Sukses

Beauty

Hindari Menggunakan 5 Produk Skincare Berikut di Area Mata

Fimela.com, Jakarta Saat menggunakan suatu produk skincare, mungkin bukan sekali dua kali kamu menemukan instruksi yang berbunyi seperti ini 'hindari area mata'. Mungkin ada dari kamu yang mematuhinya, mungkin ada juga yang tidak.

Namun, tentu ada alasan kenapa suatu produk skin care tidak dianjurkan untuk digunakan di area mata. Bahkan, ada beberapa produk skin care yang tidak boleh digunakan di area mata. Apa saja?

1. Eksfoliator

Alasan utama kenapa aplikasi beberapa produk skin care dianjurkan untuk menghindari area mata adalah karena kulit di area mata 10x lebih tipis ketimbang kulit di area wajah lainnya dan lebih sensitif.Nah, produk skin care yang perlu kamu hindari adalah eksfoliator, baik dalam bentuk physical seperti butiran scrub maupun dalam bentuk chemical seperti AHA dan BHA.

Mengingat cara kerja eksfoliator adalah mendorong pergantian sel kulit dan 'mengikis' lapisan terluar kulit, bisa kamu bayangkan betapa horornya jika kulit di area mata yang sudah tipis ikut tereksfoliasi, kan?

2. Clay mask

Masih karena alasan yang sama, penggunaan clay mask juga bisa berdampak negatif jika diaplikasikan hingga ke area mata. Pada umumnya, clay mask bekerja menyerap kelebihan sebum di kulit dan seringkali menyebabkan rasa 'tertarik' atau kencang di kulit.Oleh karena itu, mengaplikasikan clay mask di area mata dapat membuat kulit makin kering bahkan mempercepat munculnya keriput.

3. Retinol

Area mata adalah salah satu area yang paling cepat menunjukkan tkamu penuaan, sedangkan retinol adalah salah satu kandungan paling efektif untuk atasi tkamu penuaan. Sayangnya, retinol juga identik dengan kandungnanya yang cukup 'keras' di kulit.

Dilansir dati The Klog, kebanyakan eye cream dengan retinol diformulasikan dengan kadar rendah dan dilengkapi dengan kandungan melembapkan untuk melindungi kulit di area mata.Karena sekitar mata tetaplah area sensitif, dermatolog dr. Zeichner merekomendasikan untuk menggunakan retinol dengan kadar rendah, kuantitas kecil, dan frekuensi jarang terlebih dahulu.

Baca juga: Tips Mengatasi dan Mencegah Milia ala YouTuber Korea Ghotamista

4. Obat jerawat

Dilansir dari Bustle, dr. Zeichner mengungkapkan bahwa kandungan salicylic acid dan benzoyl peroxide yang baik untuk jerawat dapat menyebabkan contact dermatitis atau iritasi saat diaplikasikan di area mata.

Bahkan, ia menekankan agar kamu berhati-hati untuk tidak menyentuh area wajah lainnya dengan jari bekas mengaplikasikan obat jerawat, terutama bagi kamu yang memiliki kulit sensitif.

5. Produk dengan kandungan alkohol, parfum, dan minyak

Secara umum, kamu dapat melindungi kulit di area mata dengan menghindari aplikasi produk yang memiliki kandungan berpotensi mengiritasi seperti alkohol atau parfum.Selain itu, kamu juga perlu menghindari produk dengan kandungan minyak yang terlalu tinggi karena hal ini bisa menjadi penyebab timbulnya milia di area mata.

Baca juga: Menggunakan Eyelash Extension Bisa Membuat Area Mata kamu Lebih Awet Muda, Lho!

Simak Video di Bawah Ini

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
7 Pilihan Parfum Aroma Citrus Bagi Penyuka Wewangian Segar
Artikel Selanjutnya
Alasan Retinol Merupakan Kandungan Skincare yang Istimewa