Sukses

Fashion

Bryan Boy, Tidak Percaya Trend dan Berteman Baik dengan Anna Wintour

bryan boy, fashion blogger

Firstly, fashion blogger satu ini tidak bersikap diva dan menjadi susah untuk diwawancarai. Dia adalah salah satu narasumber paling cooperative, dan hanya dalam waktu tidak sampai 20 menit, salah satu wajah paling dikenal di bisnis fashion ini bercerita banyak tentang karier dan hidupnya sebagai fashion blogger.

Berbicara mengenai blogging business, Bryan adalah salah satu pionirnya. Ia mengaku sudah nge-blog selama satu dekade. Dan ia terus menulis hingga sekarang. Kini, blog pribadinya itu bergabung dengan sindikasi Now Manifest (milik Conde Nast) bersama beberapa blog lain – di antaranya milik Derek Blasberg dan Anna Dello Russo. Selama satu dekade, apakah ia pernah bosan? Dan bagaimana terus konsisten nge-blog?

“Dua tahun pertama nge-blog, saya yakin akan nge-blog seterusnya (awalnya, blog milik Bryan adalah travel blog). Karena saya melihat potensinya. Pelan-pelan ada yang mau beriklan. Tapi saya juga sadar, saya harus terus menjaga keunikan saya untuk mempertahankan pembaca-pembaca saya. What can I do to even grow bigger? Coba hal-hal baru, yang orang lain belum coba,” papar Bryan tentang usahanya untuk terus berinovasi.

Apa bedanya blogger jaman sekarang dan beberapa tahun lalu saat angkatan Bryan baru memulainya? “Blogger jaman sekarang sudah mendapat contekan, apa yang bisa dan harus mereka buat untuk bisa mendapatkan perhatian dunia luas. Jaman saya, tidak ada yang seperti itu. Karena belum ada yang bisa dilihat sebagai acuan,” cerita laki-laki yang sangat dandy itu.

And of course, Bryan menjaga hubungan pertemanan dan profesionalisme yang baik dengan Anna Wintour. Bagaimana rasanya berteman dengan orang terkuat di dunia fashion itu? “Dia sangat anggun, baik, dan ramah, kok. Kami berbincang di e-mail sejak pukul 5.30 pagi, waktu New York. Dia adalah perempuan pengusaha. Tapi, saya nggak bisa dengan mudah untuk menyapanya. Tidak hanya say hi, tapi ada tujuan berbincang khusus,” cerita Bryan lagi.

“Pada posisi seperti Anna, wajar bila ia semacam memiliki benteng yang tinggi. Karena kamu sebenarnya nggak mau untuk terlalu mudah didekati. Semakin mudah orang lain mendekati kita, makin banyak sisi pribadi kita terungkap, dan kita jadi lemah. Tapi di luar itu semua, Anna adalah pribadi yang sangat anggun,” lanjur Bryan tentang Anna.

Apakah seorang Bryan Boy percaya pada trend? “Saya nggak percaya trend. Trend hanyalah alat yang digunakan oleh brand dan media untuk bercerita,” cerita laki-laki berusia 32 tahun itu lagi.

Satu dekade menjadi fashion blogger, dan salah satu yang paling berpengaruh pula. Apa saja yang pernah dicapai oleh Bryan? Jangan kaget ya, Fimelova. Daftar ini tentu terdengar mustahil bagi para fashion blogger lokal, tapi untuk jadi pemicu semangat untuk selalu konsisten, kenapa nggak?

Well, Marc Jacobs merilis tas yang terinspirasi dari dirinya (BB bag, dirilis spring 2009), ia diulas oleh Anna Wintour untuk power issue majalah Vogue Amerika, bagian front row untuk show Dolce & Gabbana, dan tentu saja menjadi salah satu juri di America’s Next Top Model bersama Tyra Banks.

foto: bryanboy.com

thanks to Plaza Indonesia

Loading
Artikel Selanjutnya
Menyambut Akhir Tahun dengan Koleksi Manis dari Sapto Djojokartiko
Artikel Selanjutnya
Chanel Terpilih dalam GPHG, Ajang Oscar untuk Jam Tangan