Sukses

Beauty

Mencoba Perawatan Kecantikan dengan Minim Efek Samping

Fimela.com, Jakarta Melakukan perawatan di klinik kecantikan merupakan rutinitas seorang perempuan untuk tampil cantik. Salah satu klinik yang baru saja dibuka dan mengusung dekorasi yang kekinian, Skin Project bisa menjadi pilihanmu. Berdiri pada 21 Juni 2020, Project Skin dipelopori oleh Dr. Deasy Lius, Sp.KK yang sebelumnya telah sukses dengan klinik estetika, BMDERMA. Project Skin memiliki perhatian utama pada perawatan kecantikan menggunakan teknologi Picosure yang diperuntukkan kepada kalangan milenial sekitar 25-45 tahun.

Project Skin akan lebih fokus pada skin revitalization, yang mencakup perawatan acne, bekas jerawat merah, bopeng, flek dan pori-pori besar. Selain itu juga menekankan pada perawatan Anti Aging dimana pasien dapat memilih perawatan dengan mesin atau injectable. Jenis perawatan kecantikan yang ditawarkan Project Skin mencakup konsultasi spesialis dan estetik, facial, laser, anti wrinkle injection, filler injection, other injectable treatment hingga termasuk anti aging treatment.

Tujuan utama dari Project Skin adalah dengan memberikan invasive anti aging treatment secara minimal dengan kualitas teknologi terbaik serta injectable seperti contohnya untuk face contouring. Perawatan yang dilakukan bermanfaat untuk skin revitalization dalam mengembalikan kesehatan kulit, contohnya pada kasus jerawat dan bekas jerawat atau flek pada wajah.

Dengan perawatan kecantikan berkala dan komitmen yang baik, dalam 3-4 bulan pasien akan merasakan manfaatnya serta melihat hasil perawatan yang signifikan. Project Skin berlokasi di Senopati, Jakarta Selatan untuk memudahkan publik dalam mengakses perawatan estetika yang lebih baik.

 

Prosedur perawatan kecantikan di klinik

Sebelum tindakan pasien akan melakukan konsultasi dengan dokter dan diberi penjelasan tentang prosedur apa yang sesungguhnya dibutuhkan pasien, sekaligus manfaat dari perawatan tersebut, termasuk penjelasan jika terdapat kemungkinan efek samping yang akan terjadi. Dengan pre-treatment consultation, diharapkan pasien dapat menilai dengan jernih sebelum mengambil keputusan.

 

Protokoler new normal

Project Skin melakukan protokol new normal sesuai dengan konsensus internasional untuk klinik estetik. Selama fase new normal, jumlah pasien dibatasi dan pasien diwajibkan reservasi dan mengisi health declaration form. Sebelum memasuki area klinik, petugas klinik akan mengukur suhu pasien dan meminta pasien menandatangani health declaration form yang sudah dikirimkan kepada pasien sebelumnya.

Pasien wajib memakai masker ketika datang. Kemudian petugas akan memberikan penutup kepala dan penutup sepatu kepada pasien untuk memasuki area perawatan dan tindakan yang steril. Di dalam klinik, petugas memakai APD berupa masker, baju tertutup, penutup kepala, sepatu khusus dan face shield.

Saat melakukan kontak, petugas akan memakai sarung tangan sekali pakai. Ruangan tindakan dan seluruh permukaan dibersihkan secara berkala menggunakan desinfektan dan lampu UV. Bed dilapisi dengan pelapis sekali pakai untuk setiap pasien.

#changemaker

;
Loading
Artikel Selanjutnya
Makeup New Normal, BLP Beauty Hadirkan Dua Rekomendasi yang Bisa Jadi Pilihan
Artikel Selanjutnya
Gaya Rambut Lurus Terus Diminati, Pilih Produk Smoothing yang Melindungi