Sukses

Beauty

Menurut Dermatolog, Ini 5 Kebiasaan Buruk yang Kerap Terjadi dalam Perawatan Kecantikan Kulit

 

Fimela.com, Jakarta Saat membuat resolusi jelang pergantian tahun. Apa saja kebiasaan buruk yang harus mulai ditinggalkan di tahun yang baru nanti. Setidaknya mulailah dengan memikirkan apa saja yang dapat membuat diri sendiri menjadi lebih baik. Salah satunya seputar perawatan kecantikan kulit.

Jika kamu sudah puas dengan rutinitas perawatan kulitmu, coba telaah kembali. Adakah dari beberapa rutinitas yang kamu lakukan namun tidak memberikan hasil maksimal? Yuk, mulai dengan merenungkan apa saja kebiasaan yang kerap kamu lakukan. Berikut adalah lima kesalahan umum yang kerap terjadi dan mungkin kamu lakukan juga dalam proses perawatan kecantikan kulit.

1. Selalu mengandalkan produk perawatan dan memiliki gaya hidup yang tidak teratur

Kamu harus memperlakukan kesehatan kulit seperti halnya kesehatan jantung, otak, atau organ tubuh lainnya. Apa yang kamu aplikasikan pada kulit penting untuk diperhatikan, tetapi gaya hidup juga tidak kalah penting. Makan makanan sehat, teratur, berolahraga, dan tidur yang cukup sangatlah bermanfaat bagi kulit, termasuk mengelola stres. Dilansir dari Shape.com ketika kamu merasa stres dan kadar kortisol meningkat, kulit lebih rentan terhadap peradangan dan jerawat. Utamakan gaya hidup sehat terlebih dahulu, baru aplikasikan produk perawatan kecantikan pendamping dengan dosis yang tak berlebihan.

2. Tujuan yang tidak realistis

Pikirkan tentang resolusi Tahun Baru yang sangat klasik yaitu diet dan olahraga. Jangan menetapkan tujuan yang terlalu drastis dan berisiko gagal di tengah jalan. Banyak orang membuat kesalahan yang sama ketika mencoba mengubah kebiasaan perawatan kulit mereka.

Alih-alih memberikan rencana perawatan kulit secara mendadak, ambil satu tujuan sederhana yang bisa kamu lakukan secara rutin dalam beberapa minggu. Misalnya, kamu bisa mulai dengan mengoleskan tabir surya secara rutin setiap hari, kemudian setelah beberapa minggu kamu dapat mulai rajin menggunakan antioksidan untuk melindungi kulit dari polutan dan sinar UV, kemudian menambahkan perawatan wajah dengan kandungan retinol. Kamu tidak akan merasa kewalahan dalam melakukannya serta membuat perbedaan yang baik untuk kesehatan kulitmu.

3. Mengabaikan bagian bawah dagu

Salah satu perintah kulit adalah "Perlakukan tubuh seperti kamu memperlakukan wajah". Begitu banyak orang berusaha keras untuk merawat kulit di wajah mereka sementara mengabaikan kulit di area lain selain wajah. Hanya karena tidak ada yang akan melihat kakimu bukan berarti kulit kaki tidak pantas mendapatkan perawatan.

Jika rutinitas perawatan kecantikan kulit wajah sudah tepat, cobalah menginvestasikan tingkat perawatan yang sama ke bagian tubuh lainnya. Lakukan eksfoliasi siku, lutut, dan tumit serta gunakan pembersih dan pelembap lembut seperti yang kamu lakukan di area wajah.

4. Memilih produk DIY yang salah

Perhatikan apa yang kamu aplikasikan pada kulit ketika menggunakan resep produk DIY. Sangat mudah untuk mengasumsikan bahwa bahan-bahan alami tidak dapat membahayakan kulit, tetapi bukan itu masalahnya. Beberapa bahan kecantikan DIY alami paling umum dapat membuat kulit menjadi lebih buruk setelah menggunakannya.

Sebagai contoh, jus lemon dikatakan membantu menghilangkan noda membandel, tetapi keasaman pada lemon dapat meninggalkan luka bakar di kulit. Salah satu mitos terbesar dalam perawatan kulit adalah bahwa kamu dapat menyiapkan apapun yang ada di dapur untuk meredakan keriput atau jerawat. 

 

5. Mengejar kesempurnaan

Melihat sosok-sosok supermodel atau artis cantik di majalah hingga sosial media tampil dengan kulit prima kerap membuat kita bertanya-tanya. Padahal sudah menjadi rahasia umum banyak iklan produk kecantikan dan filter di media sosial yang mampu menyulap kulit menjadi mulus. Sayangnya kemajuan teknologi ini justru meningkatkan harapan yang tidak realistis tentang penampilan.

Untuk itu sebaiknya kamu tidak membandingkan kondisi kecantikan tubuh dengan orang lain. Tanamkan di dalam pikiran bahwa kesehatan adalah hal yg utama. Pastikan juga kamu rutin melakukan perawatan kecantikan dengan tepat sesuai anjuran dokter ahli.

Penulis: Iffah Nurahmah

#GrowFearless with FIMELA

Loading
Artikel Selanjutnya
Pandemi COVID-19 jadi Saat Tepat Ajarkan Pola Hidup Bersih dan Sehat pada Anak
Artikel Selanjutnya
Jumlah Pendaftar Relawan COVID-19 Capai Angka 15.250 Orang