Sukses

Beauty

Berani Berubah: Miss Cindy, Selebgram yang Pernah Hidup Susah yang Kini Raih Sukses dari Bisnis Kecantikannya

Fimela.com, Jakarta Hidup memang tak bisa ditebak. Seperti yang dialami oleh selebgram, Cindy. Pernah mengalami masa sulit dalam kehidupannya dan berhasil bangkit, kini dengan segala kesuksesannya, ia tak pernah lupa untuk berbagi dengan sesama.

Cindy adalah sosok yang rajin berbagi dengan orang yang membutuhkan. Dengan uluran tangannya ini, ia berharap dapat meringankan sedikit beban hidup masyakarat yang dia bantu.

"Saya punya pengalaman hidup sebagai orang yang tidak punya apa-apa. Saya punya pengalaman tidak enak sekali ketika berada di titik bawah, di rendahkan dan disepelekan," ujar Cindy.

Di masa kecil Cindy memang sudah harus ikut bekerja. Maklum keuangan ibunya pas-pasan. Untuk membayar uang sekolahnya saja, sang ibu harus berhutang ke bank keliling.

Cindy kecil pun terpaksa berjualan gado-gado dan kopi untuk membantu melunasi hutang ibunya ke bank keliling yang dipakai untuk mebayar biaya sekolah.

"Utang ibukku numpuk banyak akhirnya membuatku kerja untuk melunasinya. Jadi ketika di bawah dulu aku bercita-cita ingin bisa jadi orang sukses sehingga bisa bantu banyak orang."

Menyisihkan 50% pendapatannya

Kini kehidupan Cindy sudah berubah total. Cindy meraih kesuksesan berkat usaha kosmetik KF Skin. Ibu satu anak ini juga menjadi Selebgram yang sudah memiliki lebih dari 40.000 followers.

Setelah berhasil bangkit, Cindy pun giat beramal. Dia rela menyisihkan 50 persen penghasilannya tiap bulan untuk berbagi. Sejumlah kegiatan amal sudah direncanakannya.

"Sebenarnya sudah beramal sejak sebelum punya brand, tapi ketika punya brand berbagi saya naik drastis. Saya mau buat 17 masjid dan juga mengadakan 300 bedah rumah. Pokoknya ke depan bagaimanapun saya nanti 50% kehidupan saya untuk berbagi. Selebihnya untuk keluarga dan diri saya sendiri," terang Cindy.

Walau usaha kosmetik Cindy ikut terdampak pandemi Virus corona Covid-19, aksi amalnya tetap berlangsung. Cindy tak mau menguranginya karena melihat justru semakin banyak orang yang membutuhkan bantuan di masa pandemi.

"Tidak ada kaitannya pandemi sama berbagi justru ketika kita dapat masalah dapat musibah, berbagi harus di perbanyak. Bukan karena omset menurun kita tidak berbagi atau mengurangi nilai berbagi. Karena saya yakin berbagi itu meringankan segala beban kita, mensucikan harta harta kita, membantu kita dalam setiap kesulitan. Ketika omset turun yg pertama kali pasti akan saya lakukan adalah perbanyak berbagi saya," imbuh Cindy

#ChangeMaker

;
Loading