Sukses

Fashion

Peter Copping Terpilih Meneruskan Kerja Kreatif Oscar de la Renta

Peter Copping, oscar de la renta

 

Jakarta Seminggu sebelum menjadi lemah kembali, karena kanker, mendiang Oscar de la Renta menunjuk sosok Peter Copping sebagai Creative Director brand yang menyandang namanya selama lima dekade lebih itu. Sebelum wafat, semua orang di sekeliling Oscar juga menyadari bahwa laki-laki itu bahkan sudah melewati usia pensiun. Seseorang yang sangat kreatif, tapi jauh lebih muda, dan kompeten harus menggantikannya. Segera.

Saat kabar berhembus bahwa Peter Copping akan bergabung dengan Oscar de la Renta, ia sendiri masih menyandang posisi sebagai creative director untuk fashion brand Nina Ricci (kontraknya masih sampai 2016). Sebelumnya, ia membantu Marc Jacobs selama sepuluh tahun di Louis Vuitton. Bisa dilihat bahwa ia punya kredensial yang cukup untuk memegang sebuah fashion house sekelas Oscar de la Renta.

 

Tantangan lain? Oscar de la Renta sudah punya cetak biru yang menggabungkan apresiasi terhadap feminitas, glamor, dan siluet klasik yang menjadi ciri khasnya selama beberapa dekade. Bila Peter melakukan manuver cukup jauh, bisa berdampak buruk terhadap fans Oscar selama ini. Dan bicara soal fans, Oscar de la Renta memiliki daftar client yang mengesankan. Mulai dari selebriti sekelas Sarah Jessica Parker, sampai First Lady Amerika Serikat � yang terakhir, Michelle Obama.

Untuk posisi barunya ini, Peter Copping harus meninggalkan Paris dan pindah ke New York. Karena di sanalah kantor pusat Oscar de la Renta Inc. Jalur yang kurang lebih sama dengan yang dijalani oleh mendiang Oscar de la Renta, yang juga sempat tinggal di Paris saat bekerja untuk Christobal Balenciaga.

Koleksi pertama Peter Copping untuk fashion house Oscar de la Renta akan bisa kita saksikan Februari tahun depan (untuk musim Fall/ Winter 2015). Kepada Vogue, Peter Copping yang mengaku nggak punya keinginan sama sekali membuat brand dengan namanya sendiri itu, ia mengincar pasar Asia untuk lebih mengembangkan Oscar de la Renta Inc. Sejauh ini, brand itu belum memiliki toko sama sekali di kawasan Tiongkok. Dan Asia adalah pasar luxury retail yang begitu potensial. Sepertiga pemasukan bisnis barang mewah berasal dari kawasan Asia.

Melihat apa yang sudah dilakukan Peter Copping untuk Nina Ricci, tidak sabar rasanya menunggu Februari tahun depan. Beberapa tahun terakhir, sudah cukup banyak fashion house yang diarahkan oleh bakat-bakat baru yang punya tugas cukup berat. Apalagi, berhadapan dengan warisan yang begitu kaya, dari fashion house legendaris.

Loading
Artikel Selanjutnya
Selena Gomez dan Adik Twinning jadi Princess High Fashion di Premier Frozen 2
Artikel Selanjutnya
Runway Fall 2019, Marc Jacobs Hidupkan Kembali Craftmanship di Era Busana Printed