Sukses

Fashion

Keindahan Lurik Duka Luruh Lulu Lutfi Labibi di JFW 2018

Bintang.com, Jakarta Seperti siklus kehidupan yang dialami setiap manusia di dunia terutama kaum hawa, untuk merasakan sakit, senang dan perasaan lainnya, menjadi inspirasi koleksi lurik dari desainer kenamaan Lulu Lutfi Labibi di Jakarta Fashion Week 2018.

Menurut desainer pemenang Lomba Perancang Mode (LPM) 2011 silam tersebut, Duka Luruh memiliki motif-motif lurik yang berbeda-beda yang dirancangnya. Sehingga setiap perempuan yang mengenakannya bisa memiliki banyak pilihan, begitu juga dengan model busana tersebut.

Rancangan batik lurik Lulu Lutfi Labibi di JFW 2018. (Photographer: Daniel Kampua/Bintang.com)

Lulu Lutfi Labibi merancang koleksi Duka Luruh sebanyak 15 look sehingga setiap perempuan yang mengenakannya bisa tampil sesuai dengan karakternya.

Rancangan batik lurik Lulu Lutfi Labibi di JFW 2018. (Photographer: Daniel Kampua/Bintang.com)

Kali ini, kombinasi warna hitam dan merah mendominasi koleksi Duka Luruh Lulu Lutfi Labibi. Baginya, berbagai perasaan sakit membuat ia terinspirasi membuat rancangan tersebut.

Rancangan batik lurik Lulu Lutfi Labibi di JFW 2018. (Photographer: Daniel Kampua/Bintang.com)

"Tema Duka Luruh diambil dari koleksi lurik 2017, ternyata banyak sekali ide-ide kreatif dari hal-hal yang menyakitkan di masa lalu. Pengalaman di masa lalu itu bisa membakar untuk proses kreatif dan rasa sakit bisa menjadi bahan bakar utama inspirasi saya," ucap Lulu Lutfi Labibi saat ditemui Bintang.com di Press Confrence Jakarta Fashion Week 2018, Selasa (24/10/17). 

 

Loading