Sukses

Fashion

Edisi September Majalah Fashion, Supermodel VS Selebriti Hollywood!

vogue, september issue

vogue, september issue

Saat Kim Kardashian dan Kanye West menjadi wajah sampul majalah Vogue Amerika beberapa bulan lalu, banyak yang beranggapan bahwa era bagi para supermodel untuk jadi bintang di majalah fashion sudah habis. Saat Anna Wintour menjadi editor in chief untuk Vogue Amerika, ia menjadikan selebriti sebagai fokus baru majalah itu. Membawa kultur dunia hiburan sebagai jiwa Vogue. Meski fashion menjadi pembungkusnya.

Catatan menunjukkan bahwa terakhir kali para supermodel menghiasi sampul majalah Vogue, untuk edisi September, adalah satu dekade lalu. Berarti sejak tahun 2005 sampai 2013, edisi September majalah Vogue Amerika selalu diisi oleh wajah-wajah selebriti Hollywood. Karena itu, edisi September 2014 majalah Vogue menjadi cukup istimewa.

Difoto oleh fotografer fashion ternama Mario Testino, tema besar cover Vogue Amerika September ini adalah “The Instagirls!”. Tema yang membuktikan pengaruh media sosial di majalah fashion setingkat Vogue (sebelumnya, kata “selfie” menghiasi sampul Vogue saat Kim Kardashian dan Kanye West menjadi cover).

Tiga wajah model yang tampil di sampul Vogue Amerika edisi September 2014 adalah Cara Delevingne, Joan Smalls, dan Karlie Kloss. Tapi, tidak berhenti di situ. Sampul edisi September hadir dengan versi pull-out yang pada lipatan bagian dalamnya menghadirkan 6 model lagi. Semuanya adalah ‘model of the moment’ dengan pengikut hingga jutaan di instagram. Antara lain Arizona Muse, Edie Campbell, Imaan Hammam, Fei Fei Sun, Vanessa Axente dan Andreea Diaconu.

Fokus utama jatuh pada Cara Delevingne. Selain Vogue Amerika, Cara juga berhasil menjadi cover edisi September majalah Vogue Inggris. Ia adalah model paling komersil di dunia fashion saat ini. Wajahnya sudah hadir untuk begitu banyak fashion campaign brand papan atas, seperti Chanel, Burberry, sampai Topshop. Ia juga punya koleksi bersama DKNY yang akan segera diluncurkan. She’s not only a person, but a brand already.

september issue, teen vogue

flare magazine, chloe grace moretz

Sisanya, selebriti masih jadi pemenang. Majalah-majalah lain memajang nama-nama besar dunia hiburan untuk dijadikan cover mereka. Selebriti muda seperti Kendall Jenner dan Chloe Grace Moretz sukses menjadi cover dua majalah September ini. Kendall menjadi sampul untuk Teen Vogue dan majalah Love. Sementara Chloe Moretz menghiasi Flare dan Allure.

elle, kristen stewart

elle, kate upton

bazaar, lady gaga

rosie huntington whiteley

Majalah Elle Amerika memajang wajah Kristen Stewart. Sementara versi Inggris memasang wajah model juga aktris, Kate Upton. Harper’s Bazaar Inggris menampilkan model dan aktris berbibir sensual Rosie Huntington Whiteley. Sementara versi Amerikanya memasang tiga wajah terkenal sekaligus sebagai wajah sampul, antara lain Lady Gaga, aktris Penelope Cruz dan model Linda Evangelista.

Seperti yang sudah diulas sebelumnya, Rihanna menjadi wajah sampul untuk majalah W September ini. Edisi September ini memiliki tema yang cukup “gelap” buat W. Tidak awam untuk sebuah majalah fashion yang identik dengan begitu banyak warna. But, still our favorite.

rihanna, w magazine

julia roberts, instyle

vanity fair, selebriti hollywood

Sweet surprise dari Julia Robert yang tampil menjadi cover In Style dan juga dalam fashion spread sebagai cover story. Sebuah kehadiran yang jarang, bahkan bagi aktris sekelas Julia untuk berbagi cerita di media. Kehadiran Julia nampak sekaligus untuk merayakan ulang tahun ke-20 majalah tersebut.

Mario Testino bekerja keras rupanya selama beberapa bulan terakhir. Karena ia pula yang memotret wajah sampul untuk Vanity Fair edisi September. Model  Natalia Vodianova menjadi cover edisi yang turut menampilkan daftar “best-dressed” edisi 2014. Mario Testino pula yang memotret spread yang menampilkan nama-nama besar di daftar “best-dressed.”
lucky magazine, dakota fanning
olivia wilde

The covers we least like? Nominasinya adalah Dakota Fanning untuk Lucky. Aktris Olivia Wilde untuk Glamour. Jessica Alba untuk Marie Claire. Somehow, ketiga cover ini punya tone warna yang sama dan styling yang kurang menarik. Ketiganya membuktikan susahnya memilih wajah terkenal untuk dijadikan cover di edisi September yang, katanya, merupakan edisi terpenting untuk sebuah majalah fashion. Sekaligus, susahnya memilih baju yang pas untuk dikenakan si orang terkenal (termasuk menghadirkan spread dengan tema besar fall yang bukan hanya menarik, tapi harus super stylish). Either it looks good on the cover, or not.

;
Loading