Sukses

Beauty

Fimela Fest 2019: Perjuangan Beauty Influencer Penderita Rosacea

Fimela.com, Jakarta Kulit wajah mulus tanpa noda seperti jerawat biasanya menjadi standar kecantikan bagi seorang perempuan. Berurusan dengan kondisi kulit kronis memang membuat banyak perempuan tidak percaya.

Alhasil, banyak perempuan melakukan berbagai cara untuk menghilangkan noda di kulit wajah tersebut. Mulai dari perawatan dengan harga mahal atau mengedit foto jika ingin mempostingnya di Instagram . Tentu hal ini membuat kita jadi tidak mencintai diri sendiri.

Namun, influencer Lex Gillies percaya diri akan penampilannya. Padahal ia menderita rosacea hampir sepanjang hidupnya. Rosacea sendiri merupakan suatu kondisi yang menyebabkan wajahnya menjadi merah, panas, dan iritasi.

Enam tahun lalu, Lex membuat blog kecantikannya sendiri. Awalnya, dia menggunakan platform untuk berbicara tentang makeup, tetapi kemudian pindah untuk berbagi pengalamannya dengan rosacea dalam upaya untuk menyadarkan perempuan untuk skin positivity.

Setelah fotonya diambil untuk seri Epidermis karya Sophie Harris-Taylor, ia memutuskan untuk memposting gambar itu di Instagram. Namun, postingan tersebut justru dihapus oleh media sosial tersebut.

"Saya bangga tampil dalam proyek yang empowering dan emosional, jadi saya mencoba mengubah posting saya menjadi iklan di Instagram. Saya membayar uang sehingga Instagram akan menunjukkan foto saya kepada orang-orang yang saya pikir mungkin tertarik. Ini adalah sesuatu yang terjadi setiap hari di media sosial," paparnya kepada Refinery29.

Gambar itu langsung ditolak, melihat bahwa itu berisi "gambar yang terlalu fokus pada bagian-bagian tubuh atau menggambarkan hasil sebelum dan sesudah. Hal ini dapat membuat orang merasa buruk tentang kondisi kesehatan mereka."

Marah tentang keputusan yang tidak adil ini, Lex naik banding ke Facebook dan bahkan lebih kecewa dengan tanggapan mereka: "Inilah yang mencegah iklan tayang: Kami tidak mengizinkan iklan yang berfokus pada aspek tubuh seseorang untuk menyoroti kondisi tubuh yang tidak diinginkan atau ideal," ujar perwakilan Facebook kepada Lex.

#undesirablesofinstagram

Rupanya, rosacea dianggap 'undesirable' bahkan lebih mengejutkan lagi, eksim, jerawat dan dermatitis juga termasuk dalam daftar.

Lex mengungkapkan kemarahannya di blogpost hingga lahirlah gerakan#undesirablesofinstagram. Akhirnya banyak perempuan membagikan foto 'undesirable' menggunakan tagar, dengan cepat menjadi sebuah gerakan.

Dari gerakan tersebut, Facebook kemudian menghubungi Lex untuk meminta maaf, dan mereka telah mengubah pedoman periklanan mereka secara permanen.

Yuk ikuti kelas Rexona dengan tema "Create Your Own Personal Goals bersama Rexona Dry Serum bersama Karina Nadila (KOL) dan Anggya Kumala (Sr. Brand Manager Rexona Deodorant) Buruan daftar di sini.  

Simak video berikut

#Growfearless with Fimela

Loading