KAPANLAGI NETWORK
MORE

Gaya Modern Kain Indonesia dari Danjyo Hyoji, Kleting, Jenahara dan Ardistia New York

Kamis, 24 Agustus 2017 15:35 Oleh: Stanley Dirgapradja

Terobosan terbaru FIMELA.com tahun ini yang masih berkaitan dengan pengolahan kain-kain Indonesia menjadi bagian Peragaan Karya Kreatif UMKM Binaan Bank Indonesia.

Tahun 2017 ini FIMELA kembali berkolaborasi dengan sederet designer Indonesia untuk mengolah kain-kain khas nusantara, yang berasal dari berbagai wilayah. Kolaborasi ini menjadi bagian dari event Peragaan Karya Kreatif UMKM Binaan Bank Indonesia, yang berlangsung 19 Agustus 2017 lalu di JCC Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Peragaan Karya Kreatif UMKM Binaan Bank Indonesia sendiri merupakan bagian dari event tahunan Karya Kreatif Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kain-kain Indonesia, hasil binaan Bank Indonesia, ke tingkat lebih premium. Komitmen Bank Indonesia yang patut diapresiasi, mengingat institusi keuangan nomor satu tanah air ini memiliki semua kapasitas untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan pengrajin dan penghasil kain yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

Untuk FIMELA sendiri, ini menjadi kolaborasi ketiga bersama deretan designer untuk mengolah kain-kain Indonesia. Setelah FIMELAfest 2015 dan 2016, di Batik Fashion Week dan Festival Fashion Kain Nusantara, terlihat minat, dedikasi, dan respon positif dari banyak pihak, tak ayal produksi ini terjadi kembali. And we couldn't be happier. Ini membuktikan, kesadaran industri fashion akan potensi kain-kain Indonesia semakin tinggi. Sekaligus membuka gerbang industri fashion yang lebih menghasilkan, bagi pengrajin-pengrajin kain di daerah. Dan faktanya, agar kain-kain Indonesia punya cerita yang panjang sampai generasi nanti, dibutuhkan kolaborasi dan kerjasama banyak pihak.

Tahun ini, kerjasama itu menggandeng Ardistia New York, Danjyo Hiyoji, Jenahara Black Label, dan KLE. Brand-brand fashion kenamaan yang punya ciri khas masing-masing pastinya. Bagi Danjyo Hiyoji, Jenahara, dan KLE ini bukan yang pertama. Tapi, tetap menarik untuk melihat inovasi-inovasi yang mereka lakukan pada kain-kain yang diberikan.

Ardistia New York mengubah kain tenun Sekomandi dari Sulawesi Barat menjadi koleksi bergaya cukup minimalis, dipengaruhi oleh sudut pandang futuristik. Danjyo Hiyoji melekatkan karakter brand mereka yang hype dan muda pada tenun Donggala, Sulawesi Tengah. Jenahara menabrakkan motif batik Jambi yang penuh falsafah menjadi koleksi modestwear cukup kasual, tapi tetap punya napas edgy. Sementara KLE mengolah Songket Deli dengan napas lebih feminin dan semi formal, dalam warna-warna pastel.

Koleksi-koleksi bergaya modern ini boleh dibilang meningkatkan kualitas pengolaha kain-kain Indonesia, ke tingkat premium. Seperti yang sudah FIMELA lakukan 2 tahun terakhir. Pertemuan talenta design, kesadaran akan trend, dan bahan yang menantang menghasilkan output koleksi ready to wear yang berbicara pada banyak kalangan.

Peragaan Karya Kreatif UMKM Binaan Bank Indonesia

Produksi FIMELA.com

Koreografer: Panca Makmun

Official Makeup: Revlon

Komentar Anda
Keep going