Sukses

Health

5 Efek Samping Sering Mengonsumsi Santan Bagi Pemilik Kolesterol Tinggi

Fimela.com, Jakarta Santan adalah cairan yang didapat dari parutan daging kelapa, yang biasanya diolah menjadi aneka lauk atau camilan. Kebanyakan makanan khas Indonesia diolah menggunakan santan kelapa. Contohnya adalah rendang, opor, gulai dan lain-lain. Makanan yang diolah menggunakan santan ini, memiliki rasa yang gurih, lezat dan bikin ketagihan. 

Tapi ternyata mengonsumsi santan berlebih tidak baik untuk kesehatan. Walaupun santan murni dipercaya bisa memberikan manfaat yang baik untuk menurunkan kolesterol, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, meningkatkan sistem kinerja otak dan lain sebagai. Santan kelapa ini memiliki kandungan lemak jenuh yang kurang baik untuk tubuh.

Sebaiknya mengonsumsi santan harus dengan takaran harian yang tepat. Apalagi kalau Sahabat Fimela memiliki kondisi khusus, seperti memiliki kolesterol agar tidak mengalami efek samping yang membahayakan tubuh. Berikut efek samping terlalu sering mengonsumsi santan, serta batasan aman mengonsumsi santan kelapa:

Efek Samping Mengonsumsi Santan

1. Meningkatkan Penyakit Jantung

Efek samping sering mengonsumsi santan yang pertama, yaitu meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Karena dalam santan terkandung lebih dari 50gram lemak jenuh. Lemak jenuh inilah yang membuat kolesterol jahat naik, lalu menimbun plak dan menyumbat pembuluh darah, sehingga menyebabkan penyakit jantung.

2. Meningkatkan Tekanan Darah

Sering mengonsumsi santan juga bisa meningkatkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Karena penyumbatan pembuluh darah akibat kolesterol jahat, maka peredaran darah tidak lancar dan tekanan darah akan terus meningkat.

3. Menyebabkan Asam Lambung

Saat mengonsumsi santan secara berlebihan, maka sistem pencernaan akan terganggu, terutama bagi orang yang memiliki penyakit asam lambung dan maag. Kandungan yang terdapat di dalam santan, membisa meningkatkan produksi gas dan asam di lambung, yang bisa menyebabkan sakit maag dan asam lambung.

4. Diare

Selain asam lambung, sistem pencernaan yang terganggu akibat terlalu banyak mengonsumsi santan, juga bisa menyebabkan penyakit diare. Karena santan juga mengandung banyak serat, yang membuat organ pencernaan susah memadatkan tekstur feses. Diare yang terjadi akan membuat tubuh menjadi dehidrasi dan membahayakn organ lainnya.

5. Memicu Jerawat

Efek samping sering mengonsumsi santan yang terakhir, yaitu bisa menimbulkan masalah pada kulit. Santan kelapa akan memicu kulit wajah jadi lebih berminyak dan muncul banyak jerawat. Untuk itu, hati-hatilah saat mengonsumsi santan kelapa.

Manfaat Santan

Walaupun memiliki efek samping, tapi mengonsumsi santan dalam batas wajar, dipercaya bisa membantu menjaga kesehatan tubuh. Karena santan memiliki kandungan protein, karbohidrat, kalsium, zat besi, vitamin A, vitamin B dan vitamin D. Sehingga santan juga populer di dunia kuliner maupun kesehatan.

Kandungan yang terdapat di dalam santan memiliki senyawa antioksidan. Kandungan ini bisa membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh. Sehingga tubuh terhindar dari paparan radikal bebas dan menghindarkan infeksi akibat virus.

Bahkan menurut sebuah penelitian, mengonsumsi santan juga bisa membantu meningkatkan sistem kinerja otak. Karena kandungan di dalam santan ini memiliki peran untuk melancarkan sistem otak dan daya ingat.

Batas Aman Mengonsumsi Santan

Sebenarnya tidak ada aturan yang pasti untuk mengetahui batas aman mengonsumsi santan. Tetapi bagi orang yang memiliki kondisi khusus, seperti memiliki kolesterol tinggi, riwayat penyakit jantung atau asam lambung, lebih baik menghindari mengonsumsi santan. Agar efek samping tidak terjadi pada tubuh.

Dalam santan murni maupun olahan, memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi yang bisa meningkatkan kadar kolesterol jahat. Kolesterol akan sangat berbahaya dan mengakibatkan serangan jantung. Untuk mencegah efek samping santan, kamu bisa mengonsumsi santan sekitar 60gram perharinya.

Bisa saja kamu mengira-ngira batas konsumsi santan, dengan menghitung jumlah kalori defisit harianmu. Lalu usahakan santan yang dikonsumsi kurang dari 7 persen total kalori harian. Mengonsumsi santan dengan batasan wajar, bisa membuatmu mendapatkan manfaat dari santan.

Follow Official WhatsApp Channel Fimela.com untuk mendapatkan artikel-artikel terkini di sini.

What's On Fimela
Loading