Sukses

Fashion

Kembang Kirana: Desainer Beda Generasi Soal Interpretasi Batik Bergaya Klasik

Jakarta Chossy Latu

“Kembang Panggeng” menjadi sub-tema yang kami pilih untuk mewakili koleksi batik dari 4 desainer tanah air, yaitu Chossy Latu, Jenahara, Hartono Gan, dan Barli Asmara. Panggeng berarti klasik, cocok untuk menggambarkan gaya serta kain pilihan para desainer tersebut.

Dimulai dari Chossy Latu, yang bisa dikatakan menjadi desainer paling senior di “Kembang Kirana” show kali ini. Chossy Latu membawakan koleksi batik yang ia kerjakan bersama dengan Danar Hadi. Kain batik yang dipilih oleh Chossy Latu berwarna merah dengan campuran warna hitam. Koleksi ini nampak eklektik dengan paduan sequin sebagai aksen. Bayangkan memakai koleksi Chossy Latu for Danar Hadi ini. Adalah gaya khas perempuan urban modern yang tak pernah lupa akan heritage klasik negerinya.

Jenahara

Jenahara menjadi satu-satunya desainer yang mengusung koleksi hijab pada peragaan ini. Menurut Jehan, sang desainer, ia ingin koleksi batik pertamanya ini bisa dinikmati oleh semua perempuan berhijab sehingga mereka punya banyak alternatif untuk tetap stylish dengan kain batik. Dengan model layering dan mengedepankan warna-warna gelap, Jenahara, sekali lagi mampu menjadi desainer hijab papan atas Indonesia.

Hartono Gan

Hartono Gan secara kebetulan memang sedang mempersiapkan koleksi batik pertamanya yang akan segera diluncurkan di kampung halamannya, Sumatera Utara, dalam waktu dekat. Mengikuti “Kembang Kirana” show kali ini merupakan sebuah kesempatan untuk memperlihatkan sedikit sneak peek untuk koleksinya tersebut. Ia menggunakan kain batik Sogan dari Yogyakarta. Paduan cocktail dressdengan bomber jacket tak lagi menjadi paduan yang aneh berkat desain dari Hartono Gan.

Barli Asmara

Selanjutnya, Barli Asmara tak hanya menampilkan koleksi baju untuk perempuan. Ia mempersembahkan koleksi batiknya ini juga untuk para laki-laki. Dengan aksen embellishment berwarna hitam yang berpadu dengan batik berwarna coklat, para fashionista kota besar tentunya akan sangat senang untuk dapat memakai koleksi Barli Asmara ini ke berbagai perhelatan semi formal hingga formal.

Di sequence terakhir, kami menampilkan sebuah sajian bertajuk “Kembang Agni”. Seperti apa presentasi dari para desainer? Simak terus liputannya!

 

#fimelafest #festivalfashionkainindonesia

Loading
Artikel Selanjutnya
Kembang Kirana: Versi 4 Desainer Ciptakan Batik Dalam Nuansa Feminin
Artikel Selanjutnya
Kembang Kirana: Para Desainer Ini Ubah Batik Jadi Lebih Playful