Sukses

Beauty

5 Kebiasaan yang Membuat Produk Skincare Tidak Bekerja Secara Optimal

Fimela.com, Jakarta Penggunaan produk skincare bagi perempuan rasanya sudah tidak bisa dipisahkan lagi. Jika dulu produk skincare adalah hal yang sekunder, maka kini sudah menjelma menjadi kebutuhan primer untuk merawat dan mempercantik kulit. Namun, beberapa orang menemukan kejadian bahwa produk skincare ternyata tidak bisa bekerja secara optimal.

Kamu pasti akan merasa heran jika sudah memakai suatu produk secara rutin tetapi tetap tidak menunjukkan hasil yang baik dan perubahan yang signifikkan pada kulit. Hal itu wajar terjadi karena ada beberapa kebiasaan yang mungkin tidak kamu sadari bahwa hal itu membuat kemampuan suatu produk menjadi kurang optimal.

Tentu saja hal ini akan lebih sering menimpa kamu yang menggunakan skincare untuk tujuan tertentu, misalnya untuk menghilangkan jerawat dan mencerahkan kulit sehingga perubahannya akan begitu nampak. Jika tidak ada hasil yang optimal dari produk skincare, maka kamu perlu memerhatikan kebiasaan-kebiasaan berikut ini karena bisa jadi hal itu yang memengaruhi.

Untuk itu, Fimela.com akan mengulas 5 kebiasaan yang membuat produk skincare tidak bekerja secara optimal. Ulasan ini pastinya berguna untuk kamu yang tengah menjalani perawatan produk. Simak ulasan selengkapnya berikut ini.

Penggunaan Produk yang Tidak Sesuai Takaran

Kebiasaan pertama yang menyebabkan produk skincare tidak bekerja secara optimal ialah karena kamu memakainya tidak sesuai takaran. Bisa jadi kamu menggunakannya terlalu sedikit atau terlalu banyak. Kamu perlu tahu bahwa ada beberapa kandungan tertentu pada skincare yang akan beraksi ketika pemakaiannya dilakukan secara berlebihan.

Oleh karena itu, pada saat kamu membeli dan menggunakan skincare, sebaiknya perhatikan takaran pakainya. Biasanya informasi tersebut bisa dilihat dari kemasannya. Tidak perlu terlalu hemat dalam memakai skincare, jika kamu ingin hasil yang maksimal maka ikuti anjuran takaran pakainya.

Mengaplikasikan Pada saat Kulit dalam Kondisi Kering

Berikutnya, kebiasaan yang juga membuat produk skincare tidak dapat bekerja secara optimal ialah ketika produk tersebut diaplikasikan pada kulit yang sedang kering. Perlu kamu tahu bahwa skincare akan bekerja lebih baik ketika diaplikasikan pada kulit yang lembap.

Kulit yang lembap memiliki kemmapuan menyerap yang jauh lebih baik ketimbang kulit kering. Inilah salah satu alasan terdapat aturan 3 detik dalam Korean Skin Care Routine dimana 3 detik pertama setelah mencuci muka dianggap sebagai waktu paling optimal untuk pengaplikasikan skin care agar terserap dengan efektif.

Salah Mengurutkan Pemakaian Skincare

Selanjutnya, kebiasaan yang satu ini meskipun terlihat sepele ternyata sangat memengaruhi kerja dari produk skincare itu sendiri, yakni mengetahui urutan skincare yang benar. Contohnya, apabila kamu menggunakan skincare berbahan dasar minyak sebelum skincare dengan bahan dasar air, tentu saja skincare dengan bahan dasar air alias water-based tidak akan terserap dengan maksimal dan tidak dapat bekerja efektif.

Begitu pula halnya dengan penggunaan skincare setelah sunscreen yang memiliki sifat 'mengunci' apapun yang ada di bawahnya. Maka dari itu, pastikan kamu sudah memakai skincare dengan urutan yang benar agar bahan dan kandungannya dapat secara maksimal menutrisi kulit.

Terburu-buru dalam Melihat Hasil dan Perubahan Pada Kulit

Keempat, kebiasaan lain yang juga membuat kerja produk skincare menjadi tidak optimal ialah pada saat kamu tidak memberikan cukup waktu atau terlalu terburu-buru dalam melihat hasil perubahan pada kulit. Tiap skincare bergantung juga pada kondisi dan kecocokan kulit. Bisa jadi di kulit orang lain bekerja dengan cepat tetapi dikulitmu membutuhkan waktu yang agak lama.

Maka dari itu, jangan terlalu terburu-buru dalam melihat hasilnya. Lakukan saja perawatan secara rutin. Juga jangan terlalu cepat mengambil keputusan untuk berganti-ganti produk karena bisa menyebabkan kulit menjadi iritasi.

Tidak Melakukan Eksfoliasi

Terakhir, kebiasaan yang membuat produk skincare tidak bisa bekerja secara optimal ialah karena kamu jarang melakukan eksfoliasi, baik pada kulit wajah maupun pada kulit tubuh. Kandungan skin care akan terserap oleh kulit melalui pori-pori kulit.

Nah, jika pori-pori dan lapisan kulit teratas saja tertutup oleh kotoran, minyak, serta sel-sel kulit mati, tentu penyerapan kandungan skin care tidak akan efektif. Maka dari itu, untuk memaksimalkan proses penyerapan skin care, pastikan kamu melakukan eksfoliasi secara berkala untuk mengangkat sel-sel kulit mati, kotoran, minyak, dan membuka 'jalan' agar kandungan skin care terserap maksimal.

;
Loading