannya sehari-hari, kemasannya yang ringkas bisa jadi opsi sempurna untuk dibawa travelling, lho!

Baca juga: Berbagai Penyebab Produk Kosmetik Kedaluwarsa Lebih Cepat Menurut FDA

#Growfearless with Fimela

Loading
Artikel Selanjutnya
4 Hal untuk Mencegah Ketiak Iritasi dan Kering Setelah Bercukur
Artikel Selanjutnya
Mengenal Jenis Pelembap dan Manfaatnya untuk Semua Tipe Kulit