Sukses

Beauty

Mengenal Sebaceous Filaments: Bintik Hitam yang Disangka Komedo

Fimela.com, Jakarta Sudah mencoba berbagai perawatan untuk komedo, tetapi blackheads tak kunjung hilang? Coba cek sekali lagi, jangan-jangan selama ini kamu berhadapan dengan sebaceous filaments. Meski memiliki penampilan yang serupa, sebenarnya dua kondisi kulit ini cukup berbeda, lho! Agar tidak salah penanganan, yuk cari tahu lebih lanjut seputar kondisi ini.

Apa itu sebaceous filaments?

Dari segi tampilan, sebaceous filaments dan blackheads memiliki tampilan yang mirip. Namun, dua kondisi ini ternyata berbeda. Blackheads merupakan benjolan kecil pada permukaan kulit yang disebabkan oleh pori-pori atau folikel rambut yang tersumbat. Kondisi ini dapat terjadi jika kamu memiliki pori-pori terbuka yang tersumbat oleh sebum, sel kulit mati, atau bakteri. Kemudian, sumbatan ini terpapar udara dan mengalami oksidasi, sehingga warnanya berubah jadi kehitaman. Inilah yang membuatnya disebut dengan istilah blackheads.

Berbeda dengan blackheads, sebaceous filaments bukanlah sebuah masalah kulit yang perlu disingkirkan. Bahkan, sebenarnya kondisi ini tergolong normal. Sebaceous filaments merupakan partikel yang dirilis oleh kelenjar minyak. Partikel ini diperlukan untuk mendistribusikan sebum ke permukaan kulit melalui folikel rambut, tujuannya adalah untuk menjaga kulit agar tetap lembap dan fleksibel. Nah, saat menumpuk dalam jumlah yang banyak, partikel ini memiliki tampilan menyerupai blackheads. Namun, saat jumlahnya sedikit, sebaceous filaments berwarna kekuningan atau keabuan. Hal lain yang membedakan blackheads dengan sebaceous filaments adalah bentuknya yang rata dengan permukaan kulit.

Sebaceous filaments mungkin terjadi pada siapa saja. Kondisi ini umumnya terjadi pada area sekitar hidung dan dagu karena pada dua area itulah kelenjar minyak banyak berada.

Bagaimana cara mengatasi sebaceous filaments?

Keberadaan sebaceous filaments sebenarnya tergolong normal dan tidak menyebabkan dampak buruk bagi kulit. Kondisi ini juga tidak bisa dihilangkan karena akan terus-terusan muncul secara alami. Maka itu, kamu hanya bisa meminimalisir tampilannya saja.Ada beberapa cara yang dapat kamu lakukan untuk membantu meminimalisir tampilan sebaceous filaments. Cara pertama adalah dengan melakukan ekstraksi. Namun, prosedur ini wajib dilakukan oleh profesional karena berisiko menyebabkan efek samping seperti iritasi dan menimbulkan bekas luka. Setelah melakukan ekstraksi pun, sebaceous filaments akan tetap muncul.

Cara kedua adalah dengan melakukan pencegahan. Mulai dari eksfoliasi secara rutin, menggunakan masker untuk menyerap sebum, hingga menggunakan pelembap yang meminimalisir produksi sebum.

Baca juga: Tips Mudah untuk Menghilangkan Blackheads di Area Wajahmu

#GrowFearLess with Fimela

Loading
Artikel Selanjutnya
Blackheads Gagal Terangkat Strip Pore, Tandanya Bukan Komedo
Artikel Selanjutnya
Tips Menghilangkan Komedo Tertutup, Masalah Kulit yang Jarang Diketahui