Sukses

Entertainment

Batman, Sukses Box Office Tapi Tragedi di Penayangannya

Next

b1Penayangan perdana “The Dark Knight Rises” di wilayah Aurora, Colorado, Amerika Serikat akan diingat seumur hidup sebagai salah satu insiden berdarah terburuk yang pernah ada. Setelah di tahun 1999 di daerah yang sama mencatat penembakan di SMU Columbine, 20 Juli lalu seseorang yang menganggap dirinya Joker (salah satu musuh terkuat karakter Batman) menembaki puluhan orang di salah satu bioskop di Aurora. Dua belas orang dilaporkan tewas dan puluhan terluka. Tiga orang di antara yang terluka itu adalah warga negara Indonesia.

Saksi mata mengatakan si pelaku, teridentifikasi sebagai James Holmes – seorang mahasiswa kandidat Doktor untuk bidang ilmu syaraf, maju ke layar bioskop dengan mengenakan topeng. Ia kemudian melemparkan bom asap dan mulai menembaki para penonton dengan acak. Sebagian saksi mata awalnya mengaku mereka mengira itu adalah gimmick dari penayangan film ini. Pelaku melarikan diri lewat pintu keluar dan mengarah ke parkiran di belakang bioskop. Di sanalah polisi menangkap si pelaku yang Senin ini segera menjalani sidang pertamanya atas kasus penembakan ini.

Untuk informasi, penembakan saat penayangan sebuah film sebelumnya sempat terjadi saat film “Black Swan” (dibintangi Natalie Portman) diputar di sebuah negara di Eropa Timur. Karakter Joker yang diperankan mendiang Heath Ledger memang menemukan tempat tersendiri di hati para penggemar. Joker yang muncul di film kedua Batman (The Dark Knight, 2008) tercatat sebagai salah satu karakter antagonis terbaik sepanjang masa. Heath juga menerima piala Oscar (postmortem – penerimaan piala oleh individu yang sudah meninggal) karena perannya di film tersebut. Cukup bisa diperdebatkan bila kemudian Joker memiliki penggemar tertentu. Termasuk yang kemudian ‘terinspirasi’ oleh kegilaannya (meski hanya di film).

Next

b2Batman trilogy arahan sutradara jenius Christoper Nolan terbentang selama tujuh tahun. Dimulai dengan “Batman Begins” di tahun 2005 (ikut dibintangi Katie Holmes), seri ini mulai menjadi salah satu yang ditunggu-tunggu kelanjutannya oleh penggemar setia superhero yang berasal dari kota fiktif Gotham ini. Lanjutannya yaitu “The Dark Knight” dibintangi lebih banyak bintang terkenal. Dua musuh Batman muncul di film ini (Two Face dan Joker), meraih delapan nominasi Oscar, dan tercatat sebagai film keduabelas terlaris sepanjang masa dengan perolehan lebih dari 1 miliar dollar di seluruh dunia.

Insiden penembakan di Aurora tentunya mengundang simpati semua pihak. Christoper Nolan, Christian Bale, Anne Hathaway mengirimkan ucapan simpati mereka akan semua pihak yang harus kehilangan keluarga mereka dalam insiden tersebut. Presiden Barack Obama bahkan menangguhkan kampanye kepresidenannya karena insiden itu. Beberapa studio besar di Hollywood juga memutuskan untuk tidak merilis perolehan resmi Box Office hingga waktu yang tidak ditentukan sebagai bentuk simpati atas insiden di Aurora. Warner Brothers sebagai perusahaan film yang menjadi rumah “Batman” juga akhirnya memutuskan untuk membatalkan premier dunia “The Dark Knight Rises” di Prancis, Jepang, dan Meksiko.

Terlepas dari itu, seri terakhir dari Batman Trilogy arahan Christoper Nolan ini diperkirakan akan lebih laris dari film sebelumnya. Bahkan sanggup melewati angka 1 miliar dollar dan melewati kesuksesan perolehan minggu pertama “The Avengers” yang juga mengalami sukses besar itu. Beberapa pemberitaan media asing dan juga lokal menunjukkan bahwa insiden penembakan yang terjadi tidak memengaruhi minat para penonton untuk menyaksikan petualangan terakhir Batman di “The Dark Knight Rises.”

What's On Fimela
Loading
Artikel Selanjutnya
Gaya Fashionable Prilly Latuconsina di Jalanan New York, Busana Super Ketat Jadi Sorotan
Artikel Selanjutnya
Pertama dalam Sejarah, Dokter AS Berhasil Cangkok Jantung Babi ke Manusia