Sukses

Fashion

Giovanna Battaglia, Bintang Street Style Kesayangan Dolce & Gabbana

majalah vogue, street style

Jakarta Giovanna mengawali kariernya di dunia fashion sebagai model. Mengaku penggemar berat Versace, ia justru melakukan debut sebgai model untuk Dolce and Gabbanna di usia 16.5 tahun.

"Menciptakan look tertentu untuk sebuah majalah atau penerbitan apapun sangat menyenangkan bagi saya. Apapun yang saya lihat, seperti film, karya seni, akan mempengaruhi pekerjaan saya sebagai stylist," papar Giovanna dalam sebuah wawancara.  "Begitu banyak estetik yang terlibat saat seorang stylist menciptakan sebuah look. Kita (stylist) terlihat berfungsi sebagai filter, yang diterjemahkan lewat pakaian, dengan mood tertentu," lanjutnya lagi.

Sejak diajak Anna Dello Russo untuk membantunya sebagai stylist di Vogue Italia, Giovanna telah bekerja menjadi stylist untuk begitu banyak penerbitan fashion papan atas dunia. Itu juga yang nampaknya membuat dirinya jadi warga dunia, alias selalu hadir di fashion week, tak pernah absen. Di New York, Paris, London, dan di rumahnya sendiri, Milan. Saat itulah, personal style-nya yang keren jadi incaran banyak fotografer street style.

Dari personal style-nya yang begitu  berwarna, nampak cara kerjanya sebagai stylist. "Gaya saya pribadi merupakan gabungan klasik, rapi, tapi juga punya sentuhan khas Milan yang seru dan glamor. Itu sebabnya saya tidak akan pernah melakukan styling bagi mereka yang perlu look minimalis," cerita Giovanna.

Empat fashion brand yang jadi pilihan utama stylist yang juga gemar membuat sketsa dan memakai perhiasan (asli maupun imitasi) ini adalah Azzedina Alaia, Chanel, Prada, dan pastinya Dolce & Gabbana. "Azzedine Alaia sempurna untuk bentuk tubuh saya dan saya selalu terlihat bagus dengan gaun-gaun rancangannya. Prada punya sisi eksentrik yang saya butuhkan. Dolce membuat saya selalu merasa lebih sexy dari siapapun."

Loading