Sukses

Beauty

L'Oreal Juga Ikut Produksi Hand Sanitizer di Tengah Pandemi Virus Corona

Fimela.com, Jakarta Hand sanitizer menjadi barang yang sangat sulit ditemukan di tengah krisis pandemi virus corona. Bukan hanya di Indonesia, hal serupa pun juga terjadi di negara yang terinfeksi virus corona, termasuk Prancis.

Sebagai langkah untuk memerangi krisis virus corona, L'Oreal menjadi salah satu merek kecantikan yang berusaha memenuhi kebutuhan hand sanitizer. Melansir dari Teen Vogue pada Jumat (20/3/2020) L'oreal sudah menggunakan sejumlah fasilitas perusahaan untuk memproduksi hand sanitizer dan gel hidroalkohol yang menjadi produk paling langka sejak virus corona menjadi sebuah wabah.

Kedua produk ini nantinya akan didistribusikan ke sejumlah tempat yang benar-benar membutuhkan hand sanitizer dan gel hidroalkohol. Seperti rumah sakit, panti jompo, dan apotek yang menjadi mitra L'Oreal di seluruh Eropa.

Selain memproduksi hand sanitizer, L'Oreal pun juga berencana untuk menyumbangkan satu juta euro atau sekitar Rp17 miliar melalui yayasannya untuk membantu mereka yang kesulitan menghadapi pandemi virus corona.

 

Juga menyumbangkan sejumlah uang

Uang ini sendiri akan didistribusikan ke beberapa asosiasi mitra. Mereka pun juga akan mendapatkan perlengkapan kebersihan serta gel hidroalkohol yang digunakan untuk pekerja sosial, relawan, dan tenaga medis.

"Dalam situasi krisis yang luar biasa ini adalah tanggung jawab kita untuk berkontribusi dalam segala cara yang mungkin dilakukan sebagai upaya kolektif," ungkap Jean-Paul Agon, CEO L'oreal.

Melalui gerakan ini, L'Oreal ingin menyampaikan dukungan dan solidaritasnya kepada semua orang yang bergerak untuk memerangi pandemi ini. L'Oreal pun membekukan sementara piutang yang dimilikinya di sejumlah usaha kecil dan menengah hingga situasi menjadi lebih baik.

 

Simak video berikut ini

#changemaker

Loading
Artikel Selanjutnya
Pakai Masker Semalaman, Kunci Rambut Lembut dan Sehat
Artikel Selanjutnya
MUA Kiky Lutan Berbagi Cerita Makeup Aman di Tengah Pandemi Virus Corona