KAPANLAGI NETWORK
MORE

Designer Indonesia Basis Paris, Harry Halim Buka Butik Pertama di Jakarta

Senin, 18 Desember 2017 15:40 Oleh: Wisnu Genu

Pulang ke Jakarta, desainer basis Paris, Harry Halim membuka butik pertamanya yang cukup besar di kawasan Cipete, Jakarta Selatan.

Beberapa waktu lalu, FIMELA menghadiri pembukaan flagship store terbaru fashion desainer muda tanah air basis Paris, Harry Halim. Desainer kelahiran Indonesia ini resmi merilis brand-nya di Singapura setelah lulus dari Lasalle Collage of the Arts tahun 2006, dan sudah masuk dalam show resmi di kalender Paris Fashion Week sejak 2010. "Memang sudah waktunya saya kembali ke tanah air. Saya sudah pergi terlalu lama juga. Banyak klien potensial dan private client saya di Jakarta. Dan ekonomi juga sedang berkembang sangat pesat di Asia," cerita sang designer yang kami jumpai setelah show-nya untuk Digital Fashion Week 2017 edisi Jakarta pertengahan minggu lalu, di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat.

Terkenal dengan rancangan yang seringnya bernuansa kelam, edgy, dan berani, nampak DNA brand Harry Halim memang mengeksplore sisi gelap yang sensual, pada figur perempuan yang tangguh. Rancangannya berani. Perempuan-perempuan Harry Halim tak sungkan mengekspos bagian tubuh dalam pakaian berbahan menerawang, atau memakai sesuatu yang punya detail belahan tinggi yang seksi. Warna hitam dan bahan kulit selalu mendominasi koleksi yang ia tampilkan. Siluet dengan detail seperti kerutan, lilit sampai sobekan pun terlihat indah dalam rancangan yang provokatif. "Selalu ada sisi indah dari sebuah kegelapan itu sendiri. Dan nampaknya ini adalah universe dari brand Harry Halim. Hingga akhirnya menjadi signature saya. Kegelapan, ada sisi misterius, tapi juga punya nuansa romantisnya. Signature ini sebenarnya yang menjaga kehidupan brand saya. Bahkan saat kita patah hati pun sebenarnya ada keindahan di situ, " jelas Harry yang menegaskan bahwa sesuatu yang gelap tak selalu berkonotasi negatif.

Kali ini Harry Halim kembali ke tanah air dengan koleksi Spring Summer 2018 yang sudah ia hadirkan dalam flagship store berukuran 100m2 di bilangan Cipete Jakarta Selatan. Desain butik, yang juga sesuai dengan tone koleksinya - dark dengan sentuhan warna merah darah yang romantik berbaur menghadirkan ambiens toko seperti DNA brand-nya. Koleksi SS 2018 yang diberi nama ‘Les Fleurs du Mall' kembali menghadirkan spirit Harry Halim yang edgy, tapi tetap dengan sentuhan feminin menampilkan bahan menerawang, brokat, sampai bordiran menyerupai kelopak bunga berbahan kulit yang chic. Secara keseluruhan, ini koleksi yang memang diciptakan untuk perempuan yang tak bisa tampil biasa-biasa saja. "Mood-nya memang pertemuan antara romance dan rock and roll, diramu dengan inspirasi punk-goth yang modern. Sebenarnya perempuan Harry Halim selalu begitu. Mereka kuat, itu intinya," tambah Harry.

"Saya sudah meluncurkan koleksi ini di Paris terlebih dahulu. Jadi, saat diundang untuk membuat show dalam rangkaian Digital Fashion Week, kenapa tidak? Apa pun platform marketingnya tak masalah. Yang penting saya menjaga standar saya," tutup Harry soal keterlibatannya di Digital Fashion Week 2017 kemarin. Dimana pengunjung show dan potential clients langsung dijamu dengan sesi belanja pribadi untuk koleksi Spring Summer 2018 ini, langsung seusai show.
(Photo: exclusive)

Komentar Anda
Keep going